• Top News
  • Terkini
  • Rilis Pers
Antaranews.com
Tentang Kami
Antara News kaltim
Senin, 12 Januari 2026
Antara News kaltim
Antara News kaltim
  • Home
  • Nusantara
      • antaranews.com
      • Aceh/NAD
      • Bali
      • Bangka/Belitung
      • Banten
      • Bengkulu
      • Gorontalo
      • Jambi
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Barat
      • Kalimantan Selatan
      • Kalimantan Tengah
      • Kalimantan Timur
      • Kalimantan Utara
      • Kepulauan Riau
      • Kuala Lumpur
      • Lampung
      • Maluku
      • Megapolitan
      • NTB
      • NTT
      • Papua
      • Papua Tengah
      • Riau
      • Sulawesi Selatan
      • Sulawesi Tengah
      • Sulawesi Tenggara
      • Sulawesi Utara
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Selatan
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
  • Nasional
    • Prabowo terkesan istilah "Pertamina Wira" tunjukkan semangat kesatria

      Prabowo terkesan istilah "Pertamina Wira" tunjukkan semangat kesatria

      Senin, 12 Januari 2026 20:51

      Presiden Prabowo Subianto resmikan RDMP Balikpapan

      Presiden Prabowo Subianto resmikan RDMP Balikpapan

      Senin, 12 Januari 2026 20:14

      KPK: Yaqut jadi tersangka karena bagi kuota haji tak sesuai ketentuan

      KPK: Yaqut jadi tersangka karena bagi kuota haji tak sesuai ketentuan

      Senin, 12 Januari 2026 11:17

      Nadiem Makarim hadapi sidang putusan sela kasus korupsi Chromebook

      Nadiem Makarim hadapi sidang putusan sela kasus korupsi Chromebook

      Senin, 12 Januari 2026 11:06

      KPK sita Rp6,38 miliar dari empat tersangka dan satu pegawai pajak

      KPK sita Rp6,38 miliar dari empat tersangka dan satu pegawai pajak

      Minggu, 11 Januari 2026 14:27

  • Seputar Kaltim
      • DPRD Kaltim
      • Penajam Paser Utara
      • Paser
      • Diskominfo Kaltim
      • Samarinda
      • Balikpapan
      Ketua BK Kaltim siap tindak anggota dewan melanggar etika

