Penajam Paser Utara (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur memberikan bantuan keuangan (bankeu) sekitar Rp18 miliar untuk pembangunan dan peningkatan jalan di Kabupaten Penajam Paser Utara.
"Pemprov Kaltim memberikan bankeu untuk dua kegiatan infrastruktur jalan di lokasi berbeda," ujar Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Penajam Paser Utara Petriandy Ponganton Pasulu ketika ditanya mengenai infrastruktur jalan di Penajam, Rabu.
Bankeu lebih kurang Rp18 miliar dari Pemprov Kaltim tersebut, terbagi antara lain kisaran Rp11 miliar untuk peningkatan jalan lingkungan di Desa Sebakung Jaya.
Panjang jalan yang ditangani diperkirakan hampir mencapai dua kilometer, kata dia, saat ini proses pengerjaan peningkatan jalan lingkungan di Desa Sebakung Jaya tersebut telah memasuki tahap lelang.
Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara fokus terhadap infrastruktur jalan usaha tani dan lingkungan yang diharapkan dapat meningkatkan perekonomian warga.
Kemudian bankeu Pemprov Kaltim sekitar Rp7 miliar untuk pembangunan jalan di kawasan Gerbang Madani sekitar Tugu Latsitarda. Lokasi pekerjaan berada di belakang Bundaran Latsitarda.
"Proyek jalan di kawasan Gerbang Madani masih dalam proses administrasi dan belum memasuki tahap lelang," jelasnya.
Pekerjaan pembangunan dan peningkatan jalan tersebut direncanakan menggunakan konstruksi rigid beton agar kualitas jalan lebih tahan lama dan mendukung aktivitas masyarakat di kedua wilayah tersebut.
Kedua proyek infrastruktur jalan tetap dikerjakan kendati ada kebijakan efisiensi anggaran karena sumber pendanaan berasal dari Pemprov, dan optimistis rampung tahun ini dengan adanya ketersediaan dana bankeu, demikian Petriandy Ponganton Pasulu.
Baca juga: Kaltim prioritaskan pemeliharaan jalan provinsi dukung mudik
Pewarta: Nyaman Bagus PurwaniawanEditor : Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2026