• Top News
  • Terkini
  • Rilis Pers
Antaranews.com
Tentang Kami
Antara News kaltim
Kamis, 1 Januari 2026
Antara News kaltim
Antara News kaltim
  • Home
  • Nusantara
      • antaranews.com
      • Aceh/NAD
      • Bali
      • Bangka/Belitung
      • Banten
      • Bengkulu
      • Gorontalo
      • Jambi
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Barat
      • Kalimantan Selatan
      • Kalimantan Tengah
      • Kalimantan Timur
      • Kalimantan Utara
      • Kepulauan Riau
      • Kuala Lumpur
      • Lampung
      • Maluku
      • Megapolitan
      • NTB
      • NTT
      • Papua
      • Papua Tengah
      • Riau
      • Sulawesi Selatan
      • Sulawesi Tengah
      • Sulawesi Tenggara
      • Sulawesi Utara
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Selatan
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
  • Nasional
    • Kementerian ESDM: Tarif listrik triwulan I 2026 tidak naik

      Kementerian ESDM: Tarif listrik triwulan I 2026 tidak naik

      Kamis, 1 Januari 2026 20:57

      Prabowo tiba di Silangit, tinjau jembatan Bailey di Tapanuli Selatan

      Prabowo tiba di Silangit, tinjau jembatan Bailey di Tapanuli Selatan

      Rabu, 31 Desember 2025 12:29

      Tim SAR temukan serpihan badan kapal wisata tenggelam di Labuan Bajo

      Tim SAR temukan serpihan badan kapal wisata tenggelam di Labuan Bajo

      Selasa, 30 Desember 2025 10:37

      Polri operasikan 29 dapur lapangan bagi warga terdampak bencana

      Polri operasikan 29 dapur lapangan bagi warga terdampak bencana

      Senin, 29 Desember 2025 15:57

      Akademisi ingatkan Presiden Prabowo soal kewajiban bentuk Wantimpres

      Akademisi ingatkan Presiden Prabowo soal kewajiban bentuk Wantimpres

      Senin, 29 Desember 2025 15:17

  • Seputar Kaltim
      • DPRD Kaltim
      • Penajam Paser Utara
      • Paser
      • Diskominfo Kaltim
      • Samarinda
      • Balikpapan
      Ketua BK Kaltim siap tindak anggota dewan melanggar etika