      Ketua BK Kaltim siap tindak anggota dewan melanggar etika

      Rabu, 15 Oktober 2025 20:34

      Ketua DPRD Kaltim sambangi pendemo, janji perjuangkan aspirasi

      Ketua DPRD Kaltim sambangi pendemo, janji perjuangkan aspirasi

      Senin, 1 September 2025 19:39

      DPRD Kaltim  dorong pemerintah ciptakan lapangan kerja bagi lulusan baru

      DPRD Kaltim dorong pemerintah ciptakan lapangan kerja bagi lulusan baru

      Minggu, 17 Agustus 2025 12:58

      DPRD Kaltim usulkan pengadaan  Helikopter untuk distribusi logistik

      DPRD Kaltim usulkan pengadaan Helikopter untuk distribusi logistik

      Kamis, 7 Agustus 2025 6:41

      Kabupaten Penajam fokus perluas layanan air bersih di wilayah pesisir

      Kabupaten Penajam fokus perluas layanan air bersih di wilayah pesisir

      Senin, 12 Januari 2026 11:08

      Otorita ambil langkah penanganan dan pengendalian banjir sekitar IKN

      Otorita ambil langkah penanganan dan pengendalian banjir sekitar IKN

      Senin, 12 Januari 2026 10:51

      Pemkab PPU tertibkan perizinan untuk optimalkan pendapatan daerah

      Pemkab PPU tertibkan perizinan untuk optimalkan pendapatan daerah

      Sabtu, 10 Januari 2026 20:11

      Kabupaten Penajam programkan sistem cicilan warga akses air bersih

      Kabupaten Penajam programkan sistem cicilan warga akses air bersih

      Sabtu, 10 Januari 2026 12:41

      Pemprov Kaltim tempatkan 50 KK transmigran di Desa Keladen Paser

      Pemprov Kaltim tempatkan 50 KK transmigran di Desa Keladen Paser

      Selasa, 23 Desember 2025 13:22

      Polres Paser terima penghargaan program inovatif peduli masyarakat kurang mampu

      Polres Paser terima penghargaan program inovatif peduli masyarakat kurang mampu

      Sabtu, 6 Desember 2025 6:59

      Satgas MBG Paser minta percepat penambahan dapur MBG

      Satgas MBG Paser minta percepat penambahan dapur MBG

      Jumat, 31 Oktober 2025 16:20

      Wabup Paser sampaikan nota keuangan RAPBD 2026

      Wabup Paser sampaikan nota keuangan RAPBD 2026

      Selasa, 28 Oktober 2025 13:32

      Petugas kesehatan Kaltim dapat penguatan deteksi pneumonia balita

      Petugas kesehatan Kaltim dapat penguatan deteksi pneumonia balita

      Sabtu, 13 Desember 2025 13:33

      Kaltim prioritaskan pemeliharaan jalan pada 2026

      Kaltim prioritaskan pemeliharaan jalan pada 2026

      Kamis, 11 Desember 2025 19:24

      Kaltim optimistis swasembada beras pada 2026

      Kaltim optimistis swasembada beras pada 2026

      Kamis, 11 Desember 2025 10:18

      Disnakertrans Kaltim proyeksikan UMP 2026 capai Rp3,8 juta

      Disnakertrans Kaltim proyeksikan UMP 2026 capai Rp3,8 juta

      Rabu, 3 Desember 2025 12:00

      Pemprov Kaltim upayakan jaminan bagi petani kawasan rawan bencana

      Pemprov Kaltim upayakan jaminan bagi petani kawasan rawan bencana

      Senin, 12 Januari 2026 20:41

      Pemprov Kaltim terangi kampung pesisir dengan 40 unit PLTS APDAL

      Pemprov Kaltim terangi kampung pesisir dengan 40 unit PLTS APDAL

      Senin, 12 Januari 2026 20:37

      Kaltim dukung hilirisasi produk tani siswa melalui ruang praktik baru

      Kaltim dukung hilirisasi produk tani siswa melalui ruang praktik baru

      Senin, 12 Januari 2026 16:54

      Kaltim tingkatkan kualitas MTQ melalui sertifikasi calon dewan hakim

      Kaltim tingkatkan kualitas MTQ melalui sertifikasi calon dewan hakim

      Senin, 12 Januari 2026 16:36

      Gubernur Kaltim laporkan kerusakan jalan nasional kepada Menko AHY

      Gubernur Kaltim laporkan kerusakan jalan nasional kepada Menko AHY

      Senin, 12 Januari 2026 20:46

      BMKG: Waspada hujan di Kaltim utara dan barat pada 11-20 Januari

      BMKG: Waspada hujan di Kaltim utara dan barat pada 11-20 Januari

      Senin, 12 Januari 2026 10:40

      BMKG ajak warga Kaltim waspadai dampak puncak musim hujan Januari

      BMKG ajak warga Kaltim waspadai dampak puncak musim hujan Januari

      Jumat, 9 Januari 2026 10:31

      Bandara Sepinggan layani 360.328 penumpang periode Natal-tahun baru

      Bandara Sepinggan layani 360.328 penumpang periode Natal-tahun baru

      Selasa, 6 Januari 2026 14:15

  • Ekonomi dan Pariwisata
    • Provinsi Kaltim menjadikan Batu Majang wisata unggul lewat hibah Rp391,96 juta

