• Top News
  • Terkini
  • Rilis Pers
Antaranews.com
Tentang Kami
Antara News kaltim
Kamis, 8 Januari 2026
Antara News kaltim
Antara News kaltim
  • Home
  • Nusantara
      • antaranews.com
      • Aceh/NAD
      • Bali
      • Bangka/Belitung
      • Banten
      • Bengkulu
      • Gorontalo
      • Jambi
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Barat
      • Kalimantan Selatan
      • Kalimantan Tengah
      • Kalimantan Timur
      • Kalimantan Utara
      • Kepulauan Riau
      • Kuala Lumpur
      • Lampung
      • Maluku
      • Megapolitan
      • NTB
      • NTT
      • Papua
      • Papua Tengah
      • Riau
      • Sulawesi Selatan
      • Sulawesi Tengah
      • Sulawesi Tenggara
      • Sulawesi Utara
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Selatan
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
  • Nasional
    • Prabowo umumkan swasembada pangan

      Prabowo umumkan swasembada pangan

      Rabu, 7 Januari 2026 11:57

      Gunung Semeru enam kali erupsi pada Rabu pagi

      Gunung Semeru enam kali erupsi pada Rabu pagi

      Rabu, 7 Januari 2026 10:41

      Prabowo tegaskan koalisi kuat

      Prabowo tegaskan koalisi kuat

      Selasa, 6 Januari 2026 16:13

      TNI AU kerahkan helikopter antar logistik ke desa Jamu Konyel Aceh

      TNI AU kerahkan helikopter antar logistik ke desa Jamu Konyel Aceh

      Senin, 5 Januari 2026 13:47

      Komisi I DPR: Penangkapan Presiden Venezuela ancam kedaulatan negara

      Komisi I DPR: Penangkapan Presiden Venezuela ancam kedaulatan negara

      Senin, 5 Januari 2026 11:00

  • Seputar Kaltim
      • DPRD Kaltim
      • Penajam Paser Utara
      • Paser
      • Diskominfo Kaltim
      • Samarinda
      • Balikpapan
      Ketua BK Kaltim siap tindak anggota dewan melanggar etika

