Anggana, Kaltim (ANTARA) - Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Kutai Kartanegara (DPMD Kukar), Kalimantan Timur, Arianto menyatakan anggaran Rp50 juta per rukun tetangga (RT) atau total Rp160,05 miliar untuk 3.201 RT se- Kukar pada 2025, antara lain untuk mengentaskan kemiskinan.
"Tujuan bantuan untuk RT ini antara lain untuk mendukung program pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan keluarga melalui pemberdayaan di lingkungan RT," ujar Arianto saat mendampingi penilaian Lomba RT Tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) di Anggana, Kukar, Sabtu.
Anggaran yang disalurkan tersebut masuk dalam sub program Pembangunan Berbasis RT berupa bantuan keuangan khusus. Sedangkan untuk pemanfaatannya dilakukan melalui musyawarah dengan warga RT dengan berdasarkan kebutuhan prioritas.
Selain untuk pengentasan kemiskinan, lanjutnya, bantuan keuangan juga sebagai bentuk apresiasi dan komitmen pemerintah untuk meningkatkan peran ketua RT dalam pembangunan lingkungan, untuk operasional RT seperti pembelian kendaraan (sepeda motor atau perahu) dan pengadaan sarana administrasi seperti laptop atau printer.
Bantuan keuangan ini juga untuk mengakomodasi kegiatan masyarakat seperti gotong royong, kegiatan keagamaan, dan kegiatan sosial lainnya sesuai kebutuhan di lingkungan masing-masing RT.
Kemudian untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) baik berupa pelatihan dan pemberdayaan masyarakat, termasuk pelatihan pengelolaan sampah, sinkronisasi data, dan sejumlah kegiatan lainnya," ucap Arianto.
Baca juga: Kaltim pastikan tak ada anak miskin ekstrem putus sekolah
Berkat bantuan ini, maka semua RT di Kukar makin aktif dalam berkegiatan, bahkan banyak yang kreatif dan inovatif dalam membuat hal baru di lingkungan masing-masing, salah satunya RT 02, Desa Sidomulyo, Kecamatan Anggana, sehingga RT 02 ini masuk tiga besar penilaian lomba yang digelar Provinsi Kaltim.
Sejumlah hal ditonjolkan RT ini dalam lomba antara lain pengolahan sampah organik menjadi pupuk, pemanfaatan limbah plastik menjadi aneka hiasan, tas dan pakaian, memproduksi serbuk jahe merah dengan bahan baku dari tanaman Program Hatinya PKK dan jahe yang ditanam di pekarangan rumah warga.
Sementara Ketua Tim Penilai Lomba RT Provinsi Kaltim Esthi Susila Rini mengatakan, dalam lomba RT ketegori desa ini terdapat tiga RT yang masuk nominasi tiga besar berdasarkan hasil verifikasi dokumen administrasi, yakni RT 02 Desa Sidomulyo, RT 03 di Desa Mendik Makmur, Kabupaten Paser, dan RT 003 di Desa Rawa Mulia, Kabupaten Penajam Paser Utara.
"Masing-masing RT kategori desa dari tiga kabupaten ini pun sudah kami lakukan verifikasi lapangan, termasuk hari ini dilakukan di Desa Sidomulyo, sehingga setelah ini tinggal tim penilai yang melakukan rapat internal untuk menetapkan siapa yang juara 1, 2, dan juara 3," kata Esthi.
Baca juga: Persentase penduduk miskin Kaltim terus turun
