Penajam Paser Utara (ANTARA) - Kantor Imigrasi Kelas I Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Balikpapan, Kalimantan Timur memperkuat program berbasis masyarakat sebagai bagian dari pelayanan keimigrasian di wilayah kerja lembaga itu.
"Penguatan program berbasis masyarakat bagian dari pelayanan keimigrasian terus diperkuat," ujar Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Balikpapan Adi Fachmianur, di Penajam, Kamis, ketika ditanyakan terkait koordinasi yang dilakukan dengan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara.
"Salah satu program yang dijalankan berupa Desa Binaan Imigrasi di Desa Girimukti," tambahnya.
Desa Binaan Imigrasi difokuskan pada edukasi dan pendampingan masyarakat terkait administrasi keimigrasian sebagai langkah memperluas akses layanan, sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap dokumen keimigrasian.
Koordinasi lintas sektor juga terus dilakukan, terutama untuk mendukung mobilitas penduduk dan aktivitas ekonomi yang semakin berkembang di wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara.
Adi Fachmianur mengatakan, Kantor Imigrasi Balikpapan membuka ruang kolaborasi dengan pemerintah kabupaten guna menyesuaikan layanan dengan kebutuhan di lapangan serta memperkuat sinergi agar layanan keimigrasian bisa dirasakan langsung masyarakat.
Posisi Kabupaten Penajam Paser Utara sebagai daerah strategis berbatasan langsung dengan kawasan IKN menuntut kesiapan berbagai sektor, termasuk layanan keimigrasian yang cepat dan terintegrasi.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara Tohar mengatakan sinergi dengan instansi vertikal sangat penting guna memastikan pelayanan publik berjalan optimal, termasuk juga sektor keimigrasian yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
"Koordinasi antara imigrasi dan pemerintah kabupaten harus diperkuat, seiring meningkatnya kebutuhan layanan administrasi keimigrasian sebagai daerah penyangga IKN di wilayah Provinsi Kalimantan Timur," kata Tohar.
Baca juga: Kantor Imigrasi manfaatkan MPP Kukar layani paspor satu hari
Pewarta: Nyaman Bagus PurwaniawanEditor : Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2026