• Top News
  • Terkini
  • Rilis Pers
Antaranews.com
Tentang Kami
Antara News kaltim
Kamis, 5 Februari 2026
Antara News kaltim
Antara News kaltim
  • Home
  • Nusantara
      • antaranews.com
      • Aceh/NAD
      • Bali
      • Bangka/Belitung
      • Banten
      • Bengkulu
      • Gorontalo
      • Jambi
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Barat
      • Kalimantan Selatan
      • Kalimantan Tengah
      • Kalimantan Timur
      • Kalimantan Utara
      • Kepulauan Riau
      • Kuala Lumpur
      • Lampung
      • Maluku
      • Megapolitan
      • NTB
      • NTT
      • Papua
      • Papua Tengah
      • Riau
      • Sulawesi Selatan
      • Sulawesi Tengah
      • Sulawesi Tenggara
      • Sulawesi Utara
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Selatan
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
  • Nasional
    • Baznas tetapkan zakat fitrah tahun ini Rp50 ribu

      Baznas tetapkan zakat fitrah tahun ini Rp50 ribu

      Kamis, 5 Februari 2026 9:16

      KPK sita miliaran rupiah dan tiga kg emas dalam OTT Ditjen Bea Cukai

      KPK sita miliaran rupiah dan tiga kg emas dalam OTT Ditjen Bea Cukai

      Rabu, 4 Februari 2026 20:41

      KPK ungkap OTT di Jakarta dilakukan pada Ditjen Bea Cukai Kemenkeu

      KPK ungkap OTT di Jakarta dilakukan pada Ditjen Bea Cukai Kemenkeu

      Rabu, 4 Februari 2026 16:13

      Menko PM nilai kasus siswa SD bundir di NTT jadi cambuk semua pihak

      Menko PM nilai kasus siswa SD bundir di NTT jadi cambuk semua pihak

      Rabu, 4 Februari 2026 7:25

      Megawati: Perempuan jangan terjebak dilema palsu rumah dan masyarakat

      Megawati: Perempuan jangan terjebak dilema palsu rumah dan masyarakat

      Rabu, 4 Februari 2026 7:21

  • Seputar Kaltim
      • DPRD Kaltim
      • Penajam Paser Utara
      • Paser
      • Diskominfo Kaltim
      • Samarinda
      • Balikpapan
      Ketua BK Kaltim siap tindak anggota dewan melanggar etika

