Berau, Kaltim (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, menyiapkan Pulau Kaniungan, Kecamatan Biduk-Biduk menjadi destinasi wisata premium, sebuah lokasi wisata yang menawarkan pengalaman liburan mewah, eksklusif, dan berkualitas baik.
Ini karena di lokasi tersebut sudah tersedia resort mewah, ditambah dengan pemandangan indah laut biru, luas pulau sekitar 55 hektare yang dikelilingi hamparan pasir putih, terumbu karang indah di lautnya, hingga keramahan penduduk setempat.
"Pulau Kaniungan memiliki peluang besar dikembangkan sebagai wisata premium, termasuk sebagai desa wisata agar kawasannya berkembang, baik dari sektor pariwisata, perikanan, budaya, kesenian, hingga UMKM yang telah tumbuh di tengah masyarakat," ujar Wakil Bupati Berau, Gamalis di Tanjung Redeb, Berau, Senin.
Ia melanjutkan, meski kewenangan pengelolaan pulau berada di tingkat provinsi dan pemerintah pusat, namun dari aspek kemanusiaan tetap menjadi perhatian utama, sehingga pemda setempat juga harus turut membantu melakukan pemetaan.
Harapannya adalah agar masyarakat yang telah lama bermukim di Pulau Kaniungan akan merasa lebih betah, terlebih selama ini mereka telah membangun kehidupan ekonomi, sehingga dengan adanya pengembangan wisata, tentu antara pemerintah dan penduduk setempat akan saling mendukung aktivitas wisata.
Sebelumnya, saat melakukan kunjungan ke kawasan tersebut pada Minggu (14/12/2025), Gamalis juga mengatakan bahwa hubungan simbiosis mutualisme antara pelaku UMKM dan kunjungan wisata akan berpotensi meningkatkan perekonomian masyarakat.
Baca juga: Kaltim percepat perizinan pasir sungai Berau dukung infrastruktur
"Pemerintah daerah juga telah membuka akses wisata ke Pulau Kaniungan. Bahkan ke depan akan ditindaklanjuti melalui rencana detail dan tata ruang (RDTR) agar pengembangan bisa lebih fokus dan terarah," kata Gamalis.
Pulau Kaniungan, lanjut ia, memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata unggulan, namun tetap diperlukan penataan kawasan yang lebih spesifik agar mampu menjadi daya tarik bagi wisatawan.
Sementara itu, Pengembang Destinasi Wisata dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Berau, Andi Nursamsi Lail, menjelaskan bahwa ke depan Pulau Kaniungan akan ditata berdasarkan master plan pengembangan.
Kawasan pulau akan dibagi dalam beberapa klaster, mulai dari klaster pemukiman penduduk, kawasan wisata, hingga klaster UMKM yang ditata secara seragam agar tidak menimbulkan kesan kumuh.
"Kami bersiap melakukan pendataan akurat sebagai dasar pengembangan Pulau Kaniungan menjadi desa wisata premium, namun dengan tetap menjaga kelestarian alam serta penataan lingkungan dan pemukiman agar lebih indah dan nyaman dinikmati wisatawan," kata Andi.
Baca juga: Berau terapkan ekonomi biru dalam produksi udang tambak
