Penajam Paser Utara (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, menyusun strategi pemenuhan kebutuhan tenaga pendidik atau guru di sekolah agar layanan pendidikan di wilayah kabupaten setempat dapat berjalan optimal.

"Dilakukan pemetaan untuk mengetahui sekolah yang kurang guru," ujar Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Penajam Paser Utara Andi Singkerru, Rabu, ketika ditanya menyangkut layanan pendidikan di Penajam.

"Juga pendataan ulang terhadap tenaga pendidik yang sudah pensiun maupun yang akan segera memasuki batas usia pensiun," tambahnya.

Kemudian, kata dia, meminta seluruh pejabat teknis di lingkungan Disdikpora Kabupaten Penajam Paser Utara bekerja lebih aktif memantau kondisi di lapangan, termasuk memastikan laporan kebutuhan guru tersusun lengkap dan akurat.

Langkah tersebut merupakan dasar penyusunan strategi pemenuhan kebutuhan guru, kata dia, melalui usulan formasi baru maupun penataan distribusi tenaga pendidik yang ada.

Lebih lanjut ia mengatakan tercatat jumlah tenaga pendidik yang tergabung dalam Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Penajam Paser Utara  lebih kurang 2.448 orang.

"Terdata 38 guru pensiun pada 2025 dan 40 guru masuk masa pensiun pada 2026," katanya.

Pemenuhan kebutuhan tenaga pendidik menjadi prioritas, kata dia, agar proses belajar mengajar di sekolah tidak terganggu, dan layanan pendidikan tetap berjalan normal di seluruh wilayah kabupaten.

Dengan banyaknya purnatugas alias pensiun tersebut, lanjutnya, kebutuhan guru kembali ke titik awal setelah sempat tertutupi melalui skema pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Pengangkatan PPPK pada periode sebelumnya banyak diisi tenaga pendidik yang sudah lama mengabdi, tetapi setelah guru-guru senior pensiun kebutuhan guru kembali muncul, sehingga perlu dilakukan upaya agar tidak terjadi kekosongan tenaga pendidik di sekolah.

Gelombang pensiun itu, kata dia, berdampak pada ketersediaan tenaga pengajar di sejumlah sekolah.

Baca juga: Menteri sebut anggaran pendidikan 2026 tidak dipangkas untuk MBG



Pewarta: Nyaman Bagus Purwaniawan
Editor : Imam Santoso

COPYRIGHT © ANTARA 2026