• Top News
  • Terkini
  • Rilis Pers
Antaranews.com
Tentang Kami
Antara News kaltim
Rabu, 11 Februari 2026
Antara News kaltim
Antara News kaltim
  • Home
  • Nusantara
      • antaranews.com
      • Aceh/NAD
      • Bali
      • Bangka/Belitung
      • Banten
      • Bengkulu
      • Gorontalo
      • Jambi
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Barat
      • Kalimantan Selatan
      • Kalimantan Tengah
      • Kalimantan Timur
      • Kalimantan Utara
      • Kepulauan Riau
      • Kuala Lumpur
      • Lampung
      • Maluku
      • Megapolitan
      • NTB
      • NTT
      • Papua
      • Papua Tengah
      • Riau
      • Sulawesi Selatan
      • Sulawesi Tengah
      • Sulawesi Tenggara
      • Sulawesi Utara
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Selatan
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
  • Nasional
    • KLH segel dua swasta diduga cemari lingkungan penyebab pesut berkurang

      KLH segel dua swasta diduga cemari lingkungan penyebab pesut berkurang

      Rabu, 11 Februari 2026 15:51

      Tanah terlantar disita negara, menteri klaim digunakan ke pihak membutuhkan

      Tanah terlantar disita negara, menteri klaim digunakan ke pihak membutuhkan

      Rabu, 11 Februari 2026 15:03

      4.000 ASN dilatih jadi pasukan cadangan pada April

      4.000 ASN dilatih jadi pasukan cadangan pada April

      Rabu, 11 Februari 2026 14:49

      WFA libur Lebaran 16-17 Maret dan 25-27 Maret

      WFA libur Lebaran 16-17 Maret dan 25-27 Maret

      Rabu, 11 Februari 2026 10:29

      Prabowo terima lima pengusaha nasional, perkuat Indonesia Incorporated

      Prabowo terima lima pengusaha nasional, perkuat Indonesia Incorporated

      Rabu, 11 Februari 2026 7:04

  • Seputar Kaltim
      • DPRD Kaltim
      • Penajam Paser Utara
      • Paser
      • Diskominfo Kaltim
      • Samarinda
      • Balikpapan
      Ketua BK Kaltim siap tindak anggota dewan melanggar etika

