Penajam Paser Utara (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, menyalurkan sekitar Rp3,8 miliar kepada peserta didik baru tahun ajaran 2025/2026 lewat program Kartu Penajam Cerdas (KPC).
"Pemerintah kabupaten mulai menyalurkan KPC yang berisikan saldo sebesar Rp600 ribu," ujar Wakil Bupati Penajam Paser Utara Abdul Waris Muin ketika ditanya mengenai program KPC di Penajam, Rabu.
Peserta didik baru jenjang sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), serta sekolah menengah atas (SMA) sebagai penerima manfaat bantuan pendidikan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan 2025 Kabupaten Penajam Paser Utara.
Program KPC yang digulirkan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara tidak melalui seleksi kemampuan ekonomi, karena pendidikan dan perlengkapan dianggap sebagai kebutuhan dasar.
"Masalah pendidikan itu mendasar, pemerintah kabupaten komitmen meringankan beban masyarakat," jelasnya.
Saldo Rp600 ribu bantuan pendidikan bersumber dari Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara pada KPC tersebut, dapat digunakan untuk membeli seragam sekolah atau kebutuhan dan keperluan sekolah lainnya.
Teknis penyaluran kerja sama dengan Bank Kalimantan Timur-Kalimantan Utara (Bankaltimtara), kata dia, dengan jumlah penerima 6.367 peserta didik baru yang tersebar di empat kecamatan.
"Masing-masing menerima bantuan Rp600 ribu yang ditransfer langsung melalui rekening bank," ungkapnya.
Program KPC sebagai upaya meringankan beban orang tua peserta didik, dengan harapan tidak ada lagi anak usia sekolah di Kabupaten Penajam Paser Utara tidak menempuh pendidikan karena terkendala biaya, demikian Abdul Waris Muin.
