Samarinda (ANTARA) - Bagi Mush’ab Al Ma’Ruf, beasiswa bukan sekadar keringanan biaya kuliah. Beasiswa adalah jendela. Dari jendela itu, ia melihat cakrawala yang tak pernah dibayangkan saat pertama kali menapakkan kaki di kampus Universitas Mulawarman.
Pada 2018, Mush’ab menerima Beasiswa TELADAN dari Tanoto Foundation. Dari sinilah jalannya berubah. Tak hanya menerima bantuan biaya pendidikan, ia juga mendapat pelatihan kepemimpinan, pengembangan diri, dan akses ke jaringan profesional yang memperluas perspektifnya tentang masa depan.
“Saya merasa didorong untuk tidak hanya belajar di ruang kuliah, tapi juga tumbuh sebagai individu yang siap menghadapi tantangan dunia kerja,” kenangnya.
Setelah lulus, Mush’ab memulai karier di bidang sumber daya manusia. Tapi ada sesuatu yang mengganjal. Ia merasa ilmunya di bidang hukum tak cukup terpakai. “Saya ingin terjun langsung ke dunia hukum, bukan sekadar bersinggungan di pinggirannya,” ujarnya.
Ia pun mengambil keputusan besar, beralih jalur karier dan memulai dari awal sebagai staf legal di sebuah perusahaan. Kini, ia menjabat sebagai Legal and Permit Staff di Kaltim Industrial Estate, menangani urusan kontrak kerja, audit hukum, regulasi internal, hingga memberi nasihat kepada direksi.
“Dunia hukum menuntut ketelitian ekstrem. Tapi justru di situlah letak tantangannya. Saya belajar untuk berpikir tajam, logis, dan tetap berpijak pada etika,” katanya.
Bukan hanya pelatihan formal yang membentuk Mush’ab. Selain membekali dengan pelatihan karier seperti Career Preparation, Program TELADAN Tanoto Foundation Training juga memberikan pengalaman bermakna di luar kelas dan ruang tumbuh secara sosial.
Ia aktif dalam program desa binaan, mengajar anak-anak sekolah dasar saat akhir pekan, bahkan menggagas inovasi tak biasa: permen jilat untuk sapi dalam program peternakan berkelanjutan.
“Sebagai penerima program beasiswa TELADAN, kami didorong untuk tidak hanya berprestasi, tapi juga berkontribusi. Prinsipnya jelas: berintegritas dan memberi manfaat bagi lingkungan sekitar,” ungkapnya.
Kini Mush’ab tak hanya ingin menjadi praktisi hukum yang andal. Ia tengah merancang masa depan sebagai pengusaha di bidang yang sama. “Saya ingin menciptakan lapangan kerja sendiri. Itu target besar saya hasil dari semua pengalaman yang saya kumpulkan sejauh ini,” ujarnya dengan mantap.
Di sela kesibukannya, ia masih rutin berdiskusi soal peluang bisnis dengan rekan-rekannya. Baginya, mimpi besar harus dijaga dengan langkah-langkah kecil yang konsisten.
Untuk generasi muda, ia punya pesan: “Kalau kamu ingin berkembang, kamu perlu ruang yang bisa mendorong potensi terbaikmu. Tanoto Foundation memberi saya ruang itu.”
Pendaftaran Beasiswa TELADAN 2026 Telah Dibuka
Tanoto Foundation kembali membuka pendaftaran Beasiswa TELADAN angkatan 2026, dari 1 Juli hingga 7 September 2025. Program ini terbuka bagi mahasiswa semester pertama dari 10 perguruan tinggi mitra Tanoto Foundation.
Apa saja yang ditawarkan?
Beasiswa penuh: biaya kuliah dan tunjangan hidup bulanan.
Pelatihan kepemimpinan selama 3,5 tahun, dari semester 2 hingga semester 8.
Dukungan finansial tambahan untuk kompetisi, konferensi, dan sertifikasi.
Peluang program internasional: summer course, student exchange, volunteering.
Akses magang di jaringan mitra industri Tanoto Foundation.
Dana riset dan kesempatan penelitian kolaboratif.
Jaringan alumni global yang aktif dan tersebar di berbagai negara.
Kabar baik tahun ini: mahasiswa penerima Kartu Indonesia Pintar-Kuliah (KIP-K) juga bisa mendaftar, selama terdaftar sebagai mahasiswa baru di kampus mitra.
Informasi lengkap dan pendaftaran: bit.ly/JadiTELADAN2026