      Ketua BK Kaltim siap tindak anggota dewan melanggar etika

      Rabu, 15 Oktober 2025 20:34

      Ketua DPRD Kaltim sambangi pendemo, janji perjuangkan aspirasi

      Ketua DPRD Kaltim sambangi pendemo, janji perjuangkan aspirasi

      Senin, 1 September 2025 19:39

      DPRD Kaltim  dorong pemerintah ciptakan lapangan kerja bagi lulusan baru

      DPRD Kaltim dorong pemerintah ciptakan lapangan kerja bagi lulusan baru

      Minggu, 17 Agustus 2025 12:58

      DPRD Kaltim usulkan pengadaan  Helikopter untuk distribusi logistik

      DPRD Kaltim usulkan pengadaan Helikopter untuk distribusi logistik

      Kamis, 7 Agustus 2025 6:41

      Kabupaten Penajam target salurkan bantuan pendidikan tepat waktu

      Kabupaten Penajam target salurkan bantuan pendidikan tepat waktu

      Rabu, 7 Januari 2026 11:51

      Penajam gunakan WTP 50 liter per detik penuhi kebutuhan air bersih IKN

      Penajam gunakan WTP 50 liter per detik penuhi kebutuhan air bersih IKN

      Rabu, 7 Januari 2026 11:37

      Pemkab Penajam inisiatif dirikan Sekolah Rakyat rintisan

      Pemkab Penajam inisiatif dirikan Sekolah Rakyat rintisan

      Rabu, 7 Januari 2026 10:37

      Pemkab Penajam: Minat baca masyarakat di Penajam Paser Utara terus meningkat

      Pemkab Penajam: Minat baca masyarakat di Penajam Paser Utara terus meningkat

      Selasa, 6 Januari 2026 14:13

      Pemprov Kaltim tempatkan 50 KK transmigran di Desa Keladen Paser

      Pemprov Kaltim tempatkan 50 KK transmigran di Desa Keladen Paser

      Selasa, 23 Desember 2025 13:22

      Polres Paser terima penghargaan program inovatif peduli masyarakat kurang mampu

      Polres Paser terima penghargaan program inovatif peduli masyarakat kurang mampu

      Sabtu, 6 Desember 2025 6:59

      Satgas MBG Paser minta percepat penambahan dapur MBG

      Satgas MBG Paser minta percepat penambahan dapur MBG

      Jumat, 31 Oktober 2025 16:20

      Wabup Paser sampaikan nota keuangan RAPBD 2026

      Wabup Paser sampaikan nota keuangan RAPBD 2026

      Selasa, 28 Oktober 2025 13:32

      Petugas kesehatan Kaltim dapat penguatan deteksi pneumonia balita

      Petugas kesehatan Kaltim dapat penguatan deteksi pneumonia balita

      Sabtu, 13 Desember 2025 13:33

      Kaltim prioritaskan pemeliharaan jalan pada 2026

      Kaltim prioritaskan pemeliharaan jalan pada 2026

      Kamis, 11 Desember 2025 19:24

      Kaltim optimistis swasembada beras pada 2026

      Kaltim optimistis swasembada beras pada 2026

      Kamis, 11 Desember 2025 10:18

      Disnakertrans Kaltim proyeksikan UMP 2026 capai Rp3,8 juta

      Disnakertrans Kaltim proyeksikan UMP 2026 capai Rp3,8 juta

      Rabu, 3 Desember 2025 12:00

      SAR tutup operasi pascatemukan korban meninggal di Sungai Mahakam

      SAR tutup operasi pascatemukan korban meninggal di Sungai Mahakam

      Rabu, 7 Januari 2026 21:26

      Pemprov Kaltim cetak ratusan pekerja terampil lewat pelatihan vokasi

      Pemprov Kaltim cetak ratusan pekerja terampil lewat pelatihan vokasi

      Rabu, 7 Januari 2026 20:36

      Kementan optimalkan 70 Brigade Pangan wujudkan swasembada Kaltim

      Kementan optimalkan 70 Brigade Pangan wujudkan swasembada Kaltim

      Rabu, 7 Januari 2026 16:34

      Pemprov Kaltim cetak 20.000 ha sawah di 2026 perkuat swasembada pangan

      Pemprov Kaltim cetak 20.000 ha sawah di 2026 perkuat swasembada pangan

      Rabu, 7 Januari 2026 16:26

      Bandara Sepinggan layani 360.328 penumpang periode Natal-tahun baru

      Bandara Sepinggan layani 360.328 penumpang periode Natal-tahun baru

      Selasa, 6 Januari 2026 14:15

      BMKG prakirakan sejumlah wilayah di Kaltim hujan lebat dalam tiga hari

      BMKG prakirakan sejumlah wilayah di Kaltim hujan lebat dalam tiga hari

      Jumat, 2 Januari 2026 12:00

      Polda Kaltim ungkap lima TPPU narkoba Rp11,3 miliar selama 2025

      Polda Kaltim ungkap lima TPPU narkoba Rp11,3 miliar selama 2025

      Kamis, 1 Januari 2026 17:06

      ERT PPA turut bantu evakuasi warga dan penanganan banjir Kalsel

      ERT PPA turut bantu evakuasi warga dan penanganan banjir Kalsel

      Rabu, 31 Desember 2025 16:33

  • Ekonomi dan Pariwisata
    • Pegadaian optimalkan layanan digital gaet investasi Gen Z Kalimantan

      Pegadaian optimalkan layanan digital gaet investasi Gen Z Kalimantan

      Rabu, 7 Januari 2026 16:51

      Pemkot Balikpapan ujicoba bayar parkir tepi jalan pakai QRIS

      Pemkot Balikpapan ujicoba bayar parkir tepi jalan pakai QRIS

      Rabu, 7 Januari 2026 16:18

      Garuda Indonesia siapkan 15 armada pada musim haji 2026

      Garuda Indonesia siapkan 15 armada pada musim haji 2026

      Rabu, 7 Januari 2026 10:34

      Realisasi belanja APBD Kaltim 2025 capai 86 persen

      Realisasi belanja APBD Kaltim 2025 capai 86 persen

      Selasa, 6 Januari 2026 21:24

      Perhotelan Kaltim ubah strategi pasar demi jaga hunian pada 2026

      Perhotelan Kaltim ubah strategi pasar demi jaga hunian pada 2026

      Selasa, 6 Januari 2026 21:21

  • Olahraga
    • Borneo FC taklukan PSM Makassar 2-1, Pesut Etam rebut posisi puncak

