Paser (ANTARA) - Sekretariat DPRD Kabupaten Paser berkomitmen untuk berkontribusi dalam pencapaian Monitoring, Controlling, and Surveillance for Prevention (MCSP) melalui inovasi strategis.
"Kami berkomitmen menjaga agar seluruh tahapan perencanaan dan penganggaran di DPRD berjalan tepat waktu dan sesuai aturan, sehingga turut mendukung pencapaian target," kata Sekretaris DPRD Paser M. Iskandar Zulkarnain, di Tanah Grogot, Rabu (27/8).
Ia menyebutkan dari delapan area penilaian MCSP yang dikembangkan oleh KPK , maka Sekretariat DPRD terlibat dalam dua area utama, yaitu perencanaan dan penganggaran.
Zulkarnain menjelaskan, pada area perencanaan, Sekretariat DPRD memastikan bahwa proses input pokok-pokok pikiran DPRD (pokir) selalu disampaikan tepat waktu, yakni tujuh hari sebelum pelaksanaan Musrenbang RKPD kabupaten dan memastikan pokir yang dihimpun dipastikan selaras dengan program prioritas daerah.
Hal tersebut diwujudkan melalui penyusunan pedoman reses DPRD yang berisi informasi strategi, arah kebijakan, hingga aspirasi masyarakat benar-benar terarah dan mendukung visi pembangunan kabupaten.
"Setiap pelaksanaan reses kami susunkan buku pedoman pelaksanaan reses yang di dalamnya berisikan informasi tentang program prioritas kabupaten, kemudian sasaran strategi arah kebijakan. Jadi semua informasi dalam RKPJMD itu kami tuangkan ke dalam buku pedoman itu," katanya.
Lanjut Zulkarnain, pada area penganggaran, Sekretariat DPRD berkomitmen memastikan setiap pembahasan dokumen anggaran selesai tepat waktu. Misalnya, pembahasan KUA-PPAS dan KUA-PPAS Perubahan yang harus disepakati paling lambat minggu kedua bulan Agustus.
Untuk menjaga konsistensi tersebut, Sekretariat DPRD juga menyusun Rencana kerja (Renja) DPRD yang dituangkan dalam bentuk kalender kerja DPRD. Kalender tersebut menjadi panduan jelas agar tahapan pembahasan anggaran di forum paripurna berjalan tanpa keterlambatan.
"kami menyusun Renja DPRD , kemudian menuangkannya ke dalam kalender kerja. Di dalam kalender itu sudah memberikan penjelasan-penjelasan jadwal kegiatan-kegiatan DPRD yang kaitannya dengan tahapan penganggaran untuk memastikan tidak ada keterlambatan dalam setiap tahapan," ujarnya.
Zulkarnain optimisme dengan upaya yang dilakukan akan memberikan kontribusi positif dalam pencapaian target MCP tahun 2025 yang ditetapkan sebanyak 83 poin.
"Semoga kami dan beberapa OPD yang menjadi bagian dari delapan area itu bisa berkontribusi dalam pencapaian MCSP," katanya.(Adv)
