Paser (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) menempatkan 50 kepala keluarga (KK) transmigran di Desa Keladen, Kecamatan Tanjung Harapan, Kabupaten Paser.
"Langkah ini diambil sebagai upaya strategis pemerintah dalam mendorong pemerataan penduduk sekaligus menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah tersebut," kata Kepala Bidang Transmigrasi Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kaltim, Hasan di Paser, Selasa.
Ia menjelaskan bahwa penempatan ini bukan sekadar perpindahan penduduk, melainkan upaya menciptakan kehidupan yang produktif bagi masyarakat setempat yang berpartisipasi dalam program transmigrasi.
"Penempatan ini ditandai dengan penyerahan bantuan secara simbolis. Kami ingin memastikan warga tidak hanya menetap, tetapi juga memiliki modal awal untuk mandiri," ujar Hasan.
Sebagai bentuk dukungan nyata, Pemprov Kaltim menyalurkan bantuan berupa jatah hidup (jadub) non-beras, paket perbekalan rumah tangga, serta instalasi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) untuk memenuhi kebutuhan energi dasar warga.
Hasan menekankan bahwa Desa Keladen dipilih karena memiliki potensi sumber daya alam yang besar, khususnya di sektor pertanian dan perkebunan.
Ia optimistis kawasan ini dapat berkembang menjadi zona ekonomi mandiri jika dikelola dengan baik.
“Kami hadir untuk memastikan fasilitas dasar terpenuhi. Kedepannya, pembinaan intensif akan terus dilakukan agar warga transmigran mampu berdaya saing dan berkontribusi langsung terhadap pembangunan daerah di Kabupaten Paser,” tambahnya.
Program transmigrasi 2025 ini diharapkan menjadi model pengembangan kawasan berkelanjutan yang menyinergikan antara pendatang dan penduduk lokal guna mendukung pertumbuhan ekonomi regional Kalimantan Timur.