      Borneo FC taklukan PSM Makassar 2-1, Pesut Etam rebut posisi puncak

      Minggu, 4 Januari 2026 16:32

      Jadwal Super League: Persija vs Persijap, Persik vs Persib

      Jadwal Super League: Persija vs Persijap, Persik vs Persib

      Jumat, 2 Januari 2026 10:51

      Persiba kembali telan kekalahan di Batakan

      Persiba kembali telan kekalahan di Batakan

      Minggu, 28 Desember 2025 22:06

      Prestasi Chelsie jadi kebanggaan Balikpapan

      Prestasi Chelsie jadi kebanggaan Balikpapan

      Sabtu, 27 Desember 2025 20:19

      Persebaya perkenalkan Bernardo Tavares sebagai pelatih baru

      Persebaya perkenalkan Bernardo Tavares sebagai pelatih baru

      Selasa, 23 Desember 2025 15:18

  • Umum
    • BNNP Kaltim percepat pembentukan BNNK di perbatasan

      BNNP Kaltim percepat pembentukan BNNK di perbatasan

      Minggu, 4 Januari 2026 7:21

      Dinas Pendidikan Kaltim pacu digitalisasi guru lewat optimalisasi Belajar.id

      Dinas Pendidikan Kaltim pacu digitalisasi guru lewat optimalisasi Belajar.id

      Minggu, 4 Januari 2026 7:20

      Kerukunan umat beragama merupakan energi besar bangun negara

      Kerukunan umat beragama merupakan energi besar bangun negara

      Minggu, 4 Januari 2026 7:18

      Pemkot Samarinda perkuat perlindungan identitas bangsa melalui budaya lokal

      Pemkot Samarinda perkuat perlindungan identitas bangsa melalui budaya lokal

      Minggu, 4 Januari 2026 7:17

      OIKN ajak masyarakat tanam pohon di kawasan IKN

      OIKN ajak masyarakat tanam pohon di kawasan IKN

      Sabtu, 3 Januari 2026 13:46

  • IKN
    • Otorita: ASN muda jadi motor penggerak pemindahan ibu kota Indonesia

      Otorita: ASN muda jadi motor penggerak pemindahan ibu kota Indonesia

      Rabu, 7 Januari 2026 11:55

      OIKN seimbangkan pembangunan fisik dan lingkungan keberlanjutan di IKN

      OIKN seimbangkan pembangunan fisik dan lingkungan keberlanjutan di IKN

      Selasa, 6 Januari 2026 14:06

      90.000 kendaraan lintasi ruas jalan tol IKN periode Nataru

      90.000 kendaraan lintasi ruas jalan tol IKN periode Nataru

      Senin, 5 Januari 2026 13:39

      Pembangunan IKN 2026 jadi penguatan strategis sebagai ibu kota politik

      Pembangunan IKN 2026 jadi penguatan strategis sebagai ibu kota politik

      Senin, 5 Januari 2026 12:23

      Penguatan fasilitas ekonomi rakyat jadi perhatian pembangunan IKN

      Penguatan fasilitas ekonomi rakyat jadi perhatian pembangunan IKN

      Senin, 5 Januari 2026 10:57

  • Foto
  • Video
    • Pelayaran Sungai Mahakam diperketat imbas kapal tabrak pilar jembatan

