Loud budgeting adalah bentuk keberanian generasi muda dalam menentukan prioritas finansialnya, karena ini bukan soal menahan diri semata tetapi tentang kesadaran untuk mengalokasikan pengeluaran pada hal-hal yang benar-benar bernilai jangka panjang
Samarinda (ANTARA) - PT Pegadaian Kanwil IV Balikpapan menilai fenomena loud budgeting atau tren berhemat secara vokal sebagai momentum strategis bagi generasi muda untuk mempercepat pertumbuhan aset masa depan melalui instrumen investasi yang aman dan terjangkau.
"Loud budgeting adalah bentuk keberanian generasi muda dalam menentukan prioritas finansialnya, karena ini bukan soal menahan diri semata tetapi tentang kesadaran untuk mengalokasikan pengeluaran pada hal-hal yang benar-benar bernilai jangka panjang," kata Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil IV Balikpapan Rinaldi Lubis di Samarinda, Selasa.
Pihaknya melihat tren keterbukaan finansial ini sangat sejalan dengan semangat perusahaan dalam mendorong masyarakat untuk membangun aset secara bertahap dan berkelanjutan demi masa depan yang lebih baik.
Rinaldi menambahkan bahwa produk Tabungan Emas menjadi pilihan yang relevan bagi penerapan gaya hidup tersebut karena sifatnya yang fleksibel dan mudah diakses oleh berbagai lapisan masyarakat.
Sekretaris Perusahaan PT Pegadaian Dwi Hadi Atmaka turut mengungkapkan bahwa menabung emas menjadi "kendaraan nyaman" yang sangat cocok bagi generasi muda pengikut tren penghematan vokal ini.
"Pergeseran kebiasaan dari konsumtif menjadi produktif ini terlihat nyata dari lonjakan nasabah Generasi Z yang tumbuh signifikan hingga 116 persen secara tahunan pada Desember 2025 lalu," jelasnya.
Masyarakat kini dapat mulai berinvestasi dari Rp10 ribu saja melalui aplikasi Tring! by Pegadaian yang memudahkan transaksi keuangan dalam genggaman tanpa harus menunggu memiliki dana besar.
Layanan digital ini dihadirkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat modern yang menginginkan akses investasi yang mudah, fleksibel, dan dapat dilakukan di mana saja.
"Konsistensi dalam menerapkan loud budgeting diyakini mampu menjadi pintu masuk bagi generasi muda untuk membangun disiplin finansial serta kemandirian ekonomi yang kuat sejak dini," demikian Hadi.
Pewarta: Ahmad RifandiEditor : Rahmad
COPYRIGHT © ANTARA 2026