      Ketua BK Kaltim siap tindak anggota dewan melanggar etika

      Rabu, 15 Oktober 2025 20:34

      Ketua DPRD Kaltim sambangi pendemo, janji perjuangkan aspirasi

      Ketua DPRD Kaltim sambangi pendemo, janji perjuangkan aspirasi

      Senin, 1 September 2025 19:39

      DPRD Kaltim  dorong pemerintah ciptakan lapangan kerja bagi lulusan baru

      DPRD Kaltim dorong pemerintah ciptakan lapangan kerja bagi lulusan baru

      Minggu, 17 Agustus 2025 12:58

      DPRD Kaltim usulkan pengadaan  Helikopter untuk distribusi logistik

      DPRD Kaltim usulkan pengadaan Helikopter untuk distribusi logistik

      Kamis, 7 Agustus 2025 6:41

      Penajam kembangkan benih padi Garuda tingkatkan hasil panen

      Penajam kembangkan benih padi Garuda tingkatkan hasil panen

      Selasa, 3 Februari 2026 18:43

      Kabupaten Penajam minta SPPG serap hasil pertanian lokal

      Kabupaten Penajam minta SPPG serap hasil pertanian lokal

      Selasa, 3 Februari 2026 18:11

      "Warga Kecamatan Sepaku yang baru terlayani air bersih sekitar 22 persen

      "Warga Kecamatan Sepaku yang baru terlayani air bersih sekitar 22 persen

      Senin, 2 Februari 2026 12:12

      Pemprov Kaltim bantu keuangan bagi 3 PSD Penajam sektor pengairan

      Pemprov Kaltim bantu keuangan bagi 3 PSD Penajam sektor pengairan

      Minggu, 1 Februari 2026 19:39

      Dinkes Paser dan Tanoto kolaborasi stimulasi otak sejak usia dini

      Dinkes Paser dan Tanoto kolaborasi stimulasi otak sejak usia dini

      Senin, 26 Januari 2026 13:50

      Pemprov Kaltim tempatkan 50 KK transmigran di Desa Keladen Paser

      Pemprov Kaltim tempatkan 50 KK transmigran di Desa Keladen Paser

      Selasa, 23 Desember 2025 13:22

      Polres Paser terima penghargaan program inovatif peduli masyarakat kurang mampu

      Polres Paser terima penghargaan program inovatif peduli masyarakat kurang mampu

      Sabtu, 6 Desember 2025 6:59

      Satgas MBG Paser minta percepat penambahan dapur MBG

      Satgas MBG Paser minta percepat penambahan dapur MBG

      Jumat, 31 Oktober 2025 16:20

      Kaltim beri layanan pemulihan trauma gratis untuk korban kekerasan

      Kaltim beri layanan pemulihan trauma gratis untuk korban kekerasan

      Selasa, 3 Februari 2026 9:12

      Kaltim realisasikan gratis UKT 21.903 mahasiswa tahun 2025

      Kaltim realisasikan gratis UKT 21.903 mahasiswa tahun 2025

      Selasa, 3 Februari 2026 7:30

      Kaltim siap menjadi pioner kemandirian pangan nasional

      Kaltim siap menjadi pioner kemandirian pangan nasional

      Minggu, 1 Februari 2026 9:45

      Kaltim perkuat akses jaminan kesehatan gratis di perbatasan

      Kaltim perkuat akses jaminan kesehatan gratis di perbatasan

      Jumat, 30 Januari 2026 17:37

      Polda Kaltim: 3.072 kendaraan ODOL dalam fase sosialisasi jelang 2027

      Polda Kaltim: 3.072 kendaraan ODOL dalam fase sosialisasi jelang 2027

      Rabu, 4 Februari 2026 20:36

      Inspektur Tambang Kaltim tegaskan lubang non-dokumen haram menganga

      Inspektur Tambang Kaltim tegaskan lubang non-dokumen haram menganga

      Rabu, 4 Februari 2026 20:32

      Kaltim optimalkan 188 puskesmas layani vaksinasi calon haji

      Kaltim optimalkan 188 puskesmas layani vaksinasi calon haji

      Rabu, 4 Februari 2026 16:10

      Pemkab Penajam bakal tambah penerima manfaat bantuan pendidikan

      Pemkab Penajam bakal tambah penerima manfaat bantuan pendidikan

      Rabu, 4 Februari 2026 11:17

      Pengembangan PLTN langkah strategis untuk ketahanan energi

      Pengembangan PLTN langkah strategis untuk ketahanan energi

      Kamis, 5 Februari 2026 4:36

      Akademisi Unmul: Akar masalah ada di partai politik

      Akademisi Unmul: Akar masalah ada di partai politik

      Rabu, 4 Februari 2026 22:15

      SAR Balikpapan selamatkan 12 pemancing terjebak cuaca buruk di laut

      SAR Balikpapan selamatkan 12 pemancing terjebak cuaca buruk di laut

      Senin, 2 Februari 2026 16:08

      BMKG Balikpapan ingatkan dampak pasang laut 2,8-3 meter

      BMKG Balikpapan ingatkan dampak pasang laut 2,8-3 meter

      Minggu, 1 Februari 2026 14:15

  • Ekonomi dan Pariwisata
    • Bapenda Kaltim: Pendapatan pajak alat berat melonjak 3.000 persen