      Provinsi Kaltim menjadikan Batu Majang wisata unggul lewat hibah Rp391,96 juta

      Senin, 12 Januari 2026 14:12

      Investasi Kaltim peringkat 6 nasional dengan nilai Rp70,43 triliun

      Investasi Kaltim peringkat 6 nasional dengan nilai Rp70,43 triliun

      Sabtu, 10 Januari 2026 20:09

      Wings Air buka penerbangan ke Maratua dari Tanjung Redeb

      Wings Air buka penerbangan ke Maratua dari Tanjung Redeb

      Kamis, 8 Januari 2026 21:08

      Pemkab Penajam bangun wisata pantai terpadu gerakkan ekonomi pesisir

      Pemkab Penajam bangun wisata pantai terpadu gerakkan ekonomi pesisir

      Kamis, 8 Januari 2026 15:45

      Hyundai beri pilihan baru di segmen padat SUV - B

      Hyundai beri pilihan baru di segmen padat SUV - B

      Kamis, 8 Januari 2026 1:02

  • Olahraga
    • Orado Kaltim pacu profesionalisme domino dukung industri olahraga

      Orado Kaltim pacu profesionalisme domino dukung industri olahraga

      Jumat, 9 Januari 2026 12:40

      Tujuh medali SEA Games 2025 bawa Martina terima bonus Rp3,4 miliar

      Tujuh medali SEA Games 2025 bawa Martina terima bonus Rp3,4 miliar

      Kamis, 8 Januari 2026 20:55

      Jadwal Malaysia Open: Lima wakil Indonesia berjuang di babak kedua

      Jadwal Malaysia Open: Lima wakil Indonesia berjuang di babak kedua

      Kamis, 8 Januari 2026 9:48

      Borneo FC taklukan PSM Makassar 2-1, Pesut Etam rebut posisi puncak

      Borneo FC taklukan PSM Makassar 2-1, Pesut Etam rebut posisi puncak

      Minggu, 4 Januari 2026 16:32

      Jadwal Super League: Persija vs Persijap, Persik vs Persib

      Jadwal Super League: Persija vs Persijap, Persik vs Persib

      Jumat, 2 Januari 2026 10:51

  • Umum
    • BNNP Kaltim percepat pembentukan BNNK di perbatasan

      BNNP Kaltim percepat pembentukan BNNK di perbatasan

      Minggu, 4 Januari 2026 7:21

      Dinas Pendidikan Kaltim pacu digitalisasi guru lewat optimalisasi Belajar.id

      Dinas Pendidikan Kaltim pacu digitalisasi guru lewat optimalisasi Belajar.id

      Minggu, 4 Januari 2026 7:20

      Kerukunan umat beragama merupakan energi besar bangun negara

      Kerukunan umat beragama merupakan energi besar bangun negara

      Minggu, 4 Januari 2026 7:18

      Pemkot Samarinda perkuat perlindungan identitas bangsa melalui budaya lokal

      Pemkot Samarinda perkuat perlindungan identitas bangsa melalui budaya lokal

      Minggu, 4 Januari 2026 7:17

      OIKN ajak masyarakat tanam pohon di kawasan IKN

      OIKN ajak masyarakat tanam pohon di kawasan IKN

      Sabtu, 3 Januari 2026 13:46

  • IKN
    • Otorita IKN kolaborasi Pertamina hadirkan ekosistem energi bersih

      Otorita IKN kolaborasi Pertamina hadirkan ekosistem energi bersih

      Senin, 12 Januari 2026 11:10

      Menag pantau persiapan Masjid Negara di IKN untuk sambut Ramadhan

      Menag pantau persiapan Masjid Negara di IKN untuk sambut Ramadhan

      Senin, 12 Januari 2026 10:38

      Otorita kembangkan berbagi sektor aktivitas ekonomi-lapangan kerja IKN

      Otorita kembangkan berbagi sektor aktivitas ekonomi-lapangan kerja IKN

      Minggu, 11 Januari 2026 14:07

      OIKN bekali pegawai tata kelola keuangan perkuat pembangunan IKN

      OIKN bekali pegawai tata kelola keuangan perkuat pembangunan IKN

      Minggu, 11 Januari 2026 11:21

      Menengok kepahlawanan Aji Galeng dari lorong sejarah Nusantara

      Menengok kepahlawanan Aji Galeng dari lorong sejarah Nusantara

      Minggu, 11 Januari 2026 11:19

  • Foto
  • Video
    • KEK Maloy di Kaltim dipastikan siap untuk proyek hilirisasi sawit

