Penajam (ANTARA Kaltim) - Masjid Agung di Jalan Poros Kilometer 9 Nipah-Nipah, Kecamatan Penajam, akan dipasangi travo listrik dengan kapasitas hingga 197 KVA, kata Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Supardi.
"Travo yang akan dipasang di Masjid Agung itu, termasuk untuk lampu penerangan jalan, halaman dan taman depan Stadion Penajam. Kalau kebutuhan listrik di Masjid Agung hanya 66 sampai 70 KVA," jelas Supardi ketika ditemui di Penajam, Kamis.
Pembangunan Masjid Agung yang saat ini dalam proses penyelesaian akhir ditargetkan rampung pada Maret 2017.
Ia mengatakan daya listrik sebesar 197 KVA tersebut juga dapat menunjang pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran atau MTQ ke-39 tingkat Provinsi Kaltim yang digelar di Kabupaten Penajam Paser Utara pada Mei 2017.
Sementara untuk mempermudah akses dari Masjid Agung menuju Islamic Center, Dinas PU Kabupaten Penajam Paser Utara juga akan meningkatkan jalan penghubung dengan sistem beton.
"Kami akan tingkatkan jalan penghubung ke Islamic Center sesuai permintaan kepala daerah untuk memudahkan akses peserta MTQ Kaltim," ujar Supardi.
Rencananya, Masjid Agung Kabupaten Penajam Paser Utara digunakan sebagai arena utama MTQ ke-39 Kaltim dan kegiatan malam ta`aruf, sedangkan Islamic Center sebagai lokasi pameran.
Supardi menjelaskan peningkatan jalan penghubung dari Masjid Agung menuju Islamic Center merupakan pekerjaan tambahan, sehingga pemerintah kabupaten tidak lagi menganggarkan dana untuk pengerjaan peningkatan jalan itu.
Pembangunan Masjid Agung yang pembiayaannya melalui skema anggaran tahun jamak senilai Rp38 miliar itu, mulai dikerjakan pada 2015, namun proyek tersebut molor dari target penyelesaian pada Desember 2016.
Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara berharap Masjid Agung yang dapat menampung sekitar 5.000 jamaah tersebut dapat menjadi ikon dan sarana kegiatan ibadah, serta kajian Islam di daerah setempat. (*)