      Bapenda Kaltim: Pendapatan pajak alat berat melonjak 3.000 persen

      Kamis, 5 Februari 2026 10:23

      Menkeu ingin ambil alih PNM dari BRI

      Menkeu ingin ambil alih PNM dari BRI

      Kamis, 5 Februari 2026 9:27

      Jebakan fiskal Kaltim di balik transisi ke energi hijau

      Jebakan fiskal Kaltim di balik transisi ke energi hijau

      Rabu, 4 Februari 2026 17:59

      Listrik nuklir 7 GW ditargetkan 2034, dibangun bertahap

      Listrik nuklir 7 GW ditargetkan 2034, dibangun bertahap

      Rabu, 4 Februari 2026 14:44

      BSN bina 2.575 UMKM tingkatkan daya saing

      BSN bina 2.575 UMKM tingkatkan daya saing

      Rabu, 4 Februari 2026 14:11

  • Olahraga
    • Mega termotivasibawa Pertamina Endoro ke posisi teratas

      Mega termotivasibawa Pertamina Endoro ke posisi teratas

      Kamis, 5 Februari 2026 6:24

      Rusia berpeluang tampil dalam Olimpiade 2028

      Rusia berpeluang tampil dalam Olimpiade 2028

      Rabu, 4 Februari 2026 18:06

      Indonesia ajukan diri tuan rumah Piala Asia 2031

      Indonesia ajukan diri tuan rumah Piala Asia 2031

      Rabu, 4 Februari 2026 17:46

      ANTARA komitmen sebagai mitra utama TVRI gelorakan Piala Dunia

      ANTARA komitmen sebagai mitra utama TVRI gelorakan Piala Dunia

      Selasa, 3 Februari 2026 20:52

      Pemprov Kaltim siapkan nobar Piala Dunia libatkan UMKM

      Pemprov Kaltim siapkan nobar Piala Dunia libatkan UMKM

      Selasa, 3 Februari 2026 17:36

  • Umum
    • Ada orang Palestina dalam komite nasional Dewan Perdamaian

      Ada orang Palestina dalam komite nasional Dewan Perdamaian

      Kamis, 5 Februari 2026 9:20

      Menkomdigi tekankan peran ANTARA dalam komunikasi publik pemerintah

      Menkomdigi tekankan peran ANTARA dalam komunikasi publik pemerintah

      Rabu, 4 Februari 2026 20:39

      Gibran dukung Pandji Pragiwaksono beri masukan untuk bangsa

      Gibran dukung Pandji Pragiwaksono beri masukan untuk bangsa

      Rabu, 4 Februari 2026 18:06

      Indonesia siapkan opsi keluar Dewan Perdamaian jika Palestina tidak merdeka

      Indonesia siapkan opsi keluar Dewan Perdamaian jika Palestina tidak merdeka

      Rabu, 4 Februari 2026 10:07

      Prabowo diusulkan sebagai nama perkampungan haji, Makkah

      Prabowo diusulkan sebagai nama perkampungan haji, Makkah

      Rabu, 4 Februari 2026 9:33

  • IKN
    • Otorita fokus rampungkan hunian dan perkantoran ASN di IKN

      Otorita fokus rampungkan hunian dan perkantoran ASN di IKN

      Rabu, 4 Februari 2026 12:11

      OIKN-BI tingkatkan ekonomi penyangga IKN melalui tanaman kopi

      OIKN-BI tingkatkan ekonomi penyangga IKN melalui tanaman kopi

      Rabu, 4 Februari 2026 11:18

      Pembangunan fisik Istana Wapres di IKN selesai

      Pembangunan fisik Istana Wapres di IKN selesai

      Selasa, 3 Februari 2026 17:37

      Kepala Otorita: pembangunan Masjid Negara IKN capai 98,4 persen

      Kepala Otorita: pembangunan Masjid Negara IKN capai 98,4 persen

      Selasa, 3 Februari 2026 15:06

      Jepang jajaki peluang investasi berkelanjutan di IKN

      Jepang jajaki peluang investasi berkelanjutan di IKN

      Sabtu, 31 Januari 2026 15:18

  • Foto
  • Video
    • KSOP Balikpapan tetapkan insiden kapal miring sebagai kecelakaan kerja

