Balikpapan (ANTARA) - Bandara Sepinggan Balikpapan mengantisipasi lonjakan penumpang pada masa libur Lebaran 2026 dengan penguatan keamanan dan layanan dalam fasilitas terminal, navigasi penerbangan, hingga koordinasi lintas instansi.
General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Sepinggan, R. Iwan Winaya Mahdar, di Balikpapan, baru-baru ini, mengatakan peningkatan volume penerbangan dan kepadatan terminal pada periode Lebaran memerlukan antisipasi yang terukur.
Berdasarkan tren dua tahun terakhir, pergerakan penumpang pada masa angkutan lebaran di Bandara Sepinggan diperkirakan berada di kisaran 20.000–22.000 penumpang per hari. Jumlah itu mengikuti pola puncak arus mudik dan balik libur Idul Fitri pada 2024–2025.
Iwan mengatakan total pergerakan pada periode mudik 2026 berpotensi mendekati 330.000 penumpang, sesuai dengan peningkatan mobilitas masyarakat dan pekerja di kawasan Balikpapan dan Ibu Kota Nusantara (IKN).
“Koordinasi lintas stakeholder adalah kunci penyelenggaraan angkutan udara yang aman, lancar, dan nyaman. Peningkatan pergerakan penumpang menuntut langkah antisipatif yang terkoordinasi,” ujarnya.
Baca juga: Operasi gabungan Penajam amankan Ramadhan hingga mudik Lebaran
Fokus persiapan, menurutnya, meliputi optimalisasi fasilitas terminal dan apron, manajemen slot time pergerakan pesawat, pengendalian antrean di area check-in, penanganan bagasi, serta kesiapan personel keamanan menghadapi potensi cuaca ekstrem bekerja sama dengan Badan Meteorologi dan Klimatologi dan Geofisika (BMKG).
Pada fasilitas terminal, Angkasa Pura mengaktifkan kembali area terminal B di anjungan keberangkatan untuk proses check-in penumpang dan bagasi. Sedangkan sejak terjadi wabah COVID-19, area tersebut ditutup.
Penguatan keamanan didukung berbagai instansi, termasuk TNI/Polri, Badan Intelijen Negara (BIN), Basarnas, CIQ (Bea Cukai, Imigrasi, Karantina), Dinas Perhubungan Balikpapan, serta pihak maskapai.
Iwan menekankan arti penting menjaga standar keamanan tanpa mengabaikan aspek keramahtamahan. “Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Kolaborasi dan disiplin dalam menerapkan regulasi menjadi harga mati untuk memberikan pengalaman perjalanan yang berkesan,” katanya.
Bandara Sepinggan menyatakan optimistis seluruh persiapan dapat memastikan layanan penerbangan yang lebih efisien dan aman selama libur Idul Fitri mendatang.
Baca juga: Pergerakan Angkutan Lebaran 2026 berpotensi melampaui hasil survei
Bandara Sepinggan antisipasi lonjakan penumpang Lebaran 2026
Sabtu, 28 Februari 2026 0:12 WIB
Penumpang di anjungan keberangkatan Bandara Sepinggan di Balikpapan melewati kawasan Terminal B yang kini dibuka kembali. (ANTARA/novi abdi)
