Sangatta (ANTARA) - Badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) Kutai Timur (Kutim) ungkap sejumlah desa di Kutim terdampak banjir akibat curah hujan yang sangat tinggi.
"Karena curah hujan cukup tinggi, bahkan mulai naik juga di beberapa ruas jalan serta beberapa desa," ucap Kepala BPBD Kutim Idris Syam, di Sangatta, Sabtu.
Ia menyampaikan kondisi banjir terjadi sejak Jum'at (24/1) hingga saat ini. Pihaknya telah memantau kondisi banjir terhadap wilayah yang terdampak.
Di antaranya, Desa Sangkima di Kecamatan Sangatta Selatan, kemudian di Kecamatan Bengalon meliputi Desa Desa Tepian Langsat, Muara Bengalon, dan beberapa kecamatan lain di Kutai Timur.
Dia juga memprediksi, wilayah Kutai Timur, khususnya Sangatta akan terus diguyur hujan hingga beberapa hari ke depan.
"Kalau di Sangatta, memang agak naik curah hujannya hari ini. Diperkirakan beberapa hari ke depan, agak tinggi. Mudah-mudahan tidak terlalu ekstrim. Sehingga tidak terjadi banjir," ungkapnya.
Ia mengatakan masyarakat juga harus diantisipasi pertemuan antara luapan air laut dan sungai yang akan berdampak pada volume air yang meningkat.
BPBD Kutai Timur telah mengimbau agar masyarakat tetap waspada akan bencana yang disebabkan oleh curah hujan tinggi, seperti banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang.
"Kita berharap, masyarakat selalu waspada dan hati-hati terhadap kemungkinan terjadinya bencana banjir," kata Idris.
Dia mengatakan, pihak BPBD Kutim akan selalu siap siaga mengevakuasi kalau ada warga terdampak dan perlu diungsikan ke tempat yang lebih aman.