      Pelayaran Sungai Mahakam diperketat imbas kapal tabrak pilar jembatan

      Selasa, 6 Januari 2026 13:52

      Transmigran lokal mulai tempati kawasan transmigrasi di Kaltim

      Transmigran lokal mulai tempati kawasan transmigrasi di Kaltim

      Senin, 5 Januari 2026 15:02

      Kodam VI Mulawarman kerahkan 215 prajurit bantu pemulihan bencana Aceh

      Kodam VI Mulawarman kerahkan 215 prajurit bantu pemulihan bencana Aceh

      Selasa, 30 Desember 2025 17:26

      Kaltim terapkan standar keselamatan untuk keamanan wisata bahari

      Kaltim terapkan standar keselamatan untuk keamanan wisata bahari

      Selasa, 30 Desember 2025 16:34

      Bontang Mangrove Park, ruang konservasi di tengah kawasan industri

      Bontang Mangrove Park, ruang konservasi di tengah kawasan industri

      Sabtu, 27 Desember 2025 16:00

Merajut harapan dari Sekolah Rakyat Samarinda

Oleh Ahmad Rifandi Minggu, 3 Agustus 2025 21:17 WIB

Merajut harapan dari  Sekolah Rakyat Samarinda

Eri Suwiryo duduk bersama Nur Asyifa di depan rumahnya, Kelurahan Teluk Lerong Ilir, Samarinda, Kalimantan Timur. ANTARA/Ahmad Rifandi.

Samarinda (ANTARA) - Jari-jemari keriput Eri Suwiryo tak lagi hanya memegang pahat dan gergaji. Belakangan ini, ada seulas senyum tipis yang sering tersungging di bibirnya setiap kali memandang Nur Asyifa, cucu satu-satunya.

Di rumah kayu mereka yang sederhana, berukuran 4x4 meter di ujung gang yang buntu kawasan Antasari II, Kelurahan Teluk Lerong Ilir Samarinda, Kalimantan Timur, secercah harapan baru mulai terpancar.

Rumah itu, dengan dinding yang dimakan usia, seolah menjadi saksi perjuangan sang kakek berusia 66 tahun, yang merantau ke Kalimantan Timur sedari 1974. Sejak orang tua Syifa tiada, duda mati itu yang merawatnya seorang diri. Sebagai tukang kayu lepas, pendapatan pria kelahiran Tuban itu tak pernah pasti.

"Kadang cukup untuk makan, seringnya harus berhemat habis-habisan," ucapnya.

Dulu, saat Annisa di SMP Negeri, meski SPP sekolah gratis, napas Eri tetap terasa sesak. Selalu ada kebutuhan lain--seperti seragam, buku, atau sekadar uang jajan agar cucunya tak merasa minder.

Kini, di usia Syifa yang jalan ke-16 tahun, angin segar itu akhirnya datang. Kabar bahwa Syifa diterima di jenjang SMA Sekolah Rakyat Samarinda terasa seperti jawaban atas doa-doanya yang tak terucap.

Harapan yang mekar di gang sempit Kelurahan Teluk Lerong Ilir itu ternyata juga bergaung hingga ke sudut kota yang lain.

Di Kelurahan Sempaja Utara, Samarinda, senyum sumringah terpancar pula di wajah Nurhaidah. Ibu delapan anak ini setiap hari bergelut dengan tanah di ladang singkong bersama suaminya. Mereka memanen pucuk daun singkong untuk dijual ke tengkulak. Harga yang dijual sekadarnya saja, cukup untuk menyambung hidup dari hari ke hari.

Baginya, menyekolahkan anak setinggi-tingginya terasa seperti mimpi yang terlalu mewah. Namun, kini putranya, Muhammad Abdul Hafizi, akan segera mengenakan seragam SMP dari Sekolah Rakyat.

"Rasanya seperti ada yang mengangkat beban berat dari pundak kami," ujarnya tersenyum.

Tak jauh dari sana, Bunga Tan merasakan kelegaan yang sama. Suaminya, seorang kuli bangunan lepas, seringkali pulang dengan tangan hampa jika tak ada proyek. Melihat putra mereka, Muhammad Randi Arsil, berhasil diterima di SMA Sekolah Rakyat adalah hal yang amat disyukuri.

Eri sang tukang kayu, Nurhaidah yang petani singkong, dan Bunga Tan sebagai istri kuli bangunan. Tiga keluarga, tiga mata pencarian berbeda, namun diikat oleh benang takdir yang sama--kondisi ekonomi tak pasti. Mereka adalah potret keluarga-keluarga yang hidup pas-pasan dari penghasilan serabutan.