      KSOP Balikpapan tetapkan insiden kapal miring sebagai kecelakaan kerja

      Selasa, 3 Februari 2026 18:05

      TNI kawal pembangunan 1.500 gerai Kopdes Merah Putih di Kaltim-Kaltara

      TNI kawal pembangunan 1.500 gerai Kopdes Merah Putih di Kaltim-Kaltara

      Senin, 2 Februari 2026 18:04

      Pembangunan jalan Trans Kalimantan buka akses ke pedalaman

      Pembangunan jalan Trans Kalimantan buka akses ke pedalaman

      Jumat, 30 Januari 2026 16:36

      Sidang perdana ex-Kadin Kaltim, jaksa dakwa suap izin tambang Rp3,5 M

      Sidang perdana ex-Kadin Kaltim, jaksa dakwa suap izin tambang Rp3,5 M

      Kamis, 29 Januari 2026 21:14

      Warga buru ikan terdampak fenomena "air bangai" di Sungai Mahakam

      Warga buru ikan terdampak fenomena "air bangai" di Sungai Mahakam

      Kamis, 29 Januari 2026 14:04

Orang Balik, di antara perusahaan kayu, sawit, dan IKN

Oleh Novi Abdi Jumat, 16 Mei 2025 18:34 WIB

Orang Balik, di antara perusahaan kayu, sawit, dan IKN

Titik Nol Ibu Kota Negara (IKN)  Nusantara saat masih dikelilingi pohon-pohon akasia tanaman PT ITCI Hutani Manunggal (IHM) menjelang dikebutnya pembangunan IKN pada 2022. (ANTARA/novi abdi)

Balikpapan (ANTARA) - Tahun 1968 adalah tanda dimulainya cara baru dalam mengelola kekayaan alam Indonesia. Pemerintah mengizinkan pemodal asing masuk untuk menebang hutan atau menggali tambang. .

Di Papua, diantaranya perusahaan dengan modal dari Amerika Serikat, Freeport, mulai menggali tembaga dan emas.

“Di Sepaku tahun 1968 masuk PT ITCI, perusahaan penebangan kayu,” kata Sabardin, tokoh pengurus Forum Kesepakatan Masyarakat Sepaku (FKMS) dan kemenakan Kepala Adat Orang Balik, Sibukdin.

Pada tahun itu, Internasional Timber Corporation Indonesia (ITCI) adalah perusahaan juga dengan modal dari Amerika Serikat.

Perusahaan diberikan Hak Pengusahaan Hutan (HPH) seluas hampir 180.000 hektare dengan durasi hingga 30 tahun..Ada juga PT Weyerhaeuser yang induknya berada di Seattle, juga Amerika Serikat.

Weyerhaeuser Company adalah perusahaan kehutanan dan pengelolaan lahan yang telah beroperasi selama lebih dari 100 tahun, dengan konsesi di berbagai belahan dunia. Namun, tidak hanya sebagai kontraktor. “Ada juga PT Sita mulai beroperasi bareng ITCI sejak 1968,” lanjut Sabardin.

Pada 1976 ITCI mendirikan PT ITCI Hutani Manunggal (IHM) dengan konsesi seluas 161.127 hektare. Berbeda dari ITCI, IHM bukan perusahaan penebangan, tetapi perusahaan hutan tanaman industri.

Lahan yang dikelola ditanami kembali dengan akasia dan eukaliptus, pohon yang digunakan untuk industri bubur kertas (pulp).

ITCI pun menjadi raksasa industri kayu sepanjang 1970-an hingga 1980-an di Kalimantan Timur, berbarengan dengan perusahaan lain seperti Barito Pacific Timber milik Prajogo Pangestu di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.

Dalam kejayaannya, ITCI royal menyediakan berbagai fasilitas bagi ribuan karyawan. Seperti diingat banyak orang di Balikpapan, kompleks perumahan karyawan ITCI di Sepaku bagaikan kota di tengah rimba, benderang dengan lampu neon dan bola lampu pijar saat malam tiba.

Kota ini lengkap dengan fasilitas rumah gratis, sekolah dari TK hingga SMA, rumah ibadah, rumah sakit, hingga fasilitas olahraga yang semuanya tersedia tanpa biaya.

Bahkan, air bersih dan listrik diberikan gratis, menjadikan kehidupan para karyawan relatif makmur. Setiap minggu ada kapal menuju Balikpapan, yang menjadi momen istimewa bagi karyawan dan keluarganya untuk berlibur, berbelanja, atau menonton film di bioskop.