      Ketua BK Kaltim siap tindak anggota dewan melanggar etika

      Rabu, 15 Oktober 2025 20:34

      Ketua DPRD Kaltim sambangi pendemo, janji perjuangkan aspirasi

      Ketua DPRD Kaltim sambangi pendemo, janji perjuangkan aspirasi

      Senin, 1 September 2025 19:39

      DPRD Kaltim  dorong pemerintah ciptakan lapangan kerja bagi lulusan baru

      DPRD Kaltim dorong pemerintah ciptakan lapangan kerja bagi lulusan baru

      Minggu, 17 Agustus 2025 12:58

      DPRD Kaltim usulkan pengadaan  Helikopter untuk distribusi logistik

      DPRD Kaltim usulkan pengadaan Helikopter untuk distribusi logistik

      Kamis, 7 Agustus 2025 6:41

      Pemkab Penajam tingkatkan kualitas pendidikan demi SDM unggul

      Pemkab Penajam tingkatkan kualitas pendidikan demi SDM unggul

      Rabu, 11 Februari 2026 14:54

      Kabupaten Penajam bersama Bank Indonesia jaga MBG dan inflasi

      Kabupaten Penajam bersama Bank Indonesia jaga MBG dan inflasi

      Rabu, 11 Februari 2026 13:11

      Penajam cegah tengkes untuk warga kurang mampu

      Penajam cegah tengkes untuk warga kurang mampu

      Rabu, 11 Februari 2026 10:28

      Program MBG telah layani belasan ribu peserta didik Kabupaten Penajam

      Program MBG telah layani belasan ribu peserta didik Kabupaten Penajam

      Selasa, 10 Februari 2026 19:58

      Dinkes Paser dan Tanoto kolaborasi stimulasi otak sejak usia dini

      Dinkes Paser dan Tanoto kolaborasi stimulasi otak sejak usia dini

      Senin, 26 Januari 2026 13:50

      Pemprov Kaltim tempatkan 50 KK transmigran di Desa Keladen Paser

      Pemprov Kaltim tempatkan 50 KK transmigran di Desa Keladen Paser

      Selasa, 23 Desember 2025 13:22

      Polres Paser terima penghargaan program inovatif peduli masyarakat kurang mampu

      Polres Paser terima penghargaan program inovatif peduli masyarakat kurang mampu

      Sabtu, 6 Desember 2025 6:59

      Satgas MBG Paser minta percepat penambahan dapur MBG

      Satgas MBG Paser minta percepat penambahan dapur MBG

      Jumat, 31 Oktober 2025 16:20

      Pemprov Kaltim salurkan bantuan Rp1,2 miliar untuk Sumatera Utara

      Pemprov Kaltim salurkan bantuan Rp1,2 miliar untuk Sumatera Utara

      Sabtu, 7 Februari 2026 7:33

      Gubernur Kaltim ancam perusahaan tambang pelanggar jalan umum

      Gubernur Kaltim ancam perusahaan tambang pelanggar jalan umum

      Jumat, 6 Februari 2026 13:34

      Kaltim perkuat 98 bank sampah di Samarinda

      Kaltim perkuat 98 bank sampah di Samarinda

      Kamis, 5 Februari 2026 19:52

      Kaltim beri layanan pemulihan trauma gratis untuk korban kekerasan

      Kaltim beri layanan pemulihan trauma gratis untuk korban kekerasan

      Selasa, 3 Februari 2026 9:12

      DLH Kaltim-YKAN gandeng 6 swasta lestarikan biodiversitas Wehea-Kelay

      DLH Kaltim-YKAN gandeng 6 swasta lestarikan biodiversitas Wehea-Kelay

      Rabu, 11 Februari 2026 15:46

      Dishub Kaltim: Pasokan BBM subsidi hidupkan lagi logistik perbatasan

      Dishub Kaltim: Pasokan BBM subsidi hidupkan lagi logistik perbatasan

      Rabu, 11 Februari 2026 13:13

      Samarinda tempuh tiga strategi penuhi RTH publik kejar target nasional

      Samarinda tempuh tiga strategi penuhi RTH publik kejar target nasional

      Selasa, 10 Februari 2026 21:34

      Pemprov Kaltim perkuat kompetensi ASN melalui "corporate university"

      Pemprov Kaltim perkuat kompetensi ASN melalui "corporate university"

      Selasa, 10 Februari 2026 20:41

      Pejuang nihil sampah PLN dapat penghargaan Pelestarian Lingkungan

      Pejuang nihil sampah PLN dapat penghargaan Pelestarian Lingkungan

      Selasa, 10 Februari 2026 20:00

      Ulang tahun Balikpapan, Pertamina dapat tiga penghargaan

      Ulang tahun Balikpapan, Pertamina dapat tiga penghargaan

      Selasa, 10 Februari 2026 19:17

      Menteri Lingkungan Hidup tinjau pengelolaan sampah Balikpapan

      Menteri Lingkungan Hidup tinjau pengelolaan sampah Balikpapan

      Sabtu, 7 Februari 2026 8:01

      Bappeda terima masukan Koalisi PRIMA hal perbaikan layanan sanitasi dasar

      Bappeda terima masukan Koalisi PRIMA hal perbaikan layanan sanitasi dasar

      Jumat, 6 Februari 2026 9:23

  • Ekonomi dan Pariwisata
    • BUMN baru mengelola lahan sitaan sektor pertambangan dan kebun sawit