Nurhaidah (tiga dari kanan) dan Bunga Tan bersama anaknya yang diterima di Sekolah Rakyat Samarinda, didampingi oleh wali asuhnya (kanan). (ANTARA/Ahmad Rifandi)

Bagi mereka, Sekolah Rakyat bukan sekadar program pendidikan gratis penuh dari Kementerian Sosial. SR merupakan pembawa asa. Pembebas rasa kekhawatiran dari ongkos seragam dan buku yang masih saja jadi beban.

Rumah didik murid prasejahtera

Sekolah Rakyat Terintegrasi (SR) 24 Samarinda resmi membuka pintunya, bukan sekadar sebagai lembaga akademis, tetapi sebagai sebuah rumah baru yang hangat bagi 100 murid prasejahtera jenjang SMP dan SMA.

Dengan sistem asrama penuh, sekolah ini mengusung sebuah misi mulia, yakni memutus mata rantai kemiskinan dengan terlebih dahulu membangun rasa nyaman.

Berlokasi sementara di kompleks Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Kaltim, SR 24 menerapkan model yang berbeda secara fundamental dari sekolah reguler. Di sini, kurikulum utama pada bulan-bulan pertama bukanlah matematika atau fisika, melainkan adaptasi dan pemulihan psikologis.

"Dengan sistem asrama penuh, sekolah ini memprioritaskan kenyamanan dan kesiapan mental siswa sebelum memulai pembelajaran akademik formal," ungkap Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 24 Samarinda, Hasyim.

Ia sadar betul, para siswa yang datang dari berbagai latar belakang keluarga dengan tantangan ekonomi ekstrem membawa beban yang tak terlihat.

Karena itu, sekolah ini merancang Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang tak biasa. Jika sekolah lain melakukannya dalam hitungan hari, SR 24 mengalokasikan waktu tiga minggu hingga tiga bulan.

“Yang ingin kami bentuk pertama kali adalah mereka tidak asing dulu dengan lingkungannya. Ini adalah masa persiapan krusial untuk membangun fondasi psikologis mereka,” terang Hasyim.

Selama masa rintisan ini, fokus utama adalah menciptakan lingkungan yang aman dan suportif. Pemerintah menanggung sepenuhnya seluruh kebutuhan siswa, mulai dari makan tiga kali sehari, makanan ringan, hingga delapan setel seragam gratis.

Fasilitas-fasilitas itu membebaskan mereka dari kekhawatiran kebutuhan dasar, sehingga bisa fokus pada proses belajar dan pengembangan diri.

Lebih dari sekadar fasilitas, pendekatan personal menjadi poros dari sistem pendidikan di SR 24. Setiap 10 siswa akan didampingi oleh satu wali asuh. Peran mereka bukan sekadar pengawas, melainkan sebagai mentor, sahabat, dan orang tua pengganti yang siap sedia memberikan dukungan emosional dan bimbingan.

Sistem itu yang dikoordinasikan oleh seorang wali asrama, memastikan tidak ada satu anak pun yang merasa sendirian.

Untuk memahami setiap anak secara mendalam, pihak sekolah melakukan serangkaian tes di awal masa pendidikan.

"Kami perlu melakukan tes untuk memetakan kemampuan dasar, kondisi kesehatan, hingga minat dan bakat mereka," ujar Hasyim. Pemetaan ini memungkinkan sekolah merancang intervensi yang personal dan tepat sasaran.

SR 24 Samarinda adalah bukti bahwa pendidikan bukan hanya soal transfer ilmu, tetapi juga tentang membangun manusia seutuhnya. Dengan menyentuh akar persoalan—kesejahteraan mental dan rasa aman—sekolah ini tidak hanya memberikan ijazah, tetapi juga harapan dan fondasi yang kokoh bagi generasi muda.

Mengukir harapan

Di sebuah asrama yang terletak di dalam kompleks Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Kalimantan Timur, denyut Sekolah Rakyat baru mulai terasa. Sejak 31 Juli 2025, asrama ini sudah didiami 12 orang guru yang datang dari berbagai daerah, mulai Jawa Tengah, Jawa Timur, hingga putra-putri daerah dari Samarinda dan Kutai Barat.

Mereka adalah para pionir, garda terdepan dari SR Terintegrasi 24 Samarinda yang siap memulai proses pendidikan pada 15 Agustus 2025.