Di komplek perumahan ini berdasarkan cerita banyak sumber, hidup berdampingan ribuan karyawan ITCI dari berbagai daerah, etnis, dan agama di Indonesia, termasuk Orang Balik, Orang Kutai, dan suku-suku lain di Kalimantan.

Namun, perubahan adalah keniscayaan. ITCI menghadapi kesulitan keuangan pada 1985. Kebijakan baru pemerintah seperti larangan ekspor kayu gelondongan membuat pendapatan menurun drastis. Sementara itu, biaya operasional tinggi semakin sulit ditutupi.

Tahun itu, ITCI berubah menjadi ITCI Kartika Utama (ITCI-KU) dengan masuknya Yayasan Kartika Eka Paksi—yayasan yang dibuat oleh TNI Angkatan Darat untuk kesejahteraan prajurit. Kedekatan dengan militer mendorong Jenderal TNI Rudini, yang saat itu menjadi Kepala Staf Angkatan Darat, untuk membantu perusahaan ini.

Meskipun bertahan, kejayaan ITCI tetap meredup. Memasuki tahun 2000-an, perusahaan kembali mengalami kesulitan finansial, menyebabkan banyak karyawan dirumahkan.

Pada saat itulah pengusaha Hashim Djojohadikusumo mulai dikaitkan dengan ITCI-KU, hingga akhirnya secara resmi menjadi Direktur Utama seperti yang tertera dalam Administrasi Hukum Umum (AHU) Kementerian Hukum dan HAM sejak 2024.

Lahan ITCI dan IHM inilah diambil kembali oleh negara dan digunakan untuk membangun kawasan utama Ibu Kota Negara (IKN).

Berdasarkan keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) pada Oktober 2019, luas konsesi PT IHM yang dilepas ke negara untuk pembangunan IKN adalah sekitar 41.000 hektare.

“Kalau transmigrasi itu tahun 1975–1977. Saya masih anak-anak tahun itu,” lanjut Sabardin mengingat.

Wilayah transmigrasi sebagian besar berada di timur Sepaku, ke arah Mentawir dan lahan konsesi PT Inhutani, badan usaha milik negara (BUMN) di bidang kehutanan.

Transmigrasi adalah program pemerintah untuk mengurangi kepadatan penduduk di Pulau Jawa. Keluarga-keluarga dari Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat dipindahkan ke Sepaku, yang dalam pandangan saat itu adalah hutan lebat dan tanah belum tergarap.

Para transmigran diberikan jatah lahan seperempat hektare untuk pekarangan dan 2 hektare untuk lahan berladang atau berkebun, atau juga sawah, tergantung kondisi lahannya.

Selain tanah, mereka juga mendapatkan rumah sederhana, bantuan alat pertanian, serta pendampingan dari pemerintah selama beberapa tahun agar bisa mandiri.

Berbeda dengan karyawan PT ITCI, kehidupan transmigran di masa awal sungguh berat. Infrastruktur yang ada baru setengah jadi.

Iklim, budaya, dan ekonomi di Sepaku sangat berbeda dengan kampung halaman mereka. Banyak yang harus beradaptasi dengan cara bertani yang baru, menghadapi kondisi tanah yang berbeda, serta berusaha membangun komunitas di lingkungan yang masih asing.

Banyak yang menyerah, menjual lahannya dan pulang kembali ke tempat asal. Namun, seiring waktu, banyak dari mereka yang berhasil menyesuaikan diri dan menjadikan Sepaku sebagai rumah baru.

Program transmigrasi ini terus berlanjut hingga tahun 2000-an. Pada tahun 2023, jumlah penduduk di Kecamatan Sepaku sekitar 38.000 jiwa, yang 70 persennya atau sekitar 26 ribu lebih adalah transmigran dan keturunannya.

Mereka bekerja di pertanian, perkebunan, dan industri kehutanan, atau membuat usaha sendiri di bidang lain seperti perdagangan dan jasa.