      KEK Maloy di Kaltim dipastikan siap untuk proyek hilirisasi sawit

      Jumat, 9 Januari 2026 19:29

      Layanan kesehatan ambulans terapung hadir di pedalaman Kaltim

      Layanan kesehatan ambulans terapung hadir di pedalaman Kaltim

      Jumat, 9 Januari 2026 16:19

      Pelayaran Sungai Mahakam diperketat imbas kapal tabrak pilar jembatan

      Pelayaran Sungai Mahakam diperketat imbas kapal tabrak pilar jembatan

      Selasa, 6 Januari 2026 13:52

      Transmigran lokal mulai tempati kawasan transmigrasi di Kaltim

      Transmigran lokal mulai tempati kawasan transmigrasi di Kaltim

      Senin, 5 Januari 2026 15:02

      Kodam VI Mulawarman kerahkan 215 prajurit bantu pemulihan bencana Aceh

      Kodam VI Mulawarman kerahkan 215 prajurit bantu pemulihan bencana Aceh

      Selasa, 30 Desember 2025 17:26

Impian Warga Long Segar Jadi Lumbung Bioetanol

Sabtu, 15 November 2014 13:07 WIB

Impian Warga Long Segar Jadi Lumbung Bioetanol

Warga Desa Long Segar, Kecamatan Telen, Kabupaten Kutai Timur menanam 10.728 pohon aren genjah seluas 51 hektare mulai dua tahun lalu. Nira aren tersebut akan dijadikan bahan baku bioetanol.

Kami bercita-cita memproduksi bahan bakar nabati atau bioetanol dari nira aren genjah. Kalau ini berhasil warga tak lagi bergantung dari bahan bakar minyak yang sulit didapatkan di desa ini dan harganya juga mahal"

Pria paruh baya itu tampak sibuk membersihkan semak-semak di kebun yang tidak jauh dari kampungnya. Sesekali ia memandang hutan kampung yang ditumbuhi jenis palm bernama latin "Arengga pinnata" itu.

Siang itu ia terlihat bersemangat sambil sesekali menyeruput segelas kopi hitam. Pria berkulit sawo matang itu menerawang jauh ke depan.

Yulius Rusli Lubis (63), salah seorang warga RT 04 Desa Long Segar, Kecamatan Telen, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur, itu berpikir keras bagaimana menghasilkan bahan bakar alternatif, sehingga tdak lagi bergantung kepada bahan bakar fosil, semisal minyak dan gas serta batu bara.

Kendati tergolong jauh dari perkotaan, warga desa yang mayoritas penduduknya suku Dayak Kenyah itu agaknya berpikiran maju. Desa Long Segar hanya bisa dijangkau melalui sungai dengan waktu tempuh sekitar enam jam dari Sangatta, Ibu Kota Kabupaten Kutai Timur.

Yulius, pria perantau asal Medan, Sumatera Utara, itu 28 tahun silam yang mempersunting gadis suku Dayak sejatinya memiliki impian besar, memproduksi bioetanol sebagai bahan bakar alternatif.

"Kami bercita-cita memproduksi bahan bakar nabati atau bioetanol dari nira aren genjah. Kalau ini berhasil warga tak lagi bergantung dari bahan bakar minyak yang sulit didapatkan di desa ini dan harganya juga mahal," tutur kakek yang pernah menjuarai lomba teknologi tepat guna (TTG) itu.

