Balikpapan (ANTARA) - Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Balikpapan Kalimantan Timur menyatakan sebanyak 675 calon haji asal Kota Balikpapan siap diberangkatkan ke Tanah Suci Makkah, Arab Saudi pada musim haji 2026.

"Calon haji asal Balikpapan yang berangkat tahun ini berjumlah 675 orang," ujar Kepala Kantor Kemenhaj Kota Balikpapan Suharto Baijuri, di Balikpapan, Sabtu, ketika ditanya terkait keberangkatan calon jamaah haji dari kota itu.

Ia menambahkan, calon jamaah haji tersebut terdiri dari 293 pria dan 382 wanita yang terbagi dalam empat kelompok terbang (kloter), yakni kloter dua, Kloter 13, Kloter 15 dan Kloter 17.

Calon jamaah haji dibekali dengan gelang identitas, biaya hidup (living cost) dan kartu nusuk yang menjadi syarat mutlak untuk mengakses layanan ibadah di Arab Saudi.

"Diimbau jamaah agar melek teknologi, kartu nusuk itu sangat penting, kalau bisa tersimpan juga di handphone atau telepon selular," katanya menjelaskan.

Ia menambahkan, bagi jamaah lansia yang kurang paham IT, agar mendapatkan bantuan dari jamaah yang lebih muda dan juga menggandeng jamaah lansia.

Calon jamaah haji diingatkan menjaga kesehatan, pemeriksaan kesehatan tahap kedua dilakukan di Embarkasi Balikpapan sebelum masuk ke asrama, kemudian diberangkatkan melalui Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Kota Balikpapan.

"Calon jamaah haji juga diingatkan agar tidak membawa barang berlebihan atau barang terlarang seperti senjata tajam dan korek api," katanya.

Kemenhaj Kota Balikpapan menekankan calon jamaah haji fokus pada istithaah keuangan, kesehatan, dan amaliah agar menjadi haji yang mandiri.

Calon jamaah haji yang masuk Asrama Haji Embarkasi Batakan Kota Balikpapan terbagi dalam 17 kloter, terdiri dari Provinsi Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah dan Provinsi Sulawesi Utara, demikian Suharto Baijuri.

Baca juga: PPIH siap sambut Kloter pertama jemaah di Madinah



Pewarta: Nyaman Bagus Purwaniawan/Muhammad SJ
Editor : Imam Santoso

COPYRIGHT © ANTARA 2026