Menurut Badan Registrasi Wilayah Adat (BRWA), lembaga yang didirikan Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) bersama sejumlah organisasi masyarakat sipil lainnya di brwa.co.id di awal program transmigrasi tersebut, salah satu pemimpin Orang Balik adalah Pembakal Hawa.

“Pembakal Hawa memberikan izin stempel bagi para transmigran yang ingin menetap,” tulis laman brwa.co.id.

Perkebunan kelapa sawit skala besar juga dikembangkan di Sepaku oleh perusahaan. Masyarakat, terutama transmigran-pendatang, juga menanam sawit karena harapan pendapatan yang besar dan stabil yang diberikan komoditas tersebut.

Dalam kesempatan berbeda, Sibukdin dan Sabardin menyampaikan hal yang lebih kurang sama, bahwa sejak perusahaan-perusahaan tersebut mulai beroperasi, mereka tidak lagi bisa berladang secara adat.

Orang Balik juga tidak bisa lagi berburu di dekat-dekat kampung atau rumahnya karena payau (rusa) dan hewan lain pergi mencari hutan yang masih asri.

Konflik dengan perusahaan juga jadi kerap dan ada yang meledak menjadi kasus hukum. Saat ini masih berlangsung sidang di Pengadilan Negeri Penajam Paser Utara. Para warga menjadi terdakwa dengan tuduhan penyerobotan lahan Hak Guna Bangunan (HGB) PT ITCI Kartika Utama.

Syafarudin, Syahdin, Hasanudin, dan Rudiansyah menghadapi konflik yang berlangsung sejak 2017. Sejumlah luas kawasan di Desa Telemow yang merupakan tempat tinggal dan lahan pertanian garapan warga secara turun-temurun sejak 1940-an, diklaim PT ITCI Kartika Utama sebagai bagian dari Hak Guna Bangunan (HGB) yang dipegangnya.

Konflik yang mirip terjadi antara masyarakat Orang Balik di Pemaluan dengan perusahaan perkebunan kelapa sawit PT Agro Indomas. Perusahaan menggusur kebun karet, kebun buah durian-rambutan dan kebun pisang milik warga dengan klaim kebun-kebun tersebut termasuk dalam izin perusahaan.

Warga yang marah dan menghalangi penggusuran sempat digelandang ke Polsek Sepaku. Senjata tajam, yang sebenarnya alat pertanian, yang dibawa warga disita. Untunglah setelah diproses dimintai keterangan warga tidak ditahan dan boleh pulang.

“Sekarang konflik itu terus berlanjut dengan dibangunnya fasilitas pengambilan air baku (intake) untuk kebutuhan air bersih. Saat pembangunan intake tersebut, situs Batu Badok dan Batu Tukar Tondoi yang ada di tepi sungai digusur oleh eskavator.

Batu Badok tempat orang-orang Balik membayar niat. Batu Tukar Tondoi jadi wadah persembahan untuk leluhur. Kuburan tua para leluhur juga ada di sekitar situ. Semua tempat itu dianggap sakral.

Memang, sementara proyek infrastruktur di lahan yang dikuasai ITCI bisa dibilang bebas masalah, namun pembangunan infrastruktur pendukung seperti jalan tol, bandara, waduk, bendungan, intake, dan program normalisasi Sungai Sepaku yang berada di luar kawasan ITCI dan membutuhkan area yang luas, mau tak mau menghadirkan konflik.

Di awal, ada musyawarah dengan masyarakat untuk menyampaikan proyek, kebutuhan lahan, dan tawaran uang ganti lahan. Ada juga sistem konsinyasi bagi warga yang masih harus menyelesaikan status kepemilikan di dalam keluarga seperti tanah warisan. Pemerintah menitipkan uangnya ke pengadilan negeri.

“Nilai konsinyasi sering kali tidak sama dengan harga pasar lahan. Masyarakat mau tidak mau, daripada tidak dapat apa-apa, ya diambil juga,” kata Usman lagi, yang lahan keluarganya terkena proyek sebagai upaya pencegahan banjir normalisasi Sungai Sepaku.

