Penajam Paser Utara (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (Pemkab PPU), Provinsi Kalimantan Timur optimistis seiring dengan pertumbuhan Ibu Kota Nusantara (IKN) dapat menopang peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) kabupaten itu.
"Pertumbuhan usaha di kawasan IKN mendorong PAD kabupaten ini," ujar Kepala Bidang Pendataan dan Penetapan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten PPU M Amin ketika ditanya mengenai pendapatan daerah di Penajam, Kamis.
IKN yang dibangun di Kecamatan Sepaku sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara memberikan kontribusi atau ikut menopang pendapatan daerah, lanjut dia, terlihat saat ini sektor pajak hotel dan restoran tumbuh positif.
"Sudah ada hotel beroperasi di IKN, potensi pendapatan daerah sektor pajak hotel meningkat," tambahnya.
Kemudian, dengan keberadaan IKN banyak rumah makan serta usaha mikro kecil menengah (UMKM) terus tumbuh dan berkembang, sehingga juga berdampak pada PAD sektor pajak.
Target pungutan pajak hotel yang ditetapkan pemerintah kabupaten pada 2026 sebesar Rp1,5 miliar, jelas dia, dan tercatat sampai triwulan pertama realisasi pungutan pajak hotel mencapai Rp1,8 miliar atau melampaui target yang ditetapkan.
Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara memaksimalkan pungutan pajak hotel, dan juga menarik pajak dari guest house, tetapi mekanisme perhitungan berbeda dengan hotel.
Untuk realisasi pungutan pajak restoran hingga triwulan pertama mencapai.Rp3,4 miliar, kata dia, capaian sudah mendekati dari target 2026 yang ditetapkan Rp4,9 miliar.
Aktivitas yang berkembang di wilayah IKN menjadi salah satu faktor pendukung PAD, terutama sektor perhotelan dan restoran yang beroperasi di kawasan calon ibu kota Indonesia.
Pewarta: Nyaman Bagus PurwaniawanEditor : M.Ghofar
COPYRIGHT © ANTARA 2026