Samarinda (ANTARA) - Gubernur Provinsi Kalimantan Timur Kaltim Rudy Mas'ud menyatakan bahwa almarhum Profesor Sarosa Hamongpranoto merupakan salah satu guru besar terbaik yang dimiliki masyarakat Benua Etam.
"Beliau adalah guru besar kami di Kampus Universitas Mulawarman Samarinda, Beliau adalah salah satu guru terbaik kami miliki," ucap Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud usai takziah di rumah duka, Jalan Pramuka Samarinda, Jumat.
Profesor Sarosa Hamongpranoto wafat di Samarinda pada Jumat 2 Mei 2025 Pukul 03.27 Wita, dalam usia 78 tahun. Jenazah guru besar Universitas Mulalwarman Samarinda tersebut disemayamkan di rumah duka, Jalan Pramuka 19, No 52 Samarinda.
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud yang juga alumni Unmul mengaku merasa berduka atas meninggalnya Prof H Sarosa.
Bagi Gubernur Kaltim, ilmu maupun pengajaran yang telah diberikan almarhum Profesor Sarosa selama hidup tidak akan pernah dilupakan.
Begitu juga saran dan masukan kepada pemerintah daerah selama ini. Karena itu, Pemprov Kaltim merasa kehilangan sosok guru besar yang penuh pengetahuan.
Prof. Sarosa dikenal sebagai pendiri dan Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Mulawarman (Unmul). Selama hidupnya, beliau mendedikasikan diri untuk dunia akademik dan pengembangan hukum di Kalimantan Timur.
Tak hanya itu, almarhum juga pernah menjabat sebagai Dekan FISIP Unmul periode 1998–2003, serta aktif sebagai pengamat sosial-politik yang disegani di Kaltim.
Kepergian Prof. Sarosa meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga masyarakat akademik, praktisi hukum, serta pemerintah daerah.