Kedua belas guru yang mengantongi sertifikat pendidik ini bukan sekadar pengajar, melainkan para pemandu masa depan bagi 100 murid prasejahtera angkatan pertama. Mereka membawa semangat dan dedikasi, meninggalkan kampung halaman untuk mengabdi di pusat Kalimantan Timur.

"Guru-guru mayoritas berasal dari luar Kalimantan Timur, jadi kami sediakan asrama untuk memudahkan mereka," ujar Indra Bagus Yudistira, Wakil Kepala Pengembangan Mutu/Kurikulum.

Perjalanan pendidikan di sekolah ini tidak akan dimulai secara instan. Sekolah Rakyat Samarinda telah merancang sebuah proses adaptasi yang lebih mendalam. "Proses belajar juga akan diawali dengan masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) ditambah program persiapan selama hampir tiga bulan," jelas Indra.

Tujuannya mulia, menyatukan para siswa yang berasal dari latar belakang beragam dan membiasakan mereka dengan kehidupan berasrama.

Target yang dicapai adalah agar siswa dapat beradaptasi dengan baik. Jadi, setelah program persiapan selesai, barulah mereka mulai dengan materi pelajaran.

Ini adalah fondasi penting yang dibangun sekolah, memastikan bahwa kesiapan mental dan sosial murid sama prioritasnya dengan kesiapan akademis.

Meski semangat membara, jalan yang ditempuh bukannya tanpa tantangan. Kebutuhan ideal Sekolah Rakyat 24 Samarinda adalah 17 guru, yang berarti saat ini masih ada kekurangan lima tenaga pengajar.

Namun, hal itu tidak menyurutkan langkah mereka. Pihak sekolah telah menyiapkan solusi. "Untuk sementara, guru yang ada akan mengajarkan beberapa mata pelajaran yang dinilai mampu," kata Indra.

Proses rekrutmen tahap kedua pun masih bergulir, menjadi harapan untuk melengkapi formasi ideal. Saat ini, bidang-bidang studi vital seperti PPKN, Bahasa Inggris, Matematika, Biologi, TIK—yang bahkan memiliki dua guru dengan fokus khusus pada coding dan informatika umum—serta Bahasa Indonesia dan IPS telah terisi.

Nantinya, 100 siswa yang terdiri dari 50 siswa SMP dan 50 siswa SMA dibagi ke dalam empat rombongan belajar, masing-masing berisi 25 anak.

Tanggal 15 Agustus mendatang bukan sekadar hari pertama sekolah. Ini adalah hari di mana asa dirajut, di mana dedikasi belasan guru bertemu dengan harapan 100 anak didik.

Sekolah Rakyat Terintegrasi 24 Samarinda kini memulai perjalanannya, membuktikan bahwa dengan niat dan kerja keras, tantangan dapat diatasi untuk melahirkan generasi baru yang tidak hanya cerdas secara ilmu, tetapi juga matang secara karakter.

Tiga SR rintisan Kaltim

Harapan bagi pendidikan anak-anak dari keluarga miskin ekstrem di Kalimantan Timur kini mulai terwujud. Pemerintah Provinsi Kaltim secara serius menggarap program Sekolah Rakyat, sebuah inisiatif pemerintah pusat yang bertujuan memberikan akses pendidikan berkualitas secara gratis.

Sebagai langkah awal, tiga lokasi di Samarinda telah disiapkan untuk memulai program ini pada tahun ajaran 2025-2026.

Andi Muhammad Ishak, Kepala Dinas Sosial Kaltim menerangkan lokasi rintisan ini memanfaatkan fasilitas yang sudah ada.

Di gedung Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) adalah yang paling siap, dengan jenjang SMP dan SMA. Sementara itu, gedung Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) serta SMA Negeri 16 Samarinda juga akan membuka kelas untuk tingkat SD, SMP, hingga SMA.

"Semua lokasi ini tidak hanya berfungsi sebagai sekolah, tetapi juga sebagai asrama bagi para siswanya," ujar Andi.

Program ini secara khusus menyasar anak-anak yang terdata dalam kategori sangat miskin (desil 1 dan 2).

