Penajam Paser Utara (ANTARA) - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah melayani sedikitnya 11.570 peserta didik di Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, mencakup jenjang pendidikan anak usia dini (PAUD)/taman-kanak (TK) hingga sekolah menengah atas (SMA).
"Program MBG diharapkan mampu meningkatkan imunitas, sehingga pelajar dapat belajar dalam kondisi sehat," ujar Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Penajam Paser Utara Andi Singkerru ketika ditanya mengenai pelaksanaan MBG di Penajam, Selasa.
Keamanan pangan dan kandungan gizi menjadi perhatian utama, lanjut dia, agar program MBG benar-benar memberikan manfaat bagi kesehatan peserta didik dan tidak menimbulkan risiko.
Agar seluruh peserta didik di empat kecamatan di Kabupaten Penajam Paser Utara mendapat pelayanan MBG dibutuhkan 24 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur penyedia menu MBG.
Hingga kini baru sembilan SPPG yang beroperasi dari target 24 dapur penyedia menu MBG, jelas dia, pemerintah kabupaten terus mendorong optimalisasi layanan seiring pelaksanaan Program MBG.
"Sembilan SPPG yang beroperasi itu melayani sekitar 11.570 peserta didik sebagai penerima manfaat MBG," tambahnya.
Data Dinas Dikpora Kabupeten Penajam Paser Utara menyebutkan, sebanyak 157 PAUD/TK, 108 sekolah dasar (SD), dan 36 sekolah menengah pertama (SMP) menjadi lembaga penerima manfaat.
Lembaga penerima manfaat tersebut belum mencakup SMA/sekolah menengah kejuruan (SMK), kata dia, serta semoga di bawah naungan Kantor Kementerian Agama (Kemenag).
Pemerintah kabupaten juga berencana menjangkau penerima manfaat program MBG di wilayah pesisir dan daerah terpencil melalui SPPG Satelit, serta menambah target penerima manfaat kelompok 3B (ibu hamil, ibu menyusui, dan balita), demikian Andi Singkerru.
