Mahulu, Kaltim (ANTARA) - Sekretaris Daerah Kabupaten Mahakam Hulu (Sekda Mahulu), Kalimantan Timur, menyatakan pembangunan Bandara Ujoh Bilang di kabupaten setempat kini sudah menjadi prioritas negara, karena telah masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029.
"Pembangunan Bandara Ujoh Bilang masuk dalam RPJMN untuk tahun anggaran 2025-2029, bahkan menjadikan salah satu prioritas kinerja dari dua bandara di Indonesia yang harus diselesaikan dalam periode ini," ujar Sekda Mahulu Stephanus Madang di Ujoh Bilang, Rabu.
Masuknya bandara tersebut dalam RPJMN karena sebelumnya tim survei dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan melakukan kunjungan ke Tana’a Urip Kerimaan, Mahulu, pada Kamis, (14/11/2024) untuk melakukan kajian, hasilnya adalah Januari ini pihaknya mendapat kabar bahwa pembangunan bandara menjadi salah satu prioritas nasional.
Bandara Ujoh Bilang dalam dokumen RPJMN, merupakan hal sangat penting karena menjadi acuan alokasi anggaran tahunan dari Kementerian Perhubungan, sehingga hal ini akan berdampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Mahulu ke depan.
Perputaran roda ekonomi daerah diyakini lebih cepat setelah adanya bandara, karena akses utama menuju Mahulu saat ini adalah mengandalkan transportasi sungai, sedangkan jalan darat belum maksimal.
Untuk itu, keberadaan bandara akan dapat mempercepat akses transportasi, dampaknya adalah tingkat kunjungan warga ke Mahulu akan lebih optimal, sehingga dapat meningkatkan kunjungan wisata dan sektor lainnya.
"Berdasarkan perencanaan, landasan pacu Bandara Ujoh Bilang dibangun bertahap hingga mencapai 2.600 meter. Dilakukan simultan, pekerjaan fisik dan perizinan sama-sama jalan. Untuk pembangunan landasan pacu tahap awal sepanjang 750 meter dan lebar 23 meter, kemudian dilanjutkan terus sampai 2.600 meter sesuai perencanaan," katanya.
Menurutnya, alokasi anggaran dari pemerintah provinsi dan pusat segera turun tahun ini untuk mempercepat penyelesaian pembangunan. Keberadaan bandara bukan hanya infrastruktur transportasi, tetapi juga menjadi simbol kemajuan daerah.