Balikpapan (ANTARA) - Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud menegaskan komitmen Pemerintah Kota untuk membangun lapangan sepak bola berstandar internasional di setiap kecamatan.
“Insyaallah ke depan, setiap kecamatan akan punya lapangan sepak bola yang layak dan representatif,” janji Rahmad di depan para penonton partai final Wali Kota Cup di Lapangan Sebaru, Balikpapan.
Ia menyebutkan, lapangan Sebaru adalah bagian dari komitmen tersebut. Sebelumnya pada 2023 Pemkot sudah menyelesaikan renovasi Lapangan PONI di Balikpapan Barat. Pemkot juga sudah menyelesaikan dua lapangan latihan di Stadion Batakan sebagai pelengkap fasilitas di stadion tersebut.
“Lapangan latihan di luar Stadion Batakan sama kualitasnya dengan lapangan utama di dalam stadion,” katanya.
Lanjutnya, lapangan Sebaru, seperti Lapangan PONI, menggunakan rumput sintetis dengan sertifikasi FIFA (Federation Internationale de Football Assosiation, federasi persatuan sepakbola internasional yang mengurusi segala hal, terutama hal teknis sepakbola). Ukuran lapangan berada dalam rentang panjang 100–110 meter dan lebar 64–75 meter.
FIFA juga menetapkan syarat penerangan minimal 500 lux untuk pertandingan malam, dengan distribusi cahaya merata di seluruh lapangan. Juga diatur rinci sistem drainase, pagar pengaman, serta akses evakuasi, fasilitas ruang ganti, hingga tribun penonton.
Rahmad menuturkan, dengan mengacu pada standar FIFA, pembangunan lapangan di Balikpapan diharapkan tidak hanya sekadar memenuhi kebutuhan masyarakat, tetapi juga mampu menjadi arena kompetisi resmi yang representatif.

Ia menegaskan, pembangunan lapangan bukan sekadar infrastruktur, tetapi juga bagian dari pembinaan atlet muda. Diharapkan Balikpapan kembali mampu melahirkan pemain nasional seperti Bima Sakti, Ponaryo, Jumadi Abdi, Junaidi, dan Baharuddin.
"Dengan peresmian Lapangan Sebaru, Balikpapan menyatakan diri sebagai kota yang serius membangun infrastruktur olahraga," katanya.
Komitmen ini diharapkan mampu mencetak generasi atlet masa depan sekaligus menjadikan olahraga sebagai sarana pemersatu masyarakat.
Apalagi katanya tahun depan (2026) Balikpapan ada klub yang berlaga di Liga 4. Selain itu juga akan ada kompetisi antarklub layaknya masa perserikatan lampau, dan turnamen-turnamen kelompok umur.
Sementara itu, dalam partai final Wali Kota Cup yang digelar untuk memeriahkan peresmian Lapangan Subaru, PS Bilqis Keysa menjadi juara setelah menang 3-0 atas PS Delu Dharma Lautan. Bilqis, antara lain diperkuat Effendi, kiper Persiba Balikpapan di masa kompetisi masih bernama Liga Indonesia (Ligina).
