Bontang (ANTARA Kaltim) - Pemerintah Kota Bontang segera mengoperasikan "water treatment plant" atau instalasi pengolahan air di Jalan KS Tubun, Kecamatan Bontang Selatan, yang memiliki kapasitas produksi 80 liter perdetik.
Wakil Wali Kota Bontang Isro Umarghani saat meninjau uji coba WTP tersebut, Selasa, mengatakan instalasi itu rencananya mulai dioperasikan pada akhir Agustus, setelah uji coba rampung.
WTP KS Tubun yang dioperasikan PDAM Tirta Taman Bontang tersebut, diproyeksikan mampu memenuhi kebutuhan air bersih untuk sekitar 8.000 sambungan rumah yang tersebar di lima kelurahan di Kecamatan Bontang Selatan, yakni Tanjung Laut Indah, Api-pi, Bontang, Tanjung Laut, dan Bontang Kuala.
"Uji coba sudah berlangsung selama tiga hari untuk mengecek mesin produksi, mulai dari kualitas air hingga pemetaan pipa yang bocor," kata Isro didampingi Dirut PDAM Tirta Taman Bontang Adief Mulyadi.
Ia menambahkan WTP KS Tubun mampu mengakomodasi dan membantu unit-unit pengolahan air bersih yang ada di daerah setempat dalam pendistribusian, seperti WTP Bhayangkara.
"Dengan beroperasinya WTP baru ini, beberapa kelurahan yang tadinya dilayani WTP Bhayangkara, seperti Kelurahan Api-Api, Bontang Baru dan Bontang Kuala, nantinya akan dilayani WTP KS Tubun," ujarnya.
Dengan demikian, beban WTP Bhayangkara berkurang dan bisa lebih fokus melayani warga di kelurahan lainnya, antara lain Gunung Elai, Belimbing, Gunung Telihan, dan Satimpo.
Hingga saat ini, lanjut Isro, Pemkot Bontang sudah membangun WTP Berebas Tengah yang manfaatnya telah bisa dirasakan warga. Sejak Maret 2015, WTP ini beroperasi penuh 24 jam setelah mendapat pasokan listrik dari PLN.
"Target kita ada sekitar 19.000 sambungan baru yang akan direalisasikan untuk seluruh wilayah Bontang. Makanya kita bangun WTP KS Tubun dengan kapasitas 2x40 liter perdetik sebagai bagian dari program tersebut," jelas wawali. (Adv/Hms/*)
