DPK berupaya meningkatkan pelayanan pengunjung dengan menyediakan lesehan di lantai tiga, ada 'drink station' agar pemustaka bisa minum di tempat tanpa perlu keluar perpustakaan
Samarinda (ANTARA) - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Kalimantan Timur menawarkan pengalaman literasi modern yang memanjakan pengunjung melalui fasilitas zona baca berkonsep lesehan sembari rebahan hingga layanan kopi gratis.
"DPK berupaya meningkatkan pelayanan pengunjung dengan menyediakan lesehan di lantai tiga, ada 'drink station' agar pemustaka bisa minum di tempat tanpa perlu keluar perpustakaan," kata Kepala Bidang Layanan, Otomasi dan Kerjasama Perpustakaan DPK Kaltim Sri Rezeki Marietha di Samarinda, Rabu.
Ia menjelaskan bahwa transformasi ruang baca ini memungkinkan masyarakat untuk menikmati koleksi buku dengan posisi yang jauh lebih santai atau bahkan sembari rebahan yang nyaman.
Daya tarik perpustakaan daerah ini semakin bertambah dengan tersedianya fasilitas "drink station" yang menyajikan pilihan minuman seperti air putih, teh, dan kopi bagi pemustaka.
Ia mempersilakan para pengunjung untuk membawa botol minum atau tumbler pribadi dari rumah guna melakukan isi ulang air di stasiun minuman tersebut.
Ia juga memastikan suasana membaca di area baru tersebut kini jauh lebih sejuk karena pihaknya telah menambah unit pendingin udara (AC) dari lantai dua hingga tiga.
Kenyamanan area lesehan di lantai tiga tersebut juga didukung dengan ketersediaan akses stopkontak untuk memfasilitasi kebutuhan diskusi maupun akses internet pengunjung.
Terkait ketertiban, ia mengingatkan bahwa pemustaka hanya diperbolehkan menikmati camilan ringan dan minuman di area khusus "drink station" demi menjaga kebersihan ruang baca.
"Aturan larangan membawa makanan berat masuk ke dalam area koleksi buku tetap diberlakukan untuk mencegah kerusakan aset pustaka dan gangguan kenyamanan," jelasnya.
Ia menegaskan bahwa peningkatan kenyamanan fasilitas fisik ini berjalan beriringan dengan komitmen lembaga untuk menambah koleksi buku fisik terbaru setiap tahunnya.
"Strategi pengembangan perpustakaan tersebut dilakukan demi menjadikan perpustakaan sebagai destinasi favorit warga Kalimantan Timur dan upaya meningkatkan minat literasi," ujar Sri Rezeki Marietha.
Pewarta: Ahmad RifandiEditor : Rahmad
COPYRIGHT © ANTARA 2026