      BUMN baru mengelola lahan sitaan sektor pertambangan dan kebun sawit

      Rabu, 11 Februari 2026 10:38

      Rupiah menguat dipicu saran pemerintah China untuk kurangi obligasi AS

      Rupiah menguat dipicu saran pemerintah China untuk kurangi obligasi AS

      Selasa, 10 Februari 2026 10:46

      Impor bawang putih dihentikan sampai lima tahun

      Impor bawang putih dihentikan sampai lima tahun

      Senin, 9 Februari 2026 18:27

      Wagub Kaltim minta akselerasi digitalisasi keuangan

      Wagub Kaltim minta akselerasi digitalisasi keuangan

      Senin, 9 Februari 2026 17:48

      Bank Mandiri Taspen perkuat kemandirian pensiunan lewat tiga pilar

      Bank Mandiri Taspen perkuat kemandirian pensiunan lewat tiga pilar

      Senin, 9 Februari 2026 16:56

  • Olahraga
    • Turnamen bulu tangkis dunia pakai format baru 11 hari

      Turnamen bulu tangkis dunia pakai format baru 11 hari

      Rabu, 11 Februari 2026 10:45

      Como melaju ke semifinal Piala Italia seusai singkirkan Napoli

      Como melaju ke semifinal Piala Italia seusai singkirkan Napoli

      Rabu, 11 Februari 2026 7:01

      PSSI terima denda AFC soal futsal dan tidak akan banding

      PSSI terima denda AFC soal futsal dan tidak akan banding

      Senin, 9 Februari 2026 21:27

      Klasemen Super League: Persib dan Borneo bersaing di papan atas

      Klasemen Super League: Persib dan Borneo bersaing di papan atas

      Senin, 9 Februari 2026 17:56

      Timnas U-17 Indonesia berpeluang masukkan pemain diaspora

      Timnas U-17 Indonesia berpeluang masukkan pemain diaspora

      Senin, 9 Februari 2026 12:47

  • Umum
    • Presiden ingatkan pimpinan TNI-Polri beri "reward" untuk prajurit

      Presiden ingatkan pimpinan TNI-Polri beri "reward" untuk prajurit

      Selasa, 10 Februari 2026 7:38

      Saat peringatan satu abad NU, Prabowo sebut lebih berani mengabdi bela rakyat

      Saat peringatan satu abad NU, Prabowo sebut lebih berani mengabdi bela rakyat

      Minggu, 8 Februari 2026 10:40

      ANTARA nilai arti penting "big data" dalam diseminasi informasi

      ANTARA nilai arti penting "big data" dalam diseminasi informasi

      Sabtu, 7 Februari 2026 18:47

      Board of Peace Gaza kembali gelar pertemuan, 19 Februari

      Board of Peace Gaza kembali gelar pertemuan, 19 Februari

      Sabtu, 7 Februari 2026 14:48

      Kebijakan WFA negeri dan swasta disiapkan untuk libur Lebaran 2026

      Kebijakan WFA negeri dan swasta disiapkan untuk libur Lebaran 2026

      Jumat, 6 Februari 2026 9:20

  • IKN
    • IKN siap sambut aktivitas ASN jadi pusat pemerintahan baru Indonesia

      IKN siap sambut aktivitas ASN jadi pusat pemerintahan baru Indonesia

      Selasa, 10 Februari 2026 13:36

      300 relawan kumpul 885 kilogram sampah di kawasan wisata delienasi IKN

      300 relawan kumpul 885 kilogram sampah di kawasan wisata delienasi IKN

      Senin, 9 Februari 2026 10:32

      Otorita IKN target hapuskan kemiskinan dengan digital UMKM

      Otorita IKN target hapuskan kemiskinan dengan digital UMKM

      Minggu, 8 Februari 2026 15:25

      OIKN bersama konsorsium LDE Belanda kembangkan riset berkelanjutan

      OIKN bersama konsorsium LDE Belanda kembangkan riset berkelanjutan

      Sabtu, 7 Februari 2026 16:41

      Otorita IKN bangun kebiasaan masyarakat memilah sampah

      Otorita IKN bangun kebiasaan masyarakat memilah sampah

      Sabtu, 7 Februari 2026 15:07

  • Foto
  • Video
    • Tak lagi mandek, kapal sungai di Kaltim dipastikan dapat BBM subsidi

