Samarinda (ANTARA) - Tanoto Foundation dan Pemerintah Kabupaten Tana Tidung, Kalimantan Utara, menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) tentang pengembangan sumber daya manusia di bidang pendidikan dasar, sebagai kelanjutan kemitraan strategis yang telah terjalin sejak 2021.
Penandatanganan dilakukan di Kantor Tanoto Foundation Jakarta oleh Bupati Tana Tidung Ibrahim Ali dan Head of Learning Environment Tanoto Foundation Margaretha Ari Widowati. Kesepakatan Bersama ini berlaku selama lima tahun, dengan ruang lingkup pengembangan kepemimpinan pembelajaran serta peningkatan literasi dan numerasi siswa.
“Sejauh ini Kabupaten Tana Tidung berhasil menunjukkan capaian positif dalam Rapor Pendidikan Nasional 2025,” kata Bupati Kabupaten Tana Tidung, Ibrahim Ali dalam keterangan tertulis yang diterima di Samarinda, Minggu.
Pada Rapor Pendidikan Nasional 2025, tingkat literasi Kabupaten Tana Tidung mencapai 84,06%, sementara tingkat numerasi 76,26%. Jumlah ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.
Ibrahim Ali menyebutkan, peningkatan ini turut didukung oleh kerja sama dengan Tanoto Foundation beberapa tahun terakhir yang berfokus pada penguatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) pendidikan, termasuk pengembangan fasilitator daerah yang sekarang berkembang menjadi guru penggerak, fasilitator pembelajaran mendalam, fasilitator koding, serta guru bersertifikat profesional.
"Tanoto Foundation percaya bahwa pendidikan berkualitas adalah hak setiap anak. Melalui perpanjangan MoU ini, kami memperkuat komitmen untuk mendukung Pemerintah Kabupaten Tana Tidung dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang inklusif dan inovatif,” jelas Head of Learning Tanoto Foundation, Margaretha Ari Widowati.
“Ini juga menjadi wujud komitmen kami untuk bergerak bersama, menuju masa depan anak Indonesia yang lebih berkualitas. Kami optimis anak-anak Tana Tidung akan tumbuh menjadi generasi yang kritis, kreatif, dan siap menghadapi tantangan global," sebut Ari.

Turut hadir istri Bupati Tana Tidung Vamelia Ibrahim, yang juga Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara, Arman Jauhari, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Tana Tidung, serta Saharin, Kepala Bappeda dan Litbang Kabupaten Tana Tidung, beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Tana Tidung.
Pemerintah Kabupaten Tana Tidung dan Tanoto Foundation mengajak seluruh pemangku kepentingan, termasuk komunitas pendidik, orang tua, dan organisasi masyarakat, untuk mendukung inisiatif ini.
Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan menjadi model bagi daerah lain di Indonesia dalam membangun sistem pendidikan yang inklusif dan berbasis data. (Adv)