      Ketua BK Kaltim siap tindak anggota dewan melanggar etika

      Rabu, 15 Oktober 2025 20:34

      Ketua DPRD Kaltim sambangi pendemo, janji perjuangkan aspirasi

      Ketua DPRD Kaltim sambangi pendemo, janji perjuangkan aspirasi

      Senin, 1 September 2025 19:39

      DPRD Kaltim  dorong pemerintah ciptakan lapangan kerja bagi lulusan baru

      DPRD Kaltim dorong pemerintah ciptakan lapangan kerja bagi lulusan baru

      Minggu, 17 Agustus 2025 12:58

      DPRD Kaltim usulkan pengadaan  Helikopter untuk distribusi logistik

      DPRD Kaltim usulkan pengadaan Helikopter untuk distribusi logistik

      Kamis, 7 Agustus 2025 6:41

      Kabupaten Penajam tekan pengangguran

      Kabupaten Penajam tekan pengangguran

      Kamis, 1 Januari 2026 20:46

      Kepolisian Penajam tangani 80 perkara narkoba sepanjang 2025

      Kepolisian Penajam tangani 80 perkara narkoba sepanjang 2025

      Kamis, 1 Januari 2026 17:09

      DPRD: Perubahan status Bandara Nusantara dapat gerakan ekonomi Penajam

      DPRD: Perubahan status Bandara Nusantara dapat gerakan ekonomi Penajam

      Rabu, 31 Desember 2025 11:22

      Pemkab PPU lantik 1.698 PPPK paruh waktu perkuat kinerja pemerintahan

      Pemkab PPU lantik 1.698 PPPK paruh waktu perkuat kinerja pemerintahan

      Rabu, 31 Desember 2025 11:21

      Pemprov Kaltim tempatkan 50 KK transmigran di Desa Keladen Paser

      Pemprov Kaltim tempatkan 50 KK transmigran di Desa Keladen Paser

      Selasa, 23 Desember 2025 13:22

      Polres Paser terima penghargaan program inovatif peduli masyarakat kurang mampu

      Polres Paser terima penghargaan program inovatif peduli masyarakat kurang mampu

      Sabtu, 6 Desember 2025 6:59

      Satgas MBG Paser minta percepat penambahan dapur MBG

      Satgas MBG Paser minta percepat penambahan dapur MBG

      Jumat, 31 Oktober 2025 16:20

      Wabup Paser sampaikan nota keuangan RAPBD 2026

      Wabup Paser sampaikan nota keuangan RAPBD 2026

      Selasa, 28 Oktober 2025 13:32

      Petugas kesehatan Kaltim dapat penguatan deteksi pneumonia balita

      Petugas kesehatan Kaltim dapat penguatan deteksi pneumonia balita

      Sabtu, 13 Desember 2025 13:33

      Kaltim prioritaskan pemeliharaan jalan pada 2026

      Kaltim prioritaskan pemeliharaan jalan pada 2026

      Kamis, 11 Desember 2025 19:24

      Kaltim optimistis swasembada beras pada 2026

      Kaltim optimistis swasembada beras pada 2026

      Kamis, 11 Desember 2025 10:18

      Disnakertrans Kaltim proyeksikan UMP 2026 capai Rp3,8 juta

      Disnakertrans Kaltim proyeksikan UMP 2026 capai Rp3,8 juta

      Rabu, 3 Desember 2025 12:00

      BMKG: Kaltim masih berpeluang hujan 10 hari pertama tahun 2026

      BMKG: Kaltim masih berpeluang hujan 10 hari pertama tahun 2026

      Kamis, 1 Januari 2026 20:50

      Doa bersama lintas agama di Samarinda

      Doa bersama lintas agama di Samarinda

      Kamis, 1 Januari 2026 1:45

      Psikolog: Tumbuhkan kasih sayang diri saat refleksi akhir tahun

      Psikolog: Tumbuhkan kasih sayang diri saat refleksi akhir tahun

      Rabu, 31 Desember 2025 11:17

      BNNP Kaltim amankan barang bukti 42,4 kilogram sabu sepanjang 2025

      BNNP Kaltim amankan barang bukti 42,4 kilogram sabu sepanjang 2025

      Selasa, 30 Desember 2025 10:31

      Polda Kaltim ungkap lima TPPU narkoba Rp11,3 miliar selama 2025

      Polda Kaltim ungkap lima TPPU narkoba Rp11,3 miliar selama 2025

      Kamis, 1 Januari 2026 17:06

      ERT PPA turut bantu evakuasi warga dan penanganan banjir Kalsel

      ERT PPA turut bantu evakuasi warga dan penanganan banjir Kalsel

      Rabu, 31 Desember 2025 16:33

      Ombudsman Kaltim selesaikan 213 dari target 168 laporan

      Ombudsman Kaltim selesaikan 213 dari target 168 laporan

      Senin, 29 Desember 2025 21:13

      100 personel Brimob Polda Kaltim bantu pemulihan pascabencana di Aceh

      100 personel Brimob Polda Kaltim bantu pemulihan pascabencana di Aceh

      Minggu, 28 Desember 2025 13:55

  • Ekonomi dan Pariwisata
    • Dispar Kaltim perkuat destinasi berbasis budaya demi gaet turis Eropa