Memang, kata Usman, ganti rugi dari pemerintah sebenarnya tidak selalu tidak sesuai permintaan warga. Pada proyek normalisasi Sungai Sepaku, nilai pembayaran harga lahan warga terdampak di tahap kedua oleh Kementerian PUPR cukup untuk membeli lahan atau membangun rumah baru sehingga warga merasa senang.

“Tapi yang dapat pembayaran pada tahap ketiga, nilai kompensasinya tidak cukup untuk beli lahan yang luasnya sama dari yang terdampak. Juga bila yang kena rumah, tidak cukup untuk bangun rumah baru yang ukurannya sama,” kata Usman.

“Padahal ya kita tinggal di lingkungan yang sama di situ juga,” kata Usman garuk kepala.

Kearifan lokal IKN

Deputi Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Otorita IKN Myrna Asnawati Safitri sangat menyadari hal tersebut.

Karena itu, Kedeputian Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam menyiapkan Rancangan Peraturan Kepala (Ranperka) Otorita IKN agar tercipta kepastian hukum bagi kearifan lokal di Ibu kota baru Indonesia.

Juga sebagai wujud pengakuan, perlindungan, dan pemajuan kearifan lokal dalam mendukung pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) agar selaras dengan alam.

"Jika membahas kearifan lokal, tentu saja kompleksitasnya tinggi karena yang dihadapi adalah masyarakat dan adat yang memiliki sejarah masing-masing. Tapi, IKN akan terus berusaha untuk membangun sistem terbaik dan berkomunikasi secara terbuka untuk memudahkan masyarakat, dengan tetap selaras dengan alam dan inklusif," jelas Myrna.

Karena itu, sambung Myrna, konsep Ranperka Otorita IKN disampaikan kepada seluruh unsur pemerintah, lembaga, organisasi, dan masyarakat terkait untuk mendapatkan saran dan tanggapan guna penyempurnaan draf kebijakan dan aplikatif di lapangan.

Otorita IKN berkomitmen untuk tidak menghilangkan apa yang sudah ada di masyarakat dan pembahasan akan terus dilakukan di internal IKN dan dengan kementerian/lembaga lain guna menemukan jalan terbaik dalam perlindungan kearifan lokal.

"IKN selalu terbuka untuk terus berdiskusi dan berdialog kepada masyarakat. Karena bagaimanapun kebijakan yang dibuat akan berdampak kepada masyarakat. Jadi kami selalu mencoba untuk meminimalkan persoalan dan mengoptimalkan komunikasi seperti ini sampai kebijakan ditetapkan," kata Myrna.

Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono, menyatakan komitmen otorita untuk melaksanakan pembangunan yang berlandaskan Bhineka Tunggal Ika, yaitu IKN merupakan perwujudan budaya nasional yang memberi ruang pada kebudayaan lokal.

"Pembangunan IKN dilaksanakan secara holistik atau menyeluruh. Tidak hanya fisik, tapi termasuk pada pembangunan sosial dan lingkungannya," kata Basuki tentang konsep kebudayaan dan konservasi dalam membangun IKN sebagai kota hutan berkelanjutan.

Basuki menjelaskan, IKN akan menjadi "living lab" untuk membangun kota dengan konsep-konsep terbaru.

“Bagaimana konsep-konsep itu akan saling berinteraksi, dari sosial, budaya, ekonomi, teknologi, dan sebagainya akan sangat menarik,” tambahnya.

Bahkan, Basuki Hadimuljono memastikan terdapat kawasan cagar budaya di tanah masyarakat adat IKN. "Kami membuka kemungkinan adanya heritage area," ujarnya lagi.

Basuki Hadimuljono menegaskan masyarakat adat atau lokal di wilayah itu tetap merupakan warga IKN. Dia juga berusaha semaksimal mungkin untuk menaikkan taraf kehidupan warga dan suku lokal.

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara juga telah berupaya melestarikan adat istiadat lokal dengan membuat payung hukum, berupa Peraturan Daerah atau Perda Nomor 2 Tahun 2017.

Regulasi tersebut berisi mengenai pelestarian dan perlindungan adat serta budaya lokal. Dengan adanya payung hukum itu, maka Suku Balik tidak perlu khawatir tergusur dari wilayah adat atau tempat tinggal karena keberadaan IKN.