      Tak lagi mandek, kapal sungai di Kaltim dipastikan dapat BBM subsidi

      Selasa, 10 Februari 2026 22:13

      Pasokan tersendat, pemerintah turunkan bantuan pangan ke Mahakam Ulu

      Pasokan tersendat, pemerintah turunkan bantuan pangan ke Mahakam Ulu

      Senin, 9 Februari 2026 16:11

      Menyusuri Sungai Hitam Samboja habitat alami Bekantan Kalimantan

      Menyusuri Sungai Hitam Samboja habitat alami Bekantan Kalimantan

      Minggu, 8 Februari 2026 15:36

      Menteri LH pantau pengelolaan sampah dan kebersihan Kota Balikpapan

      Menteri LH pantau pengelolaan sampah dan kebersihan Kota Balikpapan

      Jumat, 6 Februari 2026 23:25

      KSOP Balikpapan tetapkan insiden kapal miring sebagai kecelakaan kerja

      KSOP Balikpapan tetapkan insiden kapal miring sebagai kecelakaan kerja

      Selasa, 3 Februari 2026 18:05

Menyulap tempat seram jadi Taman Bahagia Indonesia

Sabtu, 30 Januari 2021 8:34 WIB

Menyulap tempat seram jadi Taman Bahagia Indonesia

Pendiri Taman Bahagia Indonesia Asep Chaerulloh saat ditemui di kediamannya Desa Wanajaya, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Rabu (27/1/2021). ANTARA/Feri Purnama

Saya bangun tempat ini untuk dimanfaatkan bagi siapa saja mereka yang ingin belajar, belajar yang menyenangkan, bahagia,

Garut (ANTARA) - Tempatnya terlihat sederhana berada di pinggiran jalan desa di tengah padatnya pemukiman rumah penduduk. Tempat itu memiliki keindahan tersendiri, terdapat danau, tanam-tanaman yang akan membuat nyaman bagi siapa saja yang datang ke sana.


Tempat itu adalah Taman Bahagia Indonesia yang dibangun di Kampung Samangen, Desa Wanajaya, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut, atau sekitar 30 menit perjalanan menggunakan kendaraan roda dua dari perkotaan Garut.

Taman Bahagia Indonesia itu diciptakan untuk menjadi wisata edukasi yang terbuka bagi kalangan siapa saja, mulai anak-anak sekolahan, mahasiswa sampai orang dewasa untuk melakukan berbagai kegiatan bermain, belajar bersama, maupun tempat diskusi untuk menambah wawasan dan pengetahuan baru.

Sang pencetus Taman Bahagia Indonesia itu adalah Asep Chaerulloh yang kini usianya sudah 50 tahun, dia membebaskan tempatnya bagi siapa saja yang mau memanfaatkan taman itu.

Dia membangun tempat itu tidak tanpa tujuan tapi sesuai dengan nama tempatnya ingin meningkatkan kebahagiaan anak-anak atau dijadikan sebagai homeschooling yaitu sekolah rumah bagi anak-anaknya maupun anak-anak di sekitar kampungnya.

Tempat seluas 2.500 meter persegi itu sebagian sudah disulap menjadi tempat yang menarik, unik, dan nyaman. Sebuah tempat yang berbeda daripada rumah-rumah warga lainnya, mungkin juga tidak pernah terpikirkan oleh masyarakat di daerah itu.

Bagi Asep tempat yang sebelumnya menurut warga merupakan tempat yang tidak menarik karena dijadikan tempat buang sampah, terdapat pohon besar dan banyak tanaman liar yang tidak enak dipandang, sehingga banyak orang tidak mau mendatangi tempat itu.

Lain cerita dalam pandangan Asep pensiunan pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu, dia berani mengubah lahan yang awalnya dipandang seram disulap menjadi hal yang menarik, unik, dan menginspirasi bagi orang maupun warga setempat.


Berawal tempat bersantai
Tempat itu dia mulai ubah sejak 2008, berawal hanya sebuah saung sederhana ditempati untuk bersantai dan menikmati keindahan alam sekitarnya. Kemudian, mulai 2011 sejumlah spot menarik dibangun secara bertahap.

Pria yang senang melukis itu terus mengubah tempatnya dengan tujuan bisa menginspirasi dan menciptakan kebahagiaan bagi anak-anaknya, sesuai dengan nama tempatnya Taman Bahagia Indonesia.

Bagi pria kelahiran Bandung 1971 itu kebahagiaan merupakan puncak dari segalanya, apalagi saat ini di tengah pandemi COVID-19 kebahagiaan harus diciptakan untuk meningkatkan imunitas agar terhindar dari wabah.

"Saya bangun tempat ini untuk dimanfaatkan bagi siapa saja mereka yang ingin belajar, belajar yang menyenangkan, bahagia," kata ayah tiga anak itu saat ditemui ANTARA di Taman Bahagia Indonesia, Rabu (27/1/2021).

