Balikpapan (ANTARA) - Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol Nurofiq melihat secara langsung kondisi pengelolaan sampah dan infrastruktur lingkungan di Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur, dengan mengunjungi sejumlah titik di kota itu.

"Kunjungan dilakukan untuk penilaian akhir terhadap Kota Balikpapan sebagai kandidat penerima Adipura," ujar Menteri Hanif Faisol Nurofiq, Jumat, di sela-sela kunjungan di Balikpapan.

"Nanti dilihat apakah Kota Balikpapan masih bisa mendapatkan Adipura atau mungkin turun di bawahnya, yaitu kota bersertifikat,” tambahnya.

Kunjungan diawali mengecek langsung sistem pengelolaan sampah diterapkan warga di Kampung Pinisi, dan berdialog langsung dengan masyarakat untuk mengetahui secara detail pengelolaan sampah tangga mulai pengumpulan hingga pembuangan.

Kemudian mengunjungi Kampung Bungas, juga berdialog langsung dengan warga terkait pengelolaan sampah di lingkungan permukiman setempat, serta memantau kondisi kebersihan dan pengelolaan sampah dari aktivitas perdagangan di Paser Pasar Baru dan Pasar Pandansari.

Desember 2025, Kementerian Lingkungan Hidup telah melakukan evaluasi akhir pengelolaan sampah, kemudian dilakukan evaluasi pada awal 2026 terhadap 471 kabupaten/kota di Indonesia, dengan hasil sejumlah daerah nilainya relatif tinggi dan berpotensi meraih penghargaan Adipura.

Baca juga: Pemkot berharap ada dukungan teknologi pengelolaan sampah dari pusat

Kota Surabaya, Balikpapan, dan Kota Bontang, serta Kabupaten Ciamis potensi mendapatkan predikat Adipura, jelas Hanif Faisol Nurofiq, tetapi perlu diverifikasi lebih lanjut untuk memastikan penilaian benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan.

"Banyak aspek yang perlu dibenahi di Kota Balikpapan, khususnya terkait pengelolaan sampah dan kondisi lingkungan permukiman," tambahnya.

Menteri Lingkungan Hidup juga menyoroti kondisi infrastruktur lingkungan,.secara umum kondisi jalan utama di Kota Balikpapan sudah cukup baik, tetapi di kawasan permukiman masih ada yang perlu mendapat perhatian dan perbaikan, termasuk kondisi sungai dan lingkungan sekitar.

Kunjungan ke Kota Balikpapan juga merupakan bagian dari pemantauan nasional pengelolaan sampah, kata dia, yang dilakukan Kementerian Lingkungan Hidup sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

Permasalahan sampah nasional sangat penting dan menjadi perhatian kepala negara, selama satu tahun ini Kementerian Lingkungan Hidup melakukan pantauan secara detail pengelolaan sampah di daerah, demikian Hanif Faisol Nurofiq.

Baca juga: IKN buat sistem olah sampah jadi tabungan emas



Pewarta: Nyaman Bagus Purwaniawan/Muhammad SJ
Editor : Imam Santoso

COPYRIGHT © ANTARA 2026