Keinginan warga Long Segar untuk memproduksi bioetanol dari nira aren genjah bukan mimpi di siang bolong. Yulius bersama 51 warga Long Segar sejak dua tahun lalu telah memulai menanam jenis tanaman palm itu 10.728 pohon pada lahan seluas 51 hektare.

Impian warga yang mendiami daerah aliran sungai itu memproduksi bahan bakar nabati dari nira aren genjah bukan sekedar untuk memenuhi kebutuhan sendiri. Mereka ingin memproduksi bioetanol secara besar-besaran.

Untuk merealisasikan mimpinya itu, Yulius yang dipercaya warga desa menjadi Ketua Kelompok Tani Segar Jaya dan Kelompok Tani Bina Warga telah menyiapkan 10 pemuda suku Dayak Kenyah untuk dilatih menjadi teknisi mesin untuk memproduksi bioetanol.

"Saya sudah menyiapkan 10 pemuda Suku Dayak dilatih menjadi teknisi mesin produksi bioetanol secara besar-besaran pada 2019," kata pria yang kerap menyabet juara lomba TTG tingkat Kabupaten Kutai Timur itu.

Kendati belum pernah mengenyam pendidikan tinggi, namun bagi Yulius teknologi untuk menciptakan suatu produk bukan hal baru, karena ia pernah mengikuti pelatihan pembuatan bioetanol dari nira aren di Manado, Sulawesi Utara, dengan bantuan Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM) Kutai Timur.

Pria paruh baya itu semakin optimis untuk mewujudkan impian dan cita-citanya menjadikan Kutai Timur lumbung bioetanol.

Untuk mewujudkan impiannya itu, Yulius dan warga desa lainnya meminta dukungan bahan pengolah pemurnian nilam dari Dinas Perkebunan Kutai Timur.

Bak gayung bersambut alat itu sudah ada di kantor Dinas Perkebunan Kutai Timur yang kebetulan tidak digunakan. Karena itu ia minta untuk digunakan.

Alat pengolah nira mejadi bahan bakar nabati bioetanol itu dari bahan stainles kemudian diubah dan dilengkapi perangkat lainnya.

"Selama ini saya mengolah nira enau menggunakan drum, yang tentu kurang higienis. Kalau menggunakan stainles, pasti lebih baik hasilnya," tutur Yulius.

Saat ini warga Desa Long Segar yang tergabung dalam kelompok tani yang diketuainya sudah memproduksi bioetanol skala kecil dengan bahan baku nira aren genjah milik warga sebanyak 45 pohon.

"Hasil nira aren dari 45 pohon itu bisa memproduksi sekitar 900 liter nira aren setiap hari. Kalau diolah akan menghasilkan 185 liter etanol," kata pria yang mengaku pernah menjadi biarawan di Bali itu.

Etanol yang diproduksi warga Suku Dayak di Desa Long Segar itu sudah dimanfaatkan oleh sejumlah puskesmas di Kutai Timur untuk proses pengobatan.

Kalau selama ini nira enau atau aren diolah menjadi gula merah atau minuman tradisional "tuak", suku Dayak di Desa Long Segar berhasil mengolahnya menjadi produk yang bernilai ekonomis tinggi berupa bahan bakar nabati yang ramah lingkungan.

Bagi warga desa yang mendiami daerah aliran Sungai Wahau di Kutai Timur itu, nira aren tak hanya bisa diolah menjadi gula merah untuk bahan pemanis berbagai jenis kuliner tradisional atau "tuak", minuman tradisional yang memabukkan, tetapi menjadi produk bahan bakar ramah lingkungan.

Mendapat Dukungan

Keinginan warga Desa Long Segar untuk memproduksi bioetanol secara besar-besaran, bahkan menjadi lumbung bioetanol terbesar di Benua Etam ini mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Kutai Timur.

Kepala Dinas Perkebunan Kutai Timur Akhmadi Baharuddin menyatakan mendukung upaya warga yang tergabung dalam kelompok tani di Desa Long Segar untuk mengembangkan tanaman aren genjah.