      Dispar Kaltim perkuat destinasi berbasis budaya demi gaet turis Eropa

      Kamis, 1 Januari 2026 20:53

      OIKN mulai bangun kawasan yudikatif-legislatif

      OIKN mulai bangun kawasan yudikatif-legislatif

      Kamis, 1 Januari 2026 16:54

      Pengisian perdana Crude Terminal Lawelawe, tanker pompa 320 ribu barel

      Pengisian perdana Crude Terminal Lawelawe, tanker pompa 320 ribu barel

      Kamis, 1 Januari 2026 13:38

      Kadispar Kaltim: Lima wisata bahari untuk liburan Tahun Baru

      Kadispar Kaltim: Lima wisata bahari untuk liburan Tahun Baru

      Rabu, 31 Desember 2025 11:15

      Kaltim tingkatkan kompetensi asesor perkuat ekosistem pariwisata

      Kaltim tingkatkan kompetensi asesor perkuat ekosistem pariwisata

      Selasa, 30 Desember 2025 16:37

  • Olahraga
    • Persiba kembali telan kekalahan di Batakan

      Persiba kembali telan kekalahan di Batakan

      Minggu, 28 Desember 2025 22:06

      Prestasi Chelsie jadi kebanggaan Balikpapan

      Prestasi Chelsie jadi kebanggaan Balikpapan

      Sabtu, 27 Desember 2025 20:19

      Persebaya perkenalkan Bernardo Tavares sebagai pelatih baru

      Persebaya perkenalkan Bernardo Tavares sebagai pelatih baru

      Selasa, 23 Desember 2025 15:18

      Van Gastel sayangkan laga melawan Persijap digelar tanpa penonton

      Van Gastel sayangkan laga melawan Persijap digelar tanpa penonton

      Selasa, 23 Desember 2025 13:27

      Aldila/Janice raih emas ganda putri tenis SEA Games 2025

      Aldila/Janice raih emas ganda putri tenis SEA Games 2025

      Jumat, 19 Desember 2025 13:01

  • Umum
    • Kaltim Peduli salurkan Rp5,7 miliar ke Aceh, Sumbar dan Sumut

      Kaltim Peduli salurkan Rp5,7 miliar ke Aceh, Sumbar dan Sumut

      Kamis, 1 Januari 2026 16:57

      Pemprov Kaltim: Jalan pesisir hingga pedalaman tuntas bertahap

      Pemprov Kaltim: Jalan pesisir hingga pedalaman tuntas bertahap

      Kamis, 1 Januari 2026 16:55

      Pasang laut Kaltim 2,8-3,1 meter berpotensi rusak tambak

      Pasang laut Kaltim 2,8-3,1 meter berpotensi rusak tambak

      Kamis, 1 Januari 2026 16:52

      Perayaan Tahun Baru 2026 di Samarinda

      Perayaan Tahun Baru 2026 di Samarinda

      Kamis, 1 Januari 2026 1:51

      Telkomsel beri kenyamanan digital di Haul Sekumpul Kalsel

      Telkomsel beri kenyamanan digital di Haul Sekumpul Kalsel

      Minggu, 28 Desember 2025 10:48

  • IKN
    • Otorita siapkan TPST 74 ton dukung pertumbuhan hunian-pooulasi IKN

      Otorita siapkan TPST 74 ton dukung pertumbuhan hunian-pooulasi IKN

      Kamis, 1 Januari 2026 20:36

      Tol Balikpapan-IKN-Kalsel difungsikan dukung kunjungan wisatawan

      Tol Balikpapan-IKN-Kalsel difungsikan dukung kunjungan wisatawan

      Jumat, 26 Desember 2025 16:57

      Komposisi penduduk IKN modal pembangunan jangka panjang

      Komposisi penduduk IKN modal pembangunan jangka panjang

      Kamis, 25 Desember 2025 14:17

      856 petugas pendataan catat jumlah penduduk IKN 147.427 jiwa

      856 petugas pendataan catat jumlah penduduk IKN 147.427 jiwa

      Rabu, 24 Desember 2025 9:24

      Otorita IKN kembangkan ekowisata komunitas sejahterakan warga lokal

      Otorita IKN kembangkan ekowisata komunitas sejahterakan warga lokal

      Selasa, 23 Desember 2025 13:18

  • Foto
  • Video
    • Kodam VI Mulawarman kerahkan 215 prajurit bantu pemulihan bencana Aceh

