Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Kerajaan Arab Saudi mengimbau kepada para peziarah atau jamaah umrah pada musim puncak Ramadhan 1447 Hijriah untuk memperhatikan paket layanan jamaah, utamanya katering dan hotel.
Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Haji dan Umrah RI Puji Raharjo mengatakan kebijakan tersebut bertujuan memastikan keamanan dan kenyamanan jamaah selama menjalankan ibadah di tanah suci.
“Pemerintah Arab Saudi ingin memastikan seluruh jamaah mendapatkan layanan yang jelas dan terjamin, terutama pada musim puncak Ramadhan. Karena itu PPIU harus menaati aturan paket layanan yang telah ditetapkan,” ujar Puji Raharjo di Jakarta, Sabtu.
Ia menjelaskan dalam aturan yang tertuang dalam surat Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi tersebut terdapat sejumlah poin penting yang harus dipenuhi penyelenggara umrah di Indonesia.
Pertama, setiap paket umrah wajib mencantumkan layanan katering secara jelas. Ketentuan ini dimaksudkan untuk menjamin ketersediaan konsumsi jamaah selama berada di Tanah Suci.
Kedua, jamaah tidak diperbolehkan berangkat ke Arab Saudi tanpa paket umrah yang riil dan telah disetujui. Paket tersebut harus mencakup seluruh komponen layanan pokok guna menjamin keselamatan dan kualitas pelayanan jamaah.
Pewarta: Asep FirmansyahEditor : Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.