"Kami akan mendorong warga untuk mengembangkan tanaman aren genjah, karena ke depan aren genja menjadi salah satu unggulan Kutai Timur di subsektor perkebunan," katanya.

Pada 12 Juli 2011, hasil sidang Tim Penilai dan Pelepas Varietas (TP2V) memutuskan bahwa aren genjah Kutai Timur memenuhi syarat untuk dilepas sebagai varietas unggul oleh Menteri Pertanian.

Hal ini menjadikan aren genjah Kutai Timur sebagai varietas aren yang pertama dilepas. Pelepasan varietas aren genjah tersebut merupakan hasil kerja sama eksplorasi dan karakterisasi antara Balai Pelatihan dan Pengembangan Tanaman Perkebunan (Balitka) dengan Pemda Kabupaten Kutai Timur.

Aren genjah Kutai Timur memiliki keunggulan dari segi umur produksi yang relatif cepat, sekitar 5-6 tahun dan tinggi tanaman yang hanya sekitar 3-4 meter sehingga mudah dalam upaya penyadapan nira dan memiliki produksi nira yang cukup tinggi.

Prospek pengembangan produk bioetanol berbahan baku utana nira aren ini nampaknya cukup cerah, karena ke depan kebutuhan bahan bakar nabati akan semakin meningkat sejalan dengan kian menipisnya cadangan bahan bakar fosil.

Ahli kehutanan Willie Smits mengatakan pohon aren bukan sekadar tanaman serbaguna tetapi juga paling produktif menghasilkan etanol.

"Penelitian saya menunjukkan tidak ada pohon yang dapat menghasilkan jumlah bahan bakar alternatif lebih dari pada pohon aren," katanya.

Menurut dia, pohon aren mampu menghasilkan 82 etanol per hektare (ha) per tahun. Dalam satu ha dapat ditanami 70 pohon aren yang masing-masing tanaman pada saat terproduktifnya mampu menghasilkan 13-20 liter etanol per hari.

Tidak seperti kelapa sawit yang bersifat monokultur. Pohon aren justru dapat hidup dengan sistem tumpang sari. Semakin jauh jarak tanam dengan pohon lain justru membuat hidup tanaman bernama latin Arenga pinnata itu tidak maksimal.

Karena itu, menurut dia, tanaman yang dapat dimanfaatkan dari akar hingga daunnya tersebut sangat tepat jika dikembangkan untuk memproduksi etanol dan mengurangi ketergantungan impor bahan bakar minyak.

Ahli kehutanan itu mengatakan ada 70 juta ha lahan di Indonesia yang cocok ditanami pohon aren. Dengan kemampuan produksi 82 barel etanol per ha per tahun, maka diperkirakan hanya butuh lahan seluas empat juta ha untuk menghentikan impor bahan bakar minyak sekitar 700 ribu barel per hari.

"Karena itu secara investasi pengembangan pohon aren untuk etanol ini lebih menguntungkan dari investasi IT," ujar Ketua Yayasan Masarang ini.

Tanaman yang juga dikenal dengan palm sugar ini, menurut dia, memiliki akar serabut namun mampu menembus kedalaman hingga delapan meter. Karenanya pohon ini juga mampu mencegah longsor karena mencengkram erat batu dan tanah.

Dengan demikian pohon aren yang mampu hidup meski tanpa pupuk dan menyerap sinar matahari begitu besar ini, ia mengatakan dapat menjadi pilihan tepat digunakan untuk reboisasi.

Sejatinya keinginan warga Desa Long Segar, Kecamatan Talen, Kabupaten Kutai Timur untuk "menyulap" desa mereka menjadi lumbung bioetanol nampaknya bukan sekedar impian belaka.