Editor : M.Ghofar
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Whatsapp
  • facebook
  • twitter
  • email
  • pinterest
  • print

Berita Terkait

Otorita fokus rampungkan hunian dan perkantoran ASN di IKN

Otorita fokus rampungkan hunian dan perkantoran ASN di IKN

22 jam lalu

OIKN-BI tingkatkan ekonomi penyangga IKN melalui tanaman kopi

OIKN-BI tingkatkan ekonomi penyangga IKN melalui tanaman kopi

23 jam lalu

Pembangunan fisik Istana Wapres di IKN selesai

Pembangunan fisik Istana Wapres di IKN selesai

3 Februari 2026 17:37

Kepala Otorita: pembangunan Masjid Negara IKN capai 98,4 persen

Kepala Otorita: pembangunan Masjid Negara IKN capai 98,4 persen

3 Februari 2026 15:06

"Warga Kecamatan Sepaku yang baru terlayani air bersih sekitar 22 persen

"Warga Kecamatan Sepaku yang baru terlayani air bersih sekitar 22 persen

2 Februari 2026 12:12

Jepang jajaki peluang investasi berkelanjutan di IKN

Jepang jajaki peluang investasi berkelanjutan di IKN

31 Januari 2026 15:18

Bupati: Rencana pembangunan Kabupaten Penajam terintegrasi dengan IKN

Bupati: Rencana pembangunan Kabupaten Penajam terintegrasi dengan IKN

30 Januari 2026 13:46

Otorita perkuat ketahanan pangan sebagai fondasi kualitas SDM IKN

Otorita perkuat ketahanan pangan sebagai fondasi kualitas SDM IKN

29 Januari 2026 15:17

Terpopuler

Pembangunan fisik Istana Wapres di IKN selesai

Pembangunan fisik Istana Wapres di IKN selesai

Bupati: Rencana pembangunan Kabupaten Penajam terintegrasi dengan IKN

Bupati: Rencana pembangunan Kabupaten Penajam terintegrasi dengan IKN

Otorita fokus rampungkan hunian dan perkantoran ASN di IKN

Otorita fokus rampungkan hunian dan perkantoran ASN di IKN

PBNU: Indonesia ikut Board of Peace adalah keputusan tepat

PBNU: Indonesia ikut Board of Peace adalah keputusan tepat

Otorita perkuat ketahanan pangan sebagai fondasi kualitas SDM IKN

Otorita perkuat ketahanan pangan sebagai fondasi kualitas SDM IKN

Top News

  • Menkeu ingin ambil alih PNM dari BRI

    Menkeu ingin ambil alih PNM dari BRI

    1 jam lalu

  • Ada orang Palestina dalam komite nasional Dewan Perdamaian

    Ada orang Palestina dalam komite nasional Dewan Perdamaian

    1 jam lalu

  • Baznas tetapkan zakat fitrah tahun ini Rp50 ribu

    Baznas tetapkan zakat fitrah tahun ini Rp50 ribu

    1 jam lalu

  • Menkomdigi tekankan peran ANTARA dalam komunikasi publik pemerintah

    Menkomdigi tekankan peran ANTARA dalam komunikasi publik pemerintah

    14 jam lalu

  • Gibran dukung Pandji Pragiwaksono beri masukan untuk bangsa

    Gibran dukung Pandji Pragiwaksono beri masukan untuk bangsa

    16 jam lalu

Antara News kaltim
kaltim.antaranews.com
Copyright © 2026
  • Top News
  • Terkini
  • RSS
  • Twitter
  • Facebook
  • Seputar Kaltim
  • Ekonomi & Pariwisata
  • Olahraga
  • English Version
  • Lintas Daerah
  • Ketentuan Penggunaan
  • Tentang Kami
  • Pedoman
  • Kebijakan Privasi
  • BrandA
  • ANTARA Foto
  • Korporat
  • PPID
  • www.antaranews.com
  • Antara Foto
  • IMQ
  • Asianet
  • OANA
notification icon
Dapatkan Berita Terkini khusus untuk anda dengan mengaktifkan notifikasi Antaranews.com