Tempat yang dibangunnya itu memang tidak singkat, butuh perjuangan yang cukup panjang dan sampai saat ini masih membutuhkan perbaikan dan menambah fasilitas lain untuk bisa membuat spot-spot bagus, untuk kegiatan diskusi atau taman bermain yang mengedukasi.

Asep mengisahkan, awal perjuangannya membangun Taman Bahagia Indonesia itu dari penghasilannya yang disisihkan setiap bulan, ia mulai membuat saung, jendela dunia dari kayu yang dipasang di tiap tempat, spot untuk duduk santai, taman bermain, saung di pinggir danau, buku-buku, sampai dengan peralatan melukis, hingga membangun kolam renang, dan bangunan aula di lantai dua.

Semua yang dia bangun itu memiliki makna tersendiri, tujuannya tidak lain untuk membangun cara berpikir positif yang akhirnya bisa tercipta kebahagiaan dalam diri setiap orang yang berkunjung.

Asep menjelaskan beberapa tempat yang dianggapnya telah berhasil menciptakan tempat belajar dan membahagiakan bagi pengunjung yaitu tulisan motivasi yang ditulis di papan dan ditempel di tiap sudut ruang Taman Bahagia Indonesia.


Hafalan Quran
Hal yang menarik lainnya yaitu membuat kolam renang sederhana yang hanya bisa dimanfaatkan oleh anak-anak, mereka yang ingin berenang tidak dipungut biaya atau membeli tiket melainkan hanya cukup membacakan hafalan surat-surat dalam Al Quran.

Konsep kolam renang yang dibangunnya untuk anak-anak itu ternyata mampu menarik minat banyak anak-anak di kampung itu. Semula ada anak yang tidak mau membaca Al Quran lalu akhirnya jadi mau membaca dan menghafalnya.

Salah satu konsep belajar mengaji yang dilakukan Asep cukup berhasil, cara mendidik anak agar mau belajar agama dan membaca Al Quran bisa dilakukan dengan berbagai banyak cara, tidak harus secara konvensional, tetapi bisa dilakukan dengan cara membuat kolam renang.

"Setidaknya ada 50 anak yang sering berenang di sini, mereka semua mengaji menghafal Al Quran, dan cara itu berhasil mendidik anak-anak dengan cara bahagia," katanya.

Namun perjuangan Asep dalam menjalankan konsep membahagiakan itu tidak berjalan mulus, seperti halnya ada anak yang tidak punya hafalan Al Quran tapi memaksa ingin berenang, tapi tidak diizinkan hingga akhirnya marah.

Asep mengisahkannya seorang anak di sekitar kampungnya yang marah dan menunjukkan sikap kekesalannya itu.

Kekesalannya tidak berlangsung lama, anak itu dengan sendirinya mau menghafal dan dengan senang hati membacakan hafalan satu surat dalam Al Quran, hingga seterusnya mau mengaji dan berlomba-lomba menghafal dengan teman-teman lainnya.

Namun sayang, kini kolam renang anak itu tidak akan lagi dimanfaatkan karena sumber airnya sudah kering, Asep rencananya akan membangun kembali kolam di tempat lain di sudut yang tidak jauh dari taman bermain anak-anak.

Selain mengajarkan agama yang menyenangkan di lingkungan Taman Bahagia Indonesia itu, Asep juga mengajarkan tentang membangun kepribadian yang disiplin dan bertanggung jawab yaitu dengan cara memelihara binatang ternak seperti kelinci, dan entok di sudut taman itu.

Anak-anak itu melakukan kegiatan sehari-harinya mulai dari memperhatikan kondisi kandang ternaknya, mengatur waktu memberi pakan ternaknya hingga akhirnya menjadi kebiasaan dan bagian dari tanggung jawabnya untuk menjaga dan menyayangi makhluk ciptaan Tuhan.

Selain itu ada juga kegiatan menggambar atau melukis bebas sesuai keinginan anak tersebut, termasuk melukis dengan menginjakkan kaki yang sudah dipenuhi cat warna ke kanvas hingga terlihat jejak kakinya.