      Kodam VI Mulawarman kerahkan 215 prajurit bantu pemulihan bencana Aceh

      Selasa, 30 Desember 2025 17:26

      Kaltim terapkan standar keselamatan untuk keamanan wisata bahari

      Kaltim terapkan standar keselamatan untuk keamanan wisata bahari

      Selasa, 30 Desember 2025 16:34

      Bontang Mangrove Park, ruang konservasi di tengah kawasan industri

      Bontang Mangrove Park, ruang konservasi di tengah kawasan industri

      Sabtu, 27 Desember 2025 16:00

      Samarinda bangun sepuluh unit insinerator untuk tekan volume sampah

      Samarinda bangun sepuluh unit insinerator untuk tekan volume sampah

      Selasa, 23 Desember 2025 14:49

      Jalan Tol IKN dibuka selama libur akhir tahun untuk akses IKN & Kalsel

      Jalan Tol IKN dibuka selama libur akhir tahun untuk akses IKN & Kalsel

      Senin, 22 Desember 2025 18:55

Di Samboja, bisa memasak kopi dengan energi baru kotoran sapi

Oleh Ahmad Rifandi Sabtu, 13 September 2025 14:42 WIB

Di Samboja, bisa memasak kopi dengan energi baru kotoran sapi

Rosipul Akli, Ketua Kelompok Ternak Tirto Sari Samboja, mengangkut kotoran sapi untuk diolah menjadi biogas. ANTARA/Ahmad Rifandi.

Samarinda (ANTARA) - Kobaran api biru yang dinyalakan Rosipul menjilat alas teko aluminium nyaris tanpa menghasilkan jelaga.

Setelah air dalam teko mendidih, ia menuangkan ke empat buah cangkir sembari mengaduk kopi. Asap tipis mengepul, menyuguhkan aroma kopi hitam yang pekat, menyambut para tamu yang bertandang pagi itu.

"Silakan, mas, kopinya," ujar .Rosipul Akli, Ketua Kelompok Ternak Tirto Sari Samboja, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

Ada sesuatu yang unik namun mengagumkan dari pemandangan pagi itu. Kompor yang digunakan Akli menyala stabil dengan api biru sempurna, persis seperti kompor dari sumber LPG.

Namun, tak ada tabung gas biru atau hijau melon di sekitarnya. Yang ada hanyalah selang kecil yang menjulur dari balik dinding papan, terhubung ke sebuah instalasi tak jauh dari kandang sapi komunal.

Api itu, ternyata, bukan berasal dari fosil yang ditambang dari perut bumi. Ia lahir dari proses yang lebih organik: dari sisa pencernaan puluhan sapi yang dipelihara kelompoknya.

Itulah biogas, sebuah jawaban sederhana dari komunitas peternak di Kelurahan Wonotirto, Kecamatan Samboja, di tengah riuh isu krisis energi dan mahalnya harga LPG.

Bagi Akli dan rekan-rekannya, transisi energi terbarukan bukan wacana seminar atau tajuk berita di koran ibu kota. Ia adalah realitas sehari-hari kampung berasal kotoran sapi, berwujud api biru di dapur, dan berbuah pupuk subur untuk tanaman.

Baca juga: PLN UID Kaltimtara siap penuhi kebutuhan energi listrik IKN

Berbagi energi

Cerita ini bermula jauh sebelum api biru itu menyala. Kelompok Ternak Tirto Sari berdiri pada 2014, sebuah ikhtiar kolektif para peternak lokal untuk saling menopang.

Seiring berjalannya waktu, satu masalah klasik muncul: kotoran sapi atau kohe (kotoran hewan).

Dengan populasi sapi yang terus bertambah--kini mencapai 42 ekor dan bakal ditambah 50 ekor lagi untuk penggemukan--limbah yang dihasilkan menjadi gunungan persoalan.

"Dulu ya hanya menumpuk saja guna menunggu jadi pupuk kering, sehingga jadi masalah bau dan lingkungan," kata Akli mengenang

Titik baliknya datang pada 2020. Melalui program dari Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), kelompok mereka menerima bantuan 11 unit reaktor biogas.

Reaktor ini, sederhananya, seperti "perut buatan" berkapasitas empat meter kubik yang mencerna kotoran sapi dan mengubahnya menjadi gas metana (CH) untuk bahan bakar.

"Awalnya kami dapat 11 unit untuk kelompok Tirto Sari. Tapi kami berpikir, manfaat ini jangan berhenti di kami saja," kata Akli.

Prinsip berbagi menjadi napas gerakan mereka. Alih-alih menempatkan semua reaktor di satu lokasi, Akli dan kawan-kawan menyebarkannya.

