Samarinda (ANTARA News Kaltim) - Anak buah kapal (ABK) KM Queen Soya yang sebelumnya dilaporkan terjun dari atas kapal ditemukan tewas mengapung di Sungai Mahakam, Desa Pendingin, Kecamatan Sangasanga, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Jumat.
Kepala Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan Samarinda, Komisaris Yos Sallata, Jumat sore, menyatakan, mayat ABK bernama Wawan (22), warga Kota Parepare, Sulawesi Selatan itu ditemukan sekitar pukul 11.00 Wita di perairan Sungai Mahakam.
"Mayat ABK KM Queen Soya itu ditemukan tak jauh dari lokasi dia dilaporkan terjun dari atas kapal," ungkap Yos Sallata.
Wawan yang merupakan penjual tiket KM Queen Soya itu, lanjut Yos Sallata, dilaporkan terjun ke Sungai Mahakam pada Rabu (4/4) sekitar pukul 15.40 Wita.
"KM Queen Soya merupakan kapal penumpang yang melayani pelayaran dari Samarinda menuju Parepare. Saat itu, korban yang bekerja sebagai penjual tiket tiba-tiba melompat saat kapal berlayar di perairan Sungai Mahakam Desa Pendingin Kecamatan Sangasanga, Kutai Kartanegara," katanya.
"Setelah dilakukan pencarian selama dua hari, jasad Wawan baru ditemukan hari ini (Jumat). Jasad ABK itu saat ini masih berada di kamar mayat RSUD AW. Sjahranie untuk dilakukan visum," ungkap Yos Sallata.
Walaupun tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban, lanjut Yos Sallata, namun polisi akan tetap melakukan penyelidikan untuk mengetahui secara pasti penyebab ABK tersebut terjun dari atas kapal.
Berdasarkan keterangan awal, ujarnya, korban terjun ke Sungai Mahakam diduga akibat mengalami depresi, karena sebelum kapal berlayar korban sudah terlihat sudah "aneh".
"Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti korban melompat dari kapal dengan memeriksa sejumlah ABK dan nakhoda KM Queen Soya yang saat ini masih berada di Parepare," ungkap Yos Sallata. ***1***
(T.A053/B/A041/A041) 06-04-2012 18:38:27