Semua yang dilakukan anak itu, menurut Asep merupakan bagian dari ekspresi diri dan tidak pernah dilarang, hingga anak-anak senang dengan dunia melukis dan akhirnya lukisan anak itu menjadi karya yang menarik.

"Mereka dengan cara belajar seperti itu merasa senang, mereka bahagia," kata pria lulusan S1 Institut Teknologi Tekstil Bandung itu.


Ingin Indonesia Bahagia
Asep selama ini sering diundang dalam berbagai kegiatan tingkat nasional yang pesertanya terkadang ada yang dari menteri, gubernur dan sejumlah pejabat lainnya di Indonesia, ia diundang sebagai pembicara tentang membangun karakter, termasuk menyampaikan tentang membangun kebahagiaan dalam diri.

Pria bergelar magister manajemen dari perguruan tinggi Prasetya Mulya itu memiliki konsep yang terus menerus disampaikan dalam setiap diskusi di Taman Bahagia Indonesia maupun dalam setiap pertemuannya mengisi acara seminar.

"Saat ini saya lagi dorong integritas nasional supaya outcome-nya indeks kebahagiaan Indonesia naik, karena saat ini yang saya baca Indonesia urutan ke-92, harapannya nanti bisa lima besar di dunia indeks kebahagiaannya," katanya.

Ia mengungkapkan strategi yang perlu dilakukan untuk membangun Indonesia bahagia yaitu terlebih dahulu membangun kebahagiaan di rumah, salah satunya yang dilakukan saat ini membangun taman yang bisa dinikmati oleh masyarakat.

Selanjutnya terus aktif berpikir, tidak berhenti untuk menciptakan suatu gagasan dan karya yang positif, menularkan sugesti positif yang bisa membangun orang lain menjadi bahagia, dan kebahagiaan itu Asep merumuskannya dengan 5B+2B yaitu Beribadah, Belajar, Berkarya, Bekerja, Berbagi, lalu akan menghasilkan 2B yaitu Berkah dan Bahagia.

Selanjutnya terapkan rumus Sederhana yaitu Sesuai Kebutuhan, Dermawan, Hati-hati, dan Nabung. Menurut dia, jika konsep itu dijalankan maka tidak akan muncul sifat tamak, serakah, tapi sebaliknya akan menjadi orang yang sabar, selalu bersyukur hingga akhirnya tercipta kebahagiaan.

"Karena dalam hidup ini tidak ada tujuan lagi selain ingin bahagia, kalau kita sudah bahagia maka tidak ada lagi yang ingin dicapai, bahagia itu ujung dari segala ujung tujuan," kata pria yang saat ini bergabung dalam Paguyuban Asep Dunia.

Dalam kondisi pandemi saat ini Asep mengungkapkan kegiatan Taman Bahagia Indonesia dibatasi, hanya beberapa anak dari kampung sekitar yang hadir untuk belajar, bermain, maupun belajar melukis.

Pendiri Taman Bahagia Indonesia Asep Chaerulloh saat ditemui di kediamannya Desa Wanajaya, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Rabu (27/1/2021). ANTARA/Feri Purnama

Menurut dia, situasi pandemi sekarang tidak menjadi halangan untuk terus menularkan pemikiran dan mempengaruhi anak agar tetap bahagia, meskipun tidak belajar di sekolah, tapi anak harus bisa diciptakan bahagia belajar di rumah, dan lebih dekat dengan orang tua.

Hal utama dalam kondisi pandemi saat ini, menurut dia, yaitu harus aman, imun, dan iman, maksudnya aman tidak terjangkit wabah, kemudian menjaga imun agar tetap kuat dan tetap iman yaitu selalu beribadah dan meminta pertolongan kepada Allah SWT.

Asep meyakini wabah COVID-19 saat ini akan memberikan manfaat bagi kehidupan manusia, salah satunya orang tua lebih dekat dengan anaknya karena orang tua memiliki kesempatan banyak untuk mendidik anaknya.

Asep juga meyakini dengan adanya wabah COVID-19 ini bisa membuat anak-anaknya di rumah tetap bahagia. Asep seringkali usai shalat Subuh menanyakan kepada anak-anaknya tentang kebahagiaan tinggal di rumah, kebahagiaan bersama orang tua, dan kebahagiaan bersama orang tercinta.

