Penajam Paser Utara (ANTARA) - Sejumlah program penanggulangan terkait kemiskinan yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) mampu menurunkan angka kemiskinan di kabupaten itu.
"Pemerintah kabupaten berhasil menurunkan angka kemiskinan," ujar Bupati Penajam Paser Utara Mudyat