Tenggarong, Kaltim (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara membangun pertanian dalam arti luas lewat program Dedikasi Kukar Idaman Terbaik, dengan penekanan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat mulai dari pengembangan kawasan ekonomi hingga kawasan perdesaan.
"Setidaknya terdapat empat program Dedikasi Kukar Idaman Terbaik yang berkaitan dengan dukungan pembangunan pertanian di Kabupaten Kukar," kata Bupati Kukar Aulia Rahman Basri di Tenggarong, Selasa.
Empat program itu adalah Pembangunan Kawasan Ekonomi Sejahtera, program Petani, Peternak, Nelayan Tangguh, program Kredit Kukar Idaman Terbaik, dan program 100 Miliar Kawasan Perdesaan Idaman Terbaik.
Dalam program 100 Miliar Kawasan Perdesaan Idaman Terbaik, pihaknya telah menetapkan lima kawasan utama, dengan tiap kawasan akan mendapat alokasi anggaran Rp100 miliar, difokuskan pada kegiatan untuk ketahanan pangan.
Sedangkan untuk program Kredit Kukar Idaman Terbaik, merupakan kredit tanpa bunga alias bunga 0 persen dengan plafon pinjaman hingga Rp500 juta baik untuk pelaku UMKM maupun pertanian dalam arti luas.
Sementara itu, hingga pertengahan tahun 2025, masyarakat yang memanfaatkan kredit ini menapai 1.748 debitur yang tersebar di seluruh kecamatan di Kukar, sehingga para pelaku usaha maupun petani dan nelayan bisa mengembangkan usaha/kegiatan mereka dari pinjaman modal ini.
"Kami harap melalui misi besar ini dapat menggeser ketergantungan ekonomi dari industri ekstraktif ke industri non-ekstraktif. Kita tidak mungkin selamanya bergantung pada pertambangan dan penggalian, sehingga sektor ekonomi yang dapat diperbarui seperti pertanian, pariwisata, dan hilirisasi menjadi fokus pembangunan," katanya.
Sebelumnya, saat menyerahkan bantuan pertanian untuk Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di Desa Sidomulyo, Kecamatan Anggana pada Minggu (14/12/2025), bupati juga menyatakan bahwa percepatan pembangunan di Kukar kini dilakukan dengan strategi penumbuhan hilirisasi.
"Kami terus dorong sejumlah kawasan strategis/ kawasan khusus untuk mempersiapkan simpul ekonomi yang efektif dan efisien, berbasis pada sumber daya ekonomi terbarukan dengan membangun hubungan industri hulu - hilir yang produktif dalam kesatuan wilayah ekonomi potensial," katanya.
Bantuan pertanian yang diberikan tersebut masing-masing 320 botol/liter pupuk organik cair untuk tanaman pangan dan pupuk hayati cair (asam humat) untuk Poktan Rawa Indah, 160 botol/liter untuk Kelompok Wanita Tani Dwi Dirgahayu Bunga Jadi.
Kemudian alat pengolah tanah roda crawler (rotator) tiga unit, pupuk hayati cair, pupuk organik cair untuk tanaman hortikultura, kambing betina, kambing pejantan, serta sejumlah bantuan sarana prasarana lain.