Jawabannya, "Ya alhamdulillah bahagia," kata Asep menirukan ucapan anaknya.

Pewarta: Feri Purnama
Editor : Abdul Hakim Muhiddin
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Whatsapp
  • facebook
  • twitter
  • email
  • pinterest
  • print

Berita Terkait

Pesta pernikahan anak Dedi Mulyadi telan korban tiga tewas

Pesta pernikahan anak Dedi Mulyadi telan korban tiga tewas

18 Juli 2025 18:23

Seblak bisa diusulkan jadi warisan budaya, menurut Kemendikbudristek

Seblak bisa diusulkan jadi warisan budaya, menurut Kemendikbudristek

23 Juli 2023 11:20

Polisi amankan berandalan bermotor buat resah warga di Garut

Polisi amankan berandalan bermotor buat resah warga di Garut

11 Januari 2023 06:12

Kolam akuatik bertaraf internasional Garut capai 90 persen

Kolam akuatik bertaraf internasional Garut capai 90 persen

29 Oktober 2022 09:05

Polres Garut selidiki kasus keterlibatan puluhan warga masuk NII

Polres Garut selidiki kasus keterlibatan puluhan warga masuk NII

8 Oktober 2021 19:18

Badan Geologi paparkan analisis gempa bumi di Kabupaten Garut

Badan Geologi paparkan analisis gempa bumi di Kabupaten Garut

28 April 2024 08:07

DPK Kaltim tanamkan cinta literasi melalui wisata edukasi interaktif

DPK Kaltim tanamkan cinta literasi melalui wisata edukasi interaktif

15 Desember 2025 20:26

Lokasi Penangkaran Rusa  strategis untuk wisata edukasi

Lokasi Penangkaran Rusa strategis untuk wisata edukasi

11 Mei 2024 12:48

Terpopuler

Inspektur Tambang Kaltim tegaskan lubang non-dokumen haram menganga

Inspektur Tambang Kaltim tegaskan lubang non-dokumen haram menganga

BGN ungkap keracunan MBG di Kudus karena bakteri E. coli

BGN ungkap keracunan MBG di Kudus karena bakteri E. coli

Disdikbud Kaltim tertibkan jabatan kepsek melampaui periode

Disdikbud Kaltim tertibkan jabatan kepsek melampaui periode

Gubernur Kaltim ancam perusahaan tambang pelanggar jalan umum

Gubernur Kaltim ancam perusahaan tambang pelanggar jalan umum

SPPG baru di Penajam beroperasi menambah pasokan 1.200 porsi MBG/hari

SPPG baru di Penajam beroperasi menambah pasokan 1.200 porsi MBG/hari

Top News

  • KLH segel dua swasta diduga cemari lingkungan penyebab pesut berkurang

    KLH segel dua swasta diduga cemari lingkungan penyebab pesut berkurang

    31 menit lalu

  • Tanah terlantar disita negara, menteri klaim digunakan ke pihak membutuhkan

    Tanah terlantar disita negara, menteri klaim digunakan ke pihak membutuhkan

    1 jam lalu

  • 4.000 ASN dilatih jadi pasukan cadangan pada April

    4.000 ASN dilatih jadi pasukan cadangan pada April

    1 jam lalu

  • Turnamen bulu tangkis dunia pakai format baru 11 hari

    Turnamen bulu tangkis dunia pakai format baru 11 hari

    5 jam lalu

  • BUMN baru mengelola lahan sitaan sektor pertambangan dan kebun sawit

    BUMN baru mengelola lahan sitaan sektor pertambangan dan kebun sawit

    5 jam lalu

Antara News kaltim
kaltim.antaranews.com
Copyright © 2026
  • Top News
  • Terkini
  • RSS
  • Twitter
  • Facebook
  • Seputar Kaltim
  • Ekonomi & Pariwisata
  • Olahraga
  • English Version
  • Lintas Daerah
  • Ketentuan Penggunaan
  • Tentang Kami
  • Pedoman
  • Kebijakan Privasi
  • BrandA
  • ANTARA Foto
  • Korporat
  • PPID
  • www.antaranews.com
  • Antara Foto
  • IMQ
  • Asianet
  • OANA