Balikpapan (ANTARA) - Pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas;ud dan Bagus Susetyo memaparkan target 100 hari kerjanya pasca dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Presiden, Jakarta, Kamis (20/2).
"Pada 100 hari kerja, kami targetkan memperbaiki semua yang berhubungan dengan fasilitas langsung menyentuh dengan masyarakat salah satunya adalah infrastruktur," kata Wali Kota Rahmad Mas'ud melalui pesan suara.
Ia juga mengatakan akan memperbaiki sistem birokrasi di Pemerintah Kota Balikpapan.
"Kami akan perbaiki agar lebih baik lagi, yang sudah baik akan kami tingkatkan," katanya.
Rahmad juga menyebutkan pada 100 hari kerja untuk fokus pada pelayanan yang dipermudah dan mendekatkan para pejabat.
Menurutnya, dalam hal ini pegawai dengan masyarakat dalam segala aspek, sehingga kepengurusan dalam bentuk apapun semakin mudah..
Berikutnya adalah permasalahan yang menjadi momok bagi warga Kota Balikpapan yakni air bersih, hal itu juga masuk dalam target 100 hari kerja Rahmad Bagus,
"Insyaallah, kami komitmen untuk mewujudkan itu semua," ucapnya.
Rahmad.menambahkan selain fokus 100 hari kerja, dia juga berkomitmen untuk menjalankan sembilan program pada masa kepemimpinan sebelumnya untuk dilanjutkan pada masa kepemimpinan 2025-2030 mendatang.
"Kami ada sembilan program, kemudian ada beberapa yang menjadi program prioritas termasuk pendidikan, kesehatan serta infrastruktur," tegasnya.
Salah satu program dari sembilan program tersebut adalah program Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) kesehatan gratis untuk warga kelas tiga bukan penerima upah.
Selain itu, melanjutkan pemberian seragam gratis mulai dari PAUD, TK, SD dan SMP. Termasuk memberikan subsidi SPP kepada sekolah swasta, dan mohon dukungan kepada semua warga Kota Balikpapan.
Rahmad menuturkan program Kota Balikpapan akan bersinergi dengan program pusat yang memiliki kesinambungan contohnya pada program pendidikan dan kesehatan.
Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo menambahkan Pemerintah Kota Balikpapan adalah salah satu kepanjangan tangan pemerintah pusat.
"Apa yang sudah diprogramkan pemerintah pusat, kami wajib laksanakan, dan saya pikir, dengan program yang ada, sudah sinergi dan sesuai dengan apa yang kita terapkan," ujar Bagus.