Paser (ANTARA) - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Paser melalui Badan Anggaran (Banggar) menggelar Rapat Kerja (Raker) membahas Laporan Realisasi Semester Pertama Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025 serta proyeksi penyerapan anggaran untuk enam bulan ke depan.
“Raker ini merupakan bagian dari pelaksanaan fungsi pengawasan DPRD terhadap realisasi APBD, serta bertujuan untuk memperoleh masukan strategis dalam rangka optimalisasi kinerja pembangunan dan pelayanan publik pada semester kedua tahun anggaran berjalan,’ kata Sekretaris DPRD Paser Iskandar Zulkarnain, di Tanah Grogot, Selasa (5/8)
Ia mengatakan raker dipimpin oleh Ketua DPRD sekaligus Ketua Banggar, Hendra Wahyudi, didampingi Wakil Ketua I dan II DPRD, anggota Banggar, serta Sekretaris Banggar. Sedangkan dari eksekutif, hadir Sekretaris Daerah Katsul Wijaya selaku Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), didampingi jajaran asisten dan kepala perangkat daerah terkait.
Zulkarnain menuturkan bahwa dalam rapat tersebut anggota banggar mempertanyakan rendahnya realisasi anggaran dan pendapatan daerah hingga pertengahan tahun.
“Penjelasan dari Kepala BPKAD dan Sekretaris Bappedalitbang dinilai belum memenuhi harapan, sehingga Ketua Banggar memberikan arahan untuk peningkatan kinerja perangkat daerah,” kata Zulkarnain.
Selain itu, katanya, Ketua Banggar yang juga Ketua DPRD Paser memberikan teguran kepada kepala perangkat daerah yang tidak hadir. Pada raker itu juga Banggar menanyakan perkembangan pembangunan venue untuk kegiatan pekan olah raga provinsi (Porprov) VIII / 2026 namun karena kepala Disporapar tidak hadir maka Banggar belum mendapatkan informasi yang lengkap.
Pada raker tersebut masing-masing perangkat daerah memaparkan progres pelaksanaan program dan serapan anggaran hingga triwulan pertama 2025.
“Raker ini sangat penting bagi dewan sebagai bahan rekomendasi strategis untuk memastikan anggaran APBD 2025 digunakan secara efektif, efisien, dan tepat sasaran demi mendukung keberlanjutan pembangunan daerah serta peningkatan kualitas pelayanan publik,” katanya. (Adv)