Hanya satu unit yang diletakkan di kandang komunal untuk operasional. Sepuluh unit sisanya didistribusikan kepada warga di tiga kelurahan berbeda: Sungai Merdeka, Handil Baru, dan Wonotirto.

Rosipul Akli, Ketua Kelompok Ternak Tirto Sari Samboja memasukkan kotoran sapi ke sebuah alat reaktor berkapasitas empat kubik untuk diolah menjadi biogas. ANTARA/Ahmad Rifandi.

Syaratnya sederhana, warga penerima harus memiliki minimal tiga sapi untuk memastikan pasokan bahan bakar kotoran tetap berkelanjutan.

Langkah ini mengubah tumpukan kotoran yang semula menjadi masalah komunal menjadi solusi rumah tangga.

"Sangat terbantu. Warga merasa sangat terbantu," kata Akli.

Satu unit reaktor berkapasitas empat kubik itu bahkan bisa dimodifikasi. Dengan sistem paralel menggunakan selang tambahan, satu reaktor bisa melayani kebutuhan memasak untuk tiga hingga empat rumah tangga.

Di saat banyak orang pusing karena kelangkaan atau kenaikan harga LPG, warga binaan Kelompok Tirto Sari tinggal melangkah ke belakang rumah, mengaduk kotoran sapi dengan air, dan memasukkannya ke dalam reaktor.

"Kami di sini enggak pernah bingung soal LPG," kata Akli sambil tersenyum.

Manfaat biogas tak berhenti di dapur. Ia menciptakan sebuah lingkaran ekonomi dan ekologi.

Proses dekomposisi anaerobik di dalam reaktor biogas menghasilkan dua produk sampingan yang tak kalah berharga: pupuk organik cair (POC) dan ampas padat (slurry) yang menjadi pupuk berkualitas mumpuni.

"POC-nya kami implementasikan langsung di tanaman cabai di sekitar sini. Hasilnya bagus," tutur Akli sambil menunjuk kebun kecil di dekat kandang.

Limbah cair yang keluar dari reaktor dialirkan untuk menyirami tanah sekitar tanaman.

Bahkan, kesuburannya sudah terbukti pada tanaman jambu air milik salah satu anggota kelompok ternak. "Sudah tidak pakai pupuk kimia lagi. Setiap hari disiram pakai itu [POC]. Jambunya jadi berbuah terus, tidak kenal musim," kata dia menambahkan.

Sementara itu, ampas padatnya yang sudah tidak berbau dikeringkan. Inilah yang mereka sebut kohe kering. Meskipun Akli mengakui pengolahannya belum maksimal karena keterbatasan alat, kohe kering ini sudah menjadi primadona bagi lingkungan sekitar.

Para pegiat tanaman obat keluarga (Toga) atau ibu-ibu yang hobi berkebun sering datang untuk mengambilnya.

"Kalau mau ambil sendiri, saya kasih gratis. Tapi kalau minta diantarkan, ya ada ongkosnya sedikit," kata dia berseloroh.

Dari perut sapi, lahir energi untuk memasak. Dari sisa energi itu, lahir pupuk untuk menyuburkan tanah. Dari tanah yang subur, lahir pangan. Sebuah siklus mandiri yang berjalan senyap di sudut Samboja.

Inisiatif ini tak luput dari perhatian pemerintah daerah. Program mereka terintegrasi dengan Pengembangan Desa Koperasi Ternak (PDKT) dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kaltim.

Puncaknya, pada 2024, Koperasi Tirto Agro Nusantara--hasil gabungan dua kelompok ternak termasuk Tirto Sari--berhasil menyabet juara pertama lomba PDKT se-Kalimantan Timur. Penghargaan diserahkan oleh Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji.

Baca juga: Kaltim garap transisi energi dari limbah sawit

Pangan dan energi terbarukan

Inilah buah dari program transisi energi yang digulirkan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kaltim. Sejak 2012 hingga 2024, sebanyak 575 unit reaktor biogas skala rumah tangga telah berhasil dibangun, mengubah limbah ternak menjadi sumber energi bersih yang berharga.

"Pengembangan biogas ini telah berlangsung sejak tahun 2012," ungkap Elly Luchritia Nova, Kepala Bidang Energi Baru Terbarukan (EBT) dan Konservasi Energi Dinas ESDM Kaltim.

