Balikpapan (ANTARA) - Kepolisian Resort (Polres) Kota Balikpapan menyiapkan sebanyak 250 personel gabungan untuk pengamanan selama Lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah di wilayah setempat.
"Mereka semua tergabung dalam personel Operasi Ketupat Mahakam 2025," kata Kapolresta Balikpapan, Kombes Pol Anton Firmanto, di Balikpapan, Minggu (30/3).
Anton mengatakan , pada malam lebaran tadi, personel itu juga mendapat tambahan pasukan respon cepat (power on hand) sebanyak 60 orang.
"Kemudian dari Polda Kaltim juga ada dukungan personel untuk Polresta Balikpapan sebanyak 100 personel," paparnya.
Selama lebaran Idul Fitri, ujar Kapolres terdapat sejumlah kawasan yang menjadi perhatian seperti kawasan tempat berkumpul masyarakat.
Sementara itu, Kepala Satuan Lalu-Lintas Polresta Balikpapan, Kombes Pol Ropiyani menambahkan pada malam lebaran tadi tidak ada dilakukan pengalihan arus.
"Hanya ada kepadatan pengunjung terutama pada pusat perbelanjaan," ujarnya.
Dia menuturkan, malam lebaran di Balikpapan tidak ada dilakukan takbiran keliling seperti pawai takbiran secara serentak.
"Takbir keliling hanya ada perorangan saja, bukan kelompok yang langsung bersamaan seperti pawai," jelasnya.
Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud menambahkan dari Pemerintah Kota Balikpapan memberi apresiasi kepada Polresta Balikpapan serta pemangku kepentingan lainnya.
"Mereka selalu bersinergi dan berkolaborasi menjaga Balikpapan mulai dari awal Ramadhan hingga malam ini," kata Rahmad.
Rahmad mengingatkan untuk warga Kota Balikpapan tetap tertib serta yang pulang kampung agar selalu melakukan kontrol kondisi rumah.
"Bisa menghubungi tetangga untuk mengecek kelistrikan dan sebagainya," ujarnya.
Di sisi lain, Rahmad juga mengingatkan potensi cuaca ekstrim yang sebelumnya diperingatkan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan.
"Kami ingatkan terutama yang ada di lereng atau bukit harus berhati-hati dan tetap waspada," tegasnya.
Menurutnya saat lebaran, berdasarkan informasi yang dihimpun kondisi air juga sedang pasang, maka ia meminta waspada khususnya untuk warga pesisir.
"Banjir juga diwaspadai, tapi yang paling utama tetap berdoa agar semua aman," pintanya.
Rahmad juga meminta pada momentum libur lebaran , pelayanan dari Pemerintah Kota Balikpapan seperti pusat kesehatan masyarakat (puskesmas), dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan lainnya yang bersifat pelayanan masyarakat tetap siaga 24 jam.
"Kami sudah anjurkan untuk semua puskesmas buka 24 jam, layanan kami tetap berjalan seusai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) tidak boleh ada kekosongan," demikian.