Balikpapan (ANTARA) - Telkomsel memperkuat posisinya sebagai penyedia layanan 5G terdepan di Indonesia dengan memperluas cakupan jaringan di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur. Ekspansi ini ditandai dengan penambahan 20 Base Transceiver Station (BTS) baru sehingga total 5G BTS di Balikpapan mencapai 38 unit.
General Manager Region Network Operations and Productivity Kalimantan, Wendy Adewijaya, mengatakan ekspansi ini menyasar kawasan dengan penetrasi perangkat 5G yang tinggi, termasuk bandara, pusat perbelanjaan, kawasan residensial, rumah sakit, dan area publik. “Kami ingin menghadirkan pengalaman digital terbaik bagi pelanggan di Balikpapan dengan jaringan 5G yang lebih luas dan stabil,” ujarnya, Sabtu.
Telkomsel mencatat kecepatan unduh (download throughput) jaringan 5G di Balikpapan mencapai puncak 597 Mbps dengan rata-rata 240 Mbps. Sementara kecepatan unggah (upload throughput) mencapai puncak 108 Mbps dengan rata-rata 43 Mbps, serta latency rendah antara 16 hingga 23 milidetik.
Selain memperluas jaringan 5G, Telkomsel juga menghadirkan layanan konvergensi Telkomsel One yang menggabungkan internet rumah IndiHome dengan layanan mobile Telkomsel dalam satu paket.
General Manager Household Consumer Business Region Kalimantan, Fahmy Rojali, menjelaskan Telkomsel One menawarkan kecepatan internet rumah mulai 50 Mbps hingga 300 Mbps, kuota keluarga 15–30 GB yang bisa dibagi hingga enam anggota, serta layanan video streaming populer. “Telkomsel One memberikan pengalaman broadband dan digital yang lebih baik dengan harga mulai Rp270 ribu per bulan,” katanya.
Paket Telkomsel One Dynamic hadir dengan dua pilihan utama, yakni Dynamic 100 Mbps + 15–30 GB dan Dynamic 100 Mbps + TV + 15–30 GB. Paket ini mencakup akses ke lebih dari 110 saluran TV lokal maupun internasional serta layanan video streaming seperti Prime Video, Vidio, Lionsgate Play, Viu, dan lainnya.
Telkomsel menegaskan tema “Unlock The Future with Solutions Beyond Connectivity” bukan hanya berbicara pemanfaatan teknologi 5G broadband, tetapi juga solusi nilai tambah berbasis kecerdasan buatan (AI), Internet of Things (IoT), dan platform digital canggih lainnya.
GM Corporate Communications Telkomsel, Isti Ayu Sofiyanti, menyatakan perusahaan berkomitmen menghadirkan produk dan layanan digital yang relevan dengan kebutuhan pelanggan. “Kami ingin menjadi mitra masyarakat dalam memanfaatkan teknologi untuk kehidupan yang lebih produktif dan berdaya saing,” ujarnya.
Telkomsel mencatat di Kalimantan terdapat lebih dari 34 ribu BTS, termasuk 154 BTS 5G, dengan cakupan 4G mencapai 93 persen populasi. Jaringan IndiHome juga sudah hadir di 452 kecamatan di seluruh Kalimantan.
Dengan ekspansi 5G di Balikpapan dan layanan Telkomsel One, Telkomsel menegaskan komitmennya mendukung pemerataan akses internet dan transformasi digital di Indonesia.