Program ini hasil kolaborasi dengan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, menyasar langsung ke jantung kebutuhan masyarakat. Setiap rumah tangga yang berpartisipasi tidak hanya mendapatkan instalasi biogas, tetapi juga kompor dan alat penanak nasi khusus.

Syaratnya pun sederhana. Cukup dengan memiliki minimal tiga ekor sapi, sebuah keluarga dapat menghasilkan gas metana yang cukup untuk kebutuhan memasak sehari-hari.

"Selama sapi masih ada, gas terus tersedia. Ini sangat membantu bagi mereka," kata Elly. Efisiensinya bahkan disebut melebihi penggunaan LPG.

Namun, manfaatnya tak berhenti di penggantian gas. Program ini menciptakan sebuah sistem ekonomi sirkular di tingkat kampung.

Limbah akhir dari proses biogas, atau slurry, merupakan produk sampingan yang sangat bernilai: pupuk organik cair dan padat. Hal ini menciptakan siklus terintegrasi yang mendukung swasembada pangan sekaligus energi.

Keberhasilan optimalisasi biogas datang dari petani di Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara, serta Long Kali dan Long Ikis, Kabupaten Paser.

"Mereka mengaku mengalami penghematan ganda. Selain tidak perlu lagi membeli LPG, sisa limbah biogas langsung dimanfaatkan untuk pupuk, sehingga mereka tak perlu membeli pupuk kimia untuk perkebunan," tutur Elly.

Kini, program yang telah tersebar di enam kabupaten/kota ini bersiap untuk naik kelas. Dinas ESDM Kaltim merencanakan pengembangan biogas skala besar yang terpusat di 30 lokasi Pengembangan Desa Korporasi Ternak (PDKT).

Gas yang dihasilkan nantinya disalurkan melalui jaringan perpipaan atau kantong gas portabel ke rumah-rumah sekitar.

Meskipun ada tantangan, seperti keberlanjutan pasokan kotoran jika ternak dijual, program ini telah terbukti sebagai solusi konkret.

Baca juga: Menakar efektivitas transformasi energi bersih Kalimantan Timur berbasis kayu

Harapan kemandirian

Tentu saja, jalan para kelompok ternak tidak selamanya mulus. Perawatan menjadi kunci. Salah satu kelemahan kompor biogas adalah materialnya yang rentan korosi jika tidak rajin dibersihkan setelah memasak.

"Kuncinya kembali ke kita lagi, soal perawatannya," ujar Ketua Kelompok Ternak Tirto Sari, Akli.

Produksi gas juga dipengaruhi cuaca. Saat cuaca panas, fermentasi berjalan optimal dan produksi gas melimpah. Sebaliknya, jika cuaca mendung atau hujan berhari-hari, produksi gas sedikit menurun.

Namun, tantangan itu tidak menyurutkan langkah mereka. Justru, keberhasilan 11 unit reaktor skala rumah tangga ini memompa semangat mereka untuk bermimpi lebih besar.

Kini, di salah satu sudut lahan kelompok, sebuah proyek lebih besar tengah disiapkan. Sebuah reaktor biogas raksasa berkapasitas 17 meter kubik. Jika reaktor empat kubik bisa menghidupi 3-4 dapur, reaktor ini dirancang untuk tujuan yang jauh lebih besar.

"Yang 17 kubik ini nanti disiapkan bukan cuma untuk api kompor, tapi juga untuk membangkitkan listrik," ungkap Akli.

Energi dari reaktor jumbo ini dialirkan untuk memenuhi kebutuhan gas 21 rumah dan menjadi sumber listrik untuk penerangan di sekitar kandang dan fasilitas kelompok. Dari sekadar kemandirian dapur, mereka kini melompat menuju kemandirian energi komunal.

Mereka membuktikan bahwa energi terbarukan bukanlah konsep yang utopis. Ia bisa dimulai dari hal paling membumi: kotoran ternak.

Kobaran biru yang menyala di bawah ceret kopi pagi itu lebih dari sekadar api untuk memasak. Itu adalah lambang kemandirian, bukti kemauan kolektif, dan kobaran harapan bahwa transisi menuju energi bersih tak harus menunggu kebijakan berskala raksasa.

