Samarinda (ANTARA) - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Kalimantan Timur menanamkan kecintaan literasi sejak dini kepada ratusan murid taman kanak-kanak melalui metode wisata edukasi yang interaktif dan menyenangkan.
Pelaksana Tugas Kepala DPK Kaltim Anita Natalia Krisnawati di Samarinda, Senin, menegaskan perpustakaan kini bertransformasi menjadi ruang kreatif yang menumbuhkan imajinasi serta sumber inspirasi bagi generasi muda, bukan sekadar tempat tumpukan buku.
Upaya tersebut terlihat saat DPK Kaltim memfasilitasi kunjungan belajar 200 siswa TK Asy Sayiddah. Mereka diajak mengeksplorasi fasilitas Perpustakaan Anak yang telah dirancang ramah bagi usia dini.
"Para siswa tidak hanya sekadar duduk diam, melainkan diajak terlibat aktif dalam sesi dongeng yang memancing rasa ingin tahu mereka terhadap cerita," ucapnya.
Wisata edukasi interaktif di Perpustakaan Kaltim dilengkapi dengan berbagai permainan interaktif, kegiatan bernyanyi, dan menari bersama yang dipandu langsung oleh para pustakawan.
Aktivitas mewarnai di Ruang Perpustakaan Anak juga menjadi daya tarik untuk melatih motorik sekaligus merekatkan memori anak bahwa perpustakaan adalah tempat yang asyik.
Layanan fasilitas yang terus ditingkatkan oleh DPK Kaltim bertujuan menciptakan lingkungan belajar yang aman dan berkualitas bagi masyarakat luas.
"Melalui kegiatan outing class semacam ini, persepsi kaku tentang perpustakaan perlahan diubah menjadi destinasi wisata edukasi yang dinanti-nanti oleh pelajar," katanya.
