Sangatta (ANTARA) - Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus meningkatkan produktivitas benih padi premium berjenis Mekongga.
"Kutai Timur kini mampu memproduksi benih unggul berlabel ungu yang memiliki produktivitas tinggi. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan hasil pertanian petani lokal,” kata Kepala DTPHP Kutim Dyah Ratnaningrum, di Sangatta, Selasa.
Ia mengatakan, pihaknya mengupayakan empat lokasi dalam pengembangan benih padi tersebut yakni di Kecamatan Kaubun, Kecamatan Sangatta Selatan, Kecamatan Long Mesangat, dan Kecamatan Kombeng.
Dyah berharap dengan potensial tersebut tanaman pangan di Kutim dapat terus berkembang, serta meningkatkan produktivitas padi di Kutai Timur.
Sementara itu, Kepala Bidang Tanaman DTPHP Kutim Dessy Wahyu Fitrisia, mengungkapkan dari empat lokasi tersebut, Kecamatan Long Mesangat sebagai sentra pengembangan benih padi Mekongga dengan luas lahan 70 hektar.
"Penangkaran benih padi di Long Mesangat sekitar 2,5 hektare. Benih yang dihasilkan didistribusikan kepada kelompok tani,” katanya.
Ia menjelaskan benih padi mekongga merupakan benih padi varietas yang produktivitas tinggi. Jenis benih padi itu juga sesuai dengan iklim yang ada di Kabupaten Kutai Timur serta mudah dikembangkan petani.
Menurutnya produksi padi pada tahun lalu di wilayah tersebut mencapai 6,5 ton per hektare. Berdasarkan laporan dari beberapa kelompok tani, rata-rata hasil panen mencapai 60 hingga 70 karung per hektare.
"Namun, untuk angka pastinya, kita masih menunggu hasil pengubinan di lapangan,” kata Dessy.