Terkadang, ia hanya perlu dimulai dari kandang sapi di belakang rumah.

Editor : Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Whatsapp
  • facebook
  • twitter
  • email
  • pinterest
  • print

Berita Terkait

BRIDA Kaltim kembangkan sacha inchi dukung pangan dan energi

BRIDA Kaltim kembangkan sacha inchi dukung pangan dan energi

26 November 2025 12:57

Senyap pekikan genset oleh limbah

Senyap pekikan genset oleh limbah

21 Oktober 2025 09:10

Filosofi air dari Sungai Jiwata jadi penerang ekonomi kampong

Filosofi air dari Sungai Jiwata jadi penerang ekonomi kampong

21 Oktober 2025 07:40

PLN garap 1.122 MW listrik EBT dukung transisi energi Kaltim-Kaltara

PLN garap 1.122 MW listrik EBT dukung transisi energi Kaltim-Kaltara

15 Oktober 2025 16:02

Kaltim andalkan tiga potensi sumber energi baru terbarukan

Kaltim andalkan tiga potensi sumber energi baru terbarukan

14 Oktober 2025 16:23

Kaltim buka peluang investasi energi terbarukan

Kaltim buka peluang investasi energi terbarukan

10 Oktober 2025 08:08

Pemprov Kaltim  bangun PLTS di 72 desa terpencil

Pemprov Kaltim bangun PLTS di 72 desa terpencil

6 Juli 2025 20:31

Kaltim fasilitasi 575 unit biogas  dari limbah ternak demi genjot EBT

Kaltim fasilitasi 575 unit biogas dari limbah ternak demi genjot EBT

12 Juni 2025 21:08

Terpopuler

Prestasi Chelsie jadi kebanggaan Balikpapan

Prestasi Chelsie jadi kebanggaan Balikpapan

Transfer pusat ke Kaltim sebesar Rp37,43 triliun didominasi DBH

Transfer pusat ke Kaltim sebesar Rp37,43 triliun didominasi DBH

Pemprov Kaltim pastikan pengembangan RSUD AMS II berlanjut pada 2026

Pemprov Kaltim pastikan pengembangan RSUD AMS II berlanjut pada 2026

Kabupaten Penajam sepakati kenaikan UMK 5,66 persen-UMSK 4,55 persen

Kabupaten Penajam sepakati kenaikan UMK 5,66 persen-UMSK 4,55 persen

Bank Tanah: Pengembangan wilayah penunjang IKN selaras RTRW Penajam

Bank Tanah: Pengembangan wilayah penunjang IKN selaras RTRW Penajam

Top News

  • Dispar Kaltim perkuat destinasi berbasis budaya demi gaet turis Eropa

    Dispar Kaltim perkuat destinasi berbasis budaya demi gaet turis Eropa

    25 menit lalu

  • OIKN mulai bangun kawasan yudikatif-legislatif

    OIKN mulai bangun kawasan yudikatif-legislatif

    4 jam lalu

  • Pasang laut Kaltim 2,8-3,1 meter berpotensi rusak tambak

    Pasang laut Kaltim 2,8-3,1 meter berpotensi rusak tambak

    4 jam lalu

  • Perayaan Tahun Baru 2026 di Samarinda

    Perayaan Tahun Baru 2026 di Samarinda

    19 jam lalu

  • Prabowo tiba di Silangit, tinjau jembatan Bailey di Tapanuli Selatan

    Prabowo tiba di Silangit, tinjau jembatan Bailey di Tapanuli Selatan

    31 Desember 2025 12:29

Antara News kaltim
kaltim.antaranews.com
Copyright © 2026
  • Top News
  • Terkini
  • RSS
  • Twitter
  • Facebook
  • Seputar Kaltim
  • Ekonomi & Pariwisata
  • Olahraga
  • English Version
  • Lintas Daerah
  • Ketentuan Penggunaan
  • Tentang Kami
  • Pedoman
  • Kebijakan Privasi
  • BrandA
  • ANTARA Foto
  • Korporat
  • PPID
  • www.antaranews.com
  • Antara Foto
  • IMQ
  • Asianet
  • OANA