Balikpapan (ANTARA) - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan Irfan Taufik mengatakan pihaknya tengah menyusun Surat Edaran (SE) untuk jadwal belajar siswa selama bulan Ramadan 1446 Hijriah.
"SE nya masih kami susun, dan segera kami sampaikan," jelas Irfan, di Balikpapan, Senin (17/2),
Ia menjelaskan, SE itu mengatur untuk jadwal belajar sekolah tingkat SD hingga SMP, sedangkan untuk SMA/SMK masuk ranah Pemerintah Provinsi.
"SMA/SMK sudah bukan masuk ranah kami," katanya.
Dikemukakannya, untuk libur sekolah terdapat pada awal dan akhir Ramadan, atau lebih tepatnya mulai 27 Februari hingga 5 Maret 2025 mendatang.
"Kemudian rencana pembelajaran akan berlangsung dari 6 hingga 25 Maret 2025,” ungkapnya.
Dengan adanya libur awal Ramadan tersebut, pihaknya mengimbau peserta didik untuk tetap belajar secara mandiri di rumah masing-masing.
Sementara itu, katanya untuk jam masuk sekolah lebih lambat 1 jam, jadi yang biasanya masuk 7.30 Wita, saat Ramadan jadwal masuk sekolah menjadi pukul 8.30 Wita.
Kemudian, juga terjadi perubahan pada durasi kegiatan belajar di sekolah yang dilakukan penyesuaian atau di pangkas.
"Semula sekitar 2 jam, namun selama Ramadan hanya 1 jam 30 menit," ucapnya.
Menurut Irfan jadwal pembelajaran tahun ini tidak akan berbeda jauh dari tahun 2024 sebelumnya.
“Jadwal kegiatan belajar mengajar selama Ramadan 2025 masih tetap seperti tahun lalu,” ujarnya.
Irfan menuturkan, selama bulan Ramadan tersebut, juga digelar Pesantren Ramadan mereka nanti mengisi waktu di sekolah dengan beragam kegiatan keagamaan.
Ia berharap peserta didik tetap bisa memanfaatkan waktu untuk memperdalam nilai-nilai spiritual dan tetap menjalankan pembelajaran dengan baik.
Kegiatan pembelajaran ini berlaku bagi semua siswa, termasuk yang non-muslim, dengan pendekatan berbasis nilai-nilai keagamaan masing-masing.
"Kami mengajak orang tua untuk mendampingi anak-anak dalam belajar mandiri di rumah selama Ramadan," pintanya.