Balikpapan (ANTARA) - PTPN XIII mengumpulkan para kepala dan staf hubungan masyarakat (Humas) dari seluruh unitnya di Kalimantan untuk membahas tantangan kehumasan menjelang dan selama masa pemilu mendatang.
”Agar perusahaan dapat merancang strategi penanganan yang cerdas dan responsif, guna menjaga reputasi perusahaan dan meminimalkan efek negatif yang mungkin timbul,” kata Sekretaris Perusahaan PTPN XIII Djoko Purwanto di Balikpapan, Kamis.
”Sekarang saja sudah ada isu Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Long Pinang mau dijual ke investor China,” sambung Djoko.
PKS Long Pinang ada di Kabupaten Paser, Kalimantan Timur. Kabar tersebut tentu saja tidak benar dan dibantah keras oleh perusahaan. PKS Long Pinang tetap di bawah PTPN XIII dan terus beroperasi dengan lancar.
Seperti diketahui katanya, Pemilu serentak akan berlangsung 14 Februari 2024 mendatang. Rakyat Indonesia akan memilih presiden-wakil presiden, para anggota DPR RI, DPRD provinsi, DPRD kabupaten-kota, dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD).
Jelang pemilu, bertebaran berbagai kabar yang simpang siur, tak terkecuali soal bisnis perusahaan seperti isu lingkungan dan ketenagakerjaan.
”Jadi kami mengatur strategi kehumasan menghadapi hal-hal seperti itu, selain juga dalam waktu dekat ini kami menghadapi merger atau penggabungan seluruh PTPN se Indonesia,” papar Djoko.
Dikemukakannya pada acara tersebut, kondisi suasana terbuka, peserta berbagi pemikiran, pengalaman, dan rekomendasi. Disimpulkan kemudian, penting membangun komunikasi yang efektif dengan pesan yang konsisten dan transparan kepada karyawan, mitra bisnis, dan masyarakat secara umum.
Disebutkan pula perlunya kerja sama yang erat dengan media, untuk mendukung komunikasi positif dan menyampaikan informasi yang akurat kepada publik.
Djoko menambahkan, perusahaan juga mengedepankan kerjasama dengan pemegang wewenang lainnya, seperti lembaga pemerintah, lembaga akademik, organisasi masyarakat, dan komunitas. Kolaborasi yang kuat dengan berbagai pihak bertujuan untuk memperkuat komitmen sosial perusahaan serta memperluas dampak positifnya dalam masyarakat.