Samarinda (ANTARA) - Perputaran uang dalam Kaltim Halal Festival (Kalafest) pada 8-10 Mei 2026 di Samarinda mencapai Rp4,56 miliar sehingga gelaran oleh Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Timur (BI Kaltim) berhasil menggerakkan ekonomi syariah daerah.

Perputaran uang sebesar itu berasal dari dua kegiatan utama, yakni dari fasilitasi pembiayaan bagi UMKM oleh lembaga keuangan syariah senilai Rp3,27 miliar, kemudian dari penjualan dalam expo syariah dengan nilai Rp1,29 miliar.

"Hasil penjualan Rp1,29 miliar ini berasal dari 160 gerai sharia expo, sedangkan pembiayaan Rp3,27 miliar ini untuk 20 pelaku UMKM syariah," kata Plh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Timur Bayuadi Hardiyanto di Samarinda, Senin.

Kalafest 2026 itu juga turut mencatat transaksi wakaf dari 1.962 pewakaf dengan total dana wakaf senilai Rp53,42 juta untuk tiga proyek wakaf produktif di Samarinda, melibatkan 1.211 peserta literasi dan edukasi ekonomi syariah.

Giat tersebut pun mampu menjangkau lebih dari 702.483 masyarakat melalui siaran langsung dan konten digital yang tersebar di berbagai platform media sosial maupun kanal komunikasi Bank Indonesia.

"Kalafest 2026 juga menghadirkan berbagai program strategis, antara lain peluncuran laman Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) sebagai pusat informasi halal di Kaltim," katanya,

BI juga meluncurkan pula Program Unggulan Wakaf Produktif, giat Gerakan Pangan Murah Serentak se-Kaltim sebagai pengendalian inflasi menjelang Idul Adha, penyerahan dan penandatanganan Kesepakatan Bersama Wakaf Goes to Kampus.

Kemudian dilakukan penyaluran sarana dan prasarana untuk pondok pesantren, fasilitasi penguatan dan pengembangan Lembaga Pendampingan Proses Produk Halal (LP3H), serta serah terima fasilitasi rumah potong unggas halal, dan pelaku usaha syariah.

Salah satu agenda yang turut menarik antusiasme masyarakat adalah Tabligh Akbar bertema “Wakaf Produktif sebagai Salah Satu Keuangan Sosial Syariah” bersama Ustadz Maulana, serta penampilan shalawat bersama Hadad Alwi yang menjadi bagian dari rangkaian penutupan pada Ahad malam tadi.

"Penyelenggaraan Kalafest 2026 ini menjadi bukti konkret sinergi antara Bank Indonesia, pemerintah daerah, dan mitra strategis dalam mendorong penguatan ekosistem halal yang inklusif dan berkelanjutan di Kaltim," kata Bayuadi.



Pewarta: Rahmad
Editor : M.Ghofar

COPYRIGHT © ANTARA 2026