Jakarta (ANTARA) - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) menggelar latihan manuver kapal laut dan evakuasi korban di atas kapal di perairan Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa (26/5) untuk memperkuat kemampuan prajurit dalam menjalankan misi.
Dalam siaran persPusat Penerangan Mabes TNI yang disiarkan Kamis, dijelaskan kegiatan itu dilakukan oleh unsur BKO Guspurla Koarmada II.
"Latihan harus tetap dilaksanakan guna meningkatkan kesiapan unsur dan prajurit sehingga senantiasa siap menghadapi dinamika tugas di lapangan," kata Komandan Guspurla Koarmada II Laksamana Pertama TNI Endra Hartono.
Sementara itu, Kepala Dinas Penerangan TNI AL (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Tunggul saat dikonfirmasi ANTARA di Jakarta mengatakan TNI AL mengerahkan dua Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) dan satu helikopter dalam latihan tersebut.
Dua KRI dan satu helikopter itu, yakni KRI Bung Hatta-370, KRI Teluk Kupang-519, dan Heli HS-1302.
Tunggul mengatakan latihan tersebut dilakukan dengan memperhatikan standar keamanan untuk memastikan keselamatan para personel dan alat utama sistem senjata (alutsista) yang digunakan.
Alhasil, seluruh sesi latihan bisa dituntaskan dengan lancar tanpa adanya prajurit atau alutsista yang menjadi korban.
Tunggul memastikan latihan itu akan terus dilakukan guna memastikan seluruh unsur pertahanan laut TNI AL siap dalam menjalankan tugas.
Baca juga: Menhan: 750 batalyon pembangunan TNI untuk tekan kriminalitas
Pewarta: Walda MarisonEditor : Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2026