Penajam (ANTARA Kaltim) - Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur berencana mengembangkan kampung mandiri energi di Trunen, Kecamatan Sepaku dengan membangun pabrik bioetanol di wilayah itu.
Bupati Penajam Paser Utara Yusran Aspar, saat dihubungi di Penajam, Selasa mengatakan pemerintah daerah menggandeng investor dari Jawa Timur untuk membangun pabrik bioetanol di Trunen, Kecamatan Sepaku.
"Di wilayah Trunen akan dibangun pabrik bioetanol sebagai salah satu sumber energi yang potensial dimanfaatkan sebagai energi alternatif," jelas Bupati.
Selain membangun kampung ternak di sentra peternakan sapi rakyat di Trunen tersebut, Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara juga akan membangun kamping mandiri energi.
"Kampung mandiri energi itu bisa mengurangi kemiskinan dan membuka lapangan kerja baru untuk mensubtitusi atau mengganti bahan bakar minyak," kata Yusran Aspar.
Investor dari Jawa Timur menurut Bupati, berminat membangun pabrik bioetanol di lokasi sentra peternakan sapi rakyat Trunen di Kecamatan Sepaku tersebut.
"Investor telah melakukan peninjauan lokasi, mereka sangat tertarik dan berminat membangun pabrik bioetanol di Trunen," ujar Yusran Aspar.
Pihak investor, lanjut Bupati, menyatakan bioenergi di wilayah Penajam Paser Utara sangat besar, terutama yang berasal dari sektor pertanian tanaman pangan maupun holtikultura.
Sebagai tahap awal mengembangkan kampung madiri energi tersebut, Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara akan menanam jagung dan sorgum bahan baku pembuatan bioetanol di atas lahan seluas 175 hekatre.
Yusran Aspar menjelaskan, pembangunan pabrik bioetanol memiliki beberapa manfaat, salah satunya limbah bioetanol bisa diolah menjadi pakan ternak bernutrisi tinggi.
Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara akan mengembangkan wilayah Trunen sebagai kampung mandiri energi yang memiliki kemampuan memenuhi sekitar 60 persen kebutuhan energi terbarukan ramah lingkungan yang dihasilkan melalui pendayagunaan potensi sumber daya alam setempat. (*)