Tidak berhenti di situ, pembangunan sekolah permanen yang lebih besar juga sudah di depan mata. Sebuah lahan di sekitar Stadion Utama Palaran, Samarinda, mulai dibangun saat ini. Sekolah ini nantinya dirancang untuk menampung hingga 1.000 siswa dari SD hingga SMA, dengan anggaran mencapai Rp210 miliar.

Editor : Rahmad
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Whatsapp
  • facebook
  • twitter
  • email
  • pinterest
  • print

Berita Terkait

Merajut Asa Di Perairan Tapal Batas Oleh

Merajut Asa Di Perairan Tapal Batas Oleh

20 September 2014 15:11

Merajut Asa Di Belantara Sangkima (1)

Merajut Asa Di Belantara Sangkima (1)

18 Desember 2013 20:49

Merajut Asa Di Belantara Sangkima (2)

Merajut Asa Di Belantara Sangkima (2)

18 Desember 2013 20:49

Merajut Asa di Belantara Sangkima

Merajut Asa di Belantara Sangkima

17 Desember 2013 21:28

Pemkab Penajam inisiatif dirikan Sekolah Rakyat rintisan

Pemkab Penajam inisiatif dirikan Sekolah Rakyat rintisan

21 jam lalu

Baznas Kaltim perkuat fondasi spiritual siswa Sekolah Rakyat

Baznas Kaltim perkuat fondasi spiritual siswa Sekolah Rakyat

26 November 2025 19:34

Pemkot Balikpapan ajukan dua lokasi untuk Sekolah Rakyat

Pemkot Balikpapan ajukan dua lokasi untuk Sekolah Rakyat

19 November 2025 19:07

Dinsos Kutim data 15 ribu calon penerima program sekolah rakyat

Dinsos Kutim data 15 ribu calon penerima program sekolah rakyat

10 November 2025 16:36

Terpopuler

Jadwal Super League: Persija vs Persijap, Persik vs Persib

Jadwal Super League: Persija vs Persijap, Persik vs Persib

Borneo FC taklukan PSM Makassar 2-1, Pesut Etam rebut posisi puncak

Borneo FC taklukan PSM Makassar 2-1, Pesut Etam rebut posisi puncak

Otorita siapkan area pendidikan sebagai layanan terpadu di IKN

Otorita siapkan area pendidikan sebagai layanan terpadu di IKN

90.000 kendaraan lintasi ruas jalan tol IKN periode Nataru

90.000 kendaraan lintasi ruas jalan tol IKN periode Nataru

Pembangunan IKN 2026 gunakan anggaran Rp6 triliun

Pembangunan IKN 2026 gunakan anggaran Rp6 triliun

Top News

  • SAR tutup operasi pascatemukan korban meninggal di Sungai Mahakam

    SAR tutup operasi pascatemukan korban meninggal di Sungai Mahakam

    10 jam lalu

  • Kukar tekankan pentingnya nilai gizi SPPG untuk cerdaskan bangsa

    Kukar tekankan pentingnya nilai gizi SPPG untuk cerdaskan bangsa

    11 jam lalu

  • Pegadaian optimalkan layanan digital gaet investasi Gen Z Kalimantan

    Pegadaian optimalkan layanan digital gaet investasi Gen Z Kalimantan

    15 jam lalu

  • Perhotelan Kaltim ubah strategi pasar demi jaga hunian pada 2026

    Perhotelan Kaltim ubah strategi pasar demi jaga hunian pada 2026

    6 Januari 2026 21:21

  • Prabowo tegaskan koalisi kuat

    Prabowo tegaskan koalisi kuat

    6 Januari 2026 16:13

Antara News kaltim
kaltim.antaranews.com
Copyright © 2026
  • Top News
  • Terkini
  • RSS
  • Twitter
  • Facebook
  • Seputar Kaltim
  • Ekonomi & Pariwisata
  • Olahraga
  • English Version
  • Lintas Daerah
  • Ketentuan Penggunaan
  • Tentang Kami
  • Pedoman
  • Kebijakan Privasi
  • BrandA
  • ANTARA Foto
  • Korporat
  • PPID
  • www.antaranews.com
  • Antara Foto
  • IMQ
  • Asianet
  • OANA