Balikpapan (ANTARA) - PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit Balikpapan resmi meluncurkan UltraDex, bahan bakar diesel berstandar Euro V yang dirancang untuk mendukung transisi energi nasional serta target Net Zero Emission 2060. Peluncuran digelar di Gedung Ex Bioskop, Banua Patra, Kamis.
General Manager PT KPI Unit Balikpapan, Novie Handoyo Anto, menyampaikan peluncuran UltraDex menegaskan komitmen perusahaan menghadirkan bahan bakar berkualitas tinggi sekaligus ramah lingkungan. Produk ini dihasilkan dari Kilang Balikpapan yang memiliki kapasitas pengolahan hingga 360.000 barrel per hari.
“UltraDex merupakan Ultra Low Sulphur Diesel (ULSD) dengan kandungan sulfur maksimal 10 ppm, cetane index ≥55, TAN ≤0,20 mgKOH/g, dan pour point < -3°C. Spesifikasi ini memenuhi standar Euro V, menghasilkan pembakaran lebih efisien, performa mesin stabil, serta mendukung pengurangan emisi,” papar GM.
Anto menjelaskan, UltraDex juga dilengkapi dengan High Cetane Index yang berfungsi menekan knocking dan meningkatkan performa pembakaran mesin diesel. Ditunjang dengan Low Acidity, produk ini memberikan perlindungan tambahan terhadap komponen mesin.
Selain itu, karakteristik Low Particulate Matter pada UltraDex menghasilkan proses pembakaran yang lebih bersih dan emisi yang lebih ramah lingkungan. Hal ini sejalan dengan komitmen RU V Balikpapan terhadap transisi energi berkelanjutan.
Produk UltraDex dihasilkan melalui teknologi pemurnian presisi dan terintegrasi, sehingga menghasilkan kandungan sulfur yang sangat rendah. Spesifikasi ini memungkinkan UltraDex memberikan performa optimal bagi mesin diesel sekaligus menekan emisi gas buang secara signifikan.

Dari sisi kualitas, UltraDex memiliki sejumlah keunggulan utama, antara lain Ultra Low Sulfur yang membantu melindungi mesin dari potensi korosi dan pembentukan busa. Karakteristik High Stability juga mampu mengurangi pembentukan gum dan varnish yang berpotensi menyumbat filter mesin.
Sementara itu Direktur Utama PT Kilang Pertamina Internasional, Taufik Aditiyawarman, menyampaikan apresiasi atas kerja keras semua yang berperan dalam pengembangan dan peluncuran produk UltraDex.
“Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua yang telah bekerja keras dengan penuh dedikasi dan profesionalisme. Tentu UltraDex diharapkan dapat menjadi tolok ukur dan pemicu lahirnya inovasi lanjutan di kilang Pertamina lainnya,” katanya.
Peluncuran UltraDex menjadi langkah strategis Pertamina dalam memperkuat lini produk BBM berkualitas tinggi sekaligus mendukung kebijakan pemerintah meningkatkan standar bahan bakar nasional. Saat ini Pertamina juga memproduksi solar sebagai bahan bakar subsidi, lalu solar dengan nama Pertadex dan Dexlight untuk BBM diesel non subsidi.
"UltraDex diharapkan dapat berkontribusi signifikan dalam mendukung sektor transportasi dan industri yang lebih efisien, berkelanjutan, dan berwawasan lingkungan," kata Taufik
