Sangatta (ANTARA News Kaltim) - Penjualan buah pisang di pasar Sangatta, Kutai Timur, sejak awal Ramadhan 1433 Hijriyah sampai hari ini terus meningkat, seiring tingginya kebutuhan masyarakat yang menjadikan komoditas itu sebagai primadona berbuka puasa.
Menurut Alwi 44 tahun, warga Teluk Lingga Sangatta Utara, semua jenis buah pisang saat ini harganya sangat mahal jika dibandingkan dengan harga sebelum bulan Puasa. Namun masalah harga pembeli tidak mengeluh
Alwi merincikan harga beberapa jenis pisang, seperti Pisang Ambon Rp24.000 per sisir padahal sebelum puasa hanya dijual Rp12.000 per sisir atau naik sebesar Rp12.000 per sisir. Kemudian Pisang Raja saat ini Rp21.000 per sisir sebelumnya Rp10.000 per sisir atau juga naik Rp11.000 per sisir.
Kemudian Pisang Gepok atau yang lebih dikenal Pisang Sanggar saat ini harganya berkisar antara Rp12.000 per sisir hingga Rp20.000. Kalau sisirnya kecil harganya paling murah sekarang Rp7.000.
Pisang Susu sebelum bulan puasa dijual berkisar Rp5.000 per sisir hingga Rp8.000 juga naik rata-rata Rp10.000 per sisir hingga Rp 12.000.
Harga Pisang Moli juga naik rata-rata Rp3.000, misalnya dari sebelumnya dijual Rp3.000 persisir naik menjadi Rp6.000 kalau dulunya harganya Rp5.000 per sisir kini menjadi Rp8.000 per sisir.
Ridwan salah satu pengumpul dan pemasok buah pisang ke pasar-pasar Sangatta mengatakan setiap hari tidak kurang dari 1500 sisir hingga 2000 sisir buah pisang berbagai jenis disuplay ke pasar-pasar dan pembuat gorengan.
"Pisang Gepok alias Pisang Goreng dan Pisang Ambon yang saat ini sangat diminati pembeli dan banyak dipesan. Saya kewalahan memenuhi permintaan setiap hari," katanya.
Menurut Ridwan buah pisang yang dijual adalah pisang pilihan dan ditebang tepat waktu, jadi dijamin akan puas saat mengkonsumsi dan tidak rugi jika dijadikan gorengan
