Mereka bersentuhan langsung dengan masyarakat setiap hari. Hal ini menjadikan mereka mitra penting pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari kekerasan
Samarinda (ANTARA) - Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) resmi menjalin sinergi dengan komunitas Ojol Berlian (Ojek Online Bersama Lindungi Anak) guna memperkuat pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak di sektor jasa transportasi publik.
Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) DP3A Kaltim Junainah di Samarinda, Senin, menegaskan pengemudi ojek online (ojol) memegang peran vital sebagai pelopor sekaligus pelapor.
"Mereka bersentuhan langsung dengan masyarakat setiap hari. Hal ini menjadikan mereka mitra penting pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari kekerasan," ujar Junainah dalam kegiatan "Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak Bersama Ojol Berlian" di Gedung Olah Bebaya.
Ia mengatakan program yang masuk dalam tahun anggaran 2026 ini dilatarbelakangi oleh beberapa isu krusial, mulai dari maraknya kasus kekerasan fisik dan seksual, perundungan (bullying), hingga keresahan orang tua terkait standar keamanan anak saat menggunakan transportasi daring.
Analis Kebijakan Ahli Muda DP3A Kaltim Vepri Haryono menambahkan edukasi juga difokuskan pada pemahaman keselamatan dasar, seperti kewajiban penggunaan helm bagi penumpang anak.
"Harapannya, anak-anak dapat tumbuh sehat tanpa rasa cemas saat berada di ruang publik," tuturnya.
Kegiatan ini turut menghadirkan narasumber dari Satlantas Polresta Samarinda dan Bank Syariah Indonesia (BSI).
Selain memberikan edukasi keselamatan berlalu lintas, acara ini dihadiri oleh perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), lembaga perlindungan anak, aplikator transportasi daring, serta puluhan mitra pengemudi di Samarinda.
Melalui sinergi ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim optimis standar transportasi ramah anak dapat terwujud nyata, sekaligus meningkatkan kepedulian masyarakat dalam mencegah tindak kekerasan di jalan raya.
Pewarta: ArumantoEditor : Rahmad
COPYRIGHT © ANTARA 2026