Lima tahun mendatang atau pada 2019 desa kecil di daerah aliran Sungai Wahau itu akan bersinar dan menjadi lumbung bioetanol terbesar di Bumi Borneo. Saat itu warga desa itu diperkirakan akan berjaya sebagai sentra produksi bioetanol dari nira aren.(*)

Pewarta: Masnun Masud
Editor : Masnun
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Whatsapp
  • facebook
  • twitter
  • email
  • pinterest
  • print

Berita Terkait

Ikhtiar terapkan PPKM tekan kasus aktif COVID-19 Kaltim

Ikhtiar terapkan PPKM tekan kasus aktif COVID-19 Kaltim

31 Januari 2021 18:59

Kucing bisa diabetis bila makan nasi berlebihan

Kucing bisa diabetis bila makan nasi berlebihan

31 Januari 2021 11:27

Asa swasembada pangan calon Ibu Kota Negara

Asa swasembada pangan calon Ibu Kota Negara

31 Januari 2021 09:58

Kaltim tuntaskan penetapan calon terpilih pilkada

Kaltim tuntaskan penetapan calon terpilih pilkada

30 Januari 2021 22:25

Menyulap tempat seram jadi Taman Bahagia Indonesia

Menyulap tempat seram jadi Taman Bahagia Indonesia

30 Januari 2021 08:34

Menjaga narapidana terhindar dari corona

Menjaga narapidana terhindar dari corona

26 Januari 2021 09:54

Kerja cepat tangani pandemi COVID-19 cara Menkes BGS

Kerja cepat tangani pandemi COVID-19 cara Menkes BGS

3 Januari 2021 20:49

Mereka tak lekang dihantam pandemi

Mereka tak lekang dihantam pandemi

1 Januari 2021 20:38

Terpopuler

Perhotelan Kaltim ubah strategi pasar demi jaga hunian pada 2026

Perhotelan Kaltim ubah strategi pasar demi jaga hunian pada 2026

Kaltim tuntaskan akses internet ratusan desa melampaui target tahunan

Kaltim tuntaskan akses internet ratusan desa melampaui target tahunan

BBPJN Kaltim percepat perbaikan jalan Tol IKN yang rusak

BBPJN Kaltim percepat perbaikan jalan Tol IKN yang rusak

Expo Vaganza jadi ruang kewirausahaan ratusan mahasiswa di Samarinda

Expo Vaganza jadi ruang kewirausahaan ratusan mahasiswa di Samarinda

Kemenag Kutim rencanakan gelar pernikahan massal gratis

Kemenag Kutim rencanakan gelar pernikahan massal gratis

Top News

  • Gubernur Kaltim laporkan kerusakan jalan nasional kepada Menko AHY

    Gubernur Kaltim laporkan kerusakan jalan nasional kepada Menko AHY

    2 jam lalu

  • Presiden Prabowo Subianto resmikan RDMP Balikpapan

    Presiden Prabowo Subianto resmikan RDMP Balikpapan

    2 jam lalu

  • Kaltim tingkatkan kualitas MTQ melalui sertifikasi calon dewan hakim

    Kaltim tingkatkan kualitas MTQ melalui sertifikasi calon dewan hakim

    6 jam lalu

  • KPK: Yaqut jadi tersangka karena bagi kuota haji tak sesuai ketentuan

    KPK: Yaqut jadi tersangka karena bagi kuota haji tak sesuai ketentuan

    11 jam lalu

  • Otorita IKN kolaborasi Pertamina hadirkan ekosistem energi bersih

    Otorita IKN kolaborasi Pertamina hadirkan ekosistem energi bersih

    11 jam lalu

Antara News kaltim
kaltim.antaranews.com
Copyright © 2026
  • Top News
  • Terkini
  • RSS
  • Twitter
  • Facebook
  • Seputar Kaltim
  • Ekonomi & Pariwisata
  • Olahraga
  • English Version
  • Lintas Daerah
  • Ketentuan Penggunaan
  • Tentang Kami
  • Pedoman
  • Kebijakan Privasi
  • BrandA
  • ANTARA Foto
  • Korporat
  • PPID
  • www.antaranews.com
  • Antara Foto
  • IMQ
  • Asianet
  • OANA