Balikpapan (ANTARA) - Pemerintah Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah sebagai pemacu semangat gotong royong sekaligus memperkuat nilai-nilai kepedulian sosial antarsesama warga.
"Ibadah kurban bukan sekadar ritual tahunan atau penyerahan hewan semata, tetapi merupakan simbol kesediaan kita untuk memberikan kontribusi terbaik demi mempererat tali persaudaraan serta membantu sesama yang membutuhkan," kata Wali Kota Balikpapan di Masjid Madinatul Iman Balikpapan Islamic Center (BIC), Rabu.
Wali Kota menyampaikan bahwa esensi dari nilai pengorbanan, kebersamaan, dan keikhlasan sangat krusial dalam mendukung keberlanjutan pembangunan daerah. Terlebih, dalam menjaga stabilitas sosial di tengah dinamika perkembangan Kota Minyak yang bergerak dinamis sebagai mitra strategis Ibu Kota Nusantara (IKN).
Menurut dia, tema perayaan tahun ini yaitu “Berkurban Merekat Simpul Peradaban Madinatul Iman” harus dimaknai sebagai komitmen bersama. Pemerintah daerah berkomitmen penuh untuk mewujudkan tatanan masyarakat kota yang aman, kondusif, religius, maju, dan sejahtera.
Baca juga: DKP3 Balikpapan sebut "Bison" kurban pilihan Presiden 100 persen sehat
Dalam rangkaian agenda keagamaan tersebut, Pemerintah Kota Balikpapan memberikan apresiasi tinggi kepada warga, komunitas, serta sektor swasta yang telah menyalurkan hewan kurban mereka melalui lembaga keagamaan resmi.
"Tingginya partisipasi publik ini menjadi bukti nyata bahwa nilai solidaritas sosial masih tertanam kuat di sanubari masyarakat," tutur Rahmad.
Selain menyampaikan pesan kebersamaan, dalam kesempatan yang sama Wali Kota juga meluncurkan program strategis keagamaan berupa pendistribusian 1.000 Mushaf Al-Qur'an Madinatul Iman.
Rahmad menerangkan, program literasi kitab suci ini menyasar para pelajar di tingkat sekolah dasar hingga menengah di wilayah Balikpapan.
Langkah taktis tersebut direalisasikan melalui kolaborasi sinergis antara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Balikpapan, Badan Pengelola Masjid Madinatul Iman BIC, serta Unit Percetakan Al-Qur’an Kementerian Agama Republik Indonesia.
Melalui peluncuran mushaf tersebut, Wali Kota berpesan agar program penguatan karakter berbasis nilai-nilai keagamaan pada generasi muda terus ditingkatkan secara berkelanjutan.
"Langkah ini sebagai investasi jangka panjang dan modal utama Pemkot Balikpapan dalam membangun peradaban kota yang madani di masa depan," kata Rahmad (Adv Diskominfo Balikpapan)
Baca juga: BRIN: Lindungi populasi mangrove langka di Teluk Balikpapan
Pewarta: AhmadEditor : Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2026