Penajam Paser Utara (ANTARA) - Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, membantu warga kurang mampu belum memiliki fasilitas buang air besar yang layak dengan membuat jamban sehat sebagai upaya pencegahan tengkes (stunting) di kabupaten setempat.

"Program jamban sehat termasuk standar pelayanan minimal sejak 2024," ujar Kepala Bidang (Kabid) Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) PPU, Kabupaten Penajam Paser Utara Jimmy Julianto, Rabu, ketika ditanya mengenai program sanitasi intervensi penanganan stunting di Penajam.

"Bantuan pembuatan jamban sehat itu merupakan upaya pemerintah kabupaten mencegah stunting,” ujarnya.

Bantuan pembuatan jamban sehat bagi warga kurang mampu di Kabupaten Penajam Paser Utara bagian dari program pencegahan stunting, dengan sasaran keluarga kurang mampu yang memiliki risiko stunting.

"Bantuan jamban sehat dilengkapi kloset, bilik, tangki septik, dan pipa pembuangan," katanya.

Menurut dia, jamban sehat menggunakan material batu bata maupun kayu ulin, dengan ukuran 2x1,5 meter persegi.

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara pada tahun ini bakal membuat 161 jamban sehat bagi warga kurang mampu. Jumlah tersebut meningkat dibanding pada 2025 yang hanya membuat 20 jamban sehat.

Pembuatan jamban sehat pada 2026 diprioritaskan bagi warga kurang mampu di Kelurahan Maridan, Kecamatan Sepaku dan Kelurahan Riko, Kecamatan Penajam yang belum memiliki fasilitas jamban yang layak.

"Bantuan jamban sehat di Kelurahan Riko untuk 51 keluarga kurang mampu dan di Kelurahan Maridjan untuk 110 keluarga kurang mampu," katanya.

Dana bantuan jamban sehat sebagai percepatan sanitasi layak dan penekanan stunting tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Penajam Paser Utara, dan dana alokasi khusus (DAK) dari pemerintah pusat.

"Dana dari APBD kabupaten untuk jamban sehat buat memenuhi kebutuhan kloset dan bilik, serta DAK menyediakan tangki septik dan pipa," demikian Jimmy Julianto.

Baca juga: BGN Kaltim langsung antarkan asupan gizi cegah stunting ibu hamil dan balita



Pewarta: Nyaman Bagus Purwaniawan
Editor : Imam Santoso

COPYRIGHT © ANTARA 2026