Program cetak sawah tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi pangan, tetapi juga menjadi momentum transformasi pola pikir dan peningkatan kapasitas masyarakat di sektor pertanian

Mahulu, Kaltim (ANTARA) - Bupati Mahakam Ulu (Mahulu), Kaltim, Angela Idang Belawan meyakini cetak sawah seluas 141 ha rampung pada 2026 karena didukung TNI melalui Komando Distrik Militer (Kodim) 0912/Kutai Barat.

"Program cetak sawah tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi pangan, tetapi juga menjadi momentum transformasi pola pikir dan peningkatan kapasitas masyarakat di sektor pertanian," ujar Angela di Mahulu, Kalimantan Timur, Senin.

Hal ini, lanjutnya, karena secara historis, sebagian masyarakat Mahulu belum memiliki tradisi bertani padi sawah.

Selama ini masyarakat lebih dominan pada pertanian padi ladang dan perkebunan, sehingga bersawah tergolong hal baru.

Untuk itu, ia pun meyakini bahwa dengan pendampingan yang tepat, edukasi berkelanjutan, bantuan dari TNI, serta komitmen bersama, maka masyarakat akan mampu beradaptasi dan berkembang dalam pertanian sawah.

"Program ini menjadi peluang besar untuk mendorong kemandirian pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat, karena pertanian sawah bisa panen antara dua sampai tiga kali setahun," kata Angela.

Sebelumnya, pada Rabu (13/6/2026), Angela menghadiri penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Kontrak Konstruksi Cetak Sawah Tahun Anggaran 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pertanian di Depok, Jawa Barat.

Penandatanganan kontrak pencetakan sawah tersebut, katanya, menegaskan komitmen Pemkab Mahulu dalam mendukung program strategis nasional di sektor pertanian, sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan daerah dan nasional.

Ia menyebut penandatanganan MoU ini menjadi langkah awal penting dalam memastikan program cetak sawah dapat berjalan secara optimal.

"Kami menyadari bahwa tantangan cetak sawah tidaklah ringan, baik dari aspek geografis, infrastruktur, maupun kesiapan sumber daya manusia. Namun, dengan dukungan pemerintah pusat, sinergi lintas sektor, serta keterlibatan TNI, kami optimistis program ini dapat terlaksana dengan baik," ujarnya.



Pewarta: M Ghofar
Editor : Rahmad

COPYRIGHT © ANTARA 2026