Tenggarong, Kaltim (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur menggandeng perusahaan di daerah itu untuk meningkatkan kompetensi generasi muda agar siap memasuki dunia kerja.
"Dalam hal ini terdapat 83 generasi muda Kukar yang mendapat beasiswa khusus hasil kerja sama dengan perusahaan. Saat ini mereka ada yang tengah menjalani pendidikan di SMK dan perguruan tinggi di Jawa Barat," ujar Sekretaris Kabupaten Kukar Sunggono di Tenggarong, Senin.
Ke-83 putra putri Kukar yang menempuh pendidikan di Jabar itu terdiri atas mereka yang bersekolah di SMK Wikrama 1 Garut sebanyak 35 orang, masing-masing angkatan pertama sebanyak tujuh orang, angkatan kedua 17 orang, dan angkatan ketiga 11 orang.
Kemudian jumlah mahasiswa Kukar yang kuliah di Telkom University Bandung sebanyak 34 orang, terdiri atas angkatan pertama 14 orang dan angkatan kedua 20 orang.
Sunggono menyebut Pemkab Kukar menetapkan SMK 1 Wikrama karena waktu itu ia selaku Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemkab Kukar mengetahui banyak generasi Kukar yang mau masuk ke perusahaan tambang minyak dan gas serta perusahaan kelapa sawit.
Namun banyak mereka tidak bisa diterima di sejumlah perusahaan tersebut karena tidak memiliki kompetensi yang memadai, khususnya kompetensi di bidang manajemen tingkat menengah.
"Kemudian ada informasi bahwa SMK Wikrama di Bogor dan Garut memiliki kompetensi untuk mendidik itu semua, sehingga dari sini dilakukan komunikasi dengan perusahaan untuk mendidik generasi Kukar agar memiliki kompetensi yang dibutuhkan," jelasnya.
Perusahaan memerlukan tenaga putra putri Kukar, sedangkan Pemkab Kukar punya kewenangan terkait pendidikan, makanya kemudian dilakukan kolaborasi sehingga disepakati bahwa perusahaan yang membiayai di awal masuk sekolah.
"Jadi gagasan ini muncul dari situ, kemudian anak-anak Kukar yang bersekolah ke Wikrama dibiayai oleh perusahaan untuk awal masuk, kemudian sisanya Pemkab Kukar yang menanggung,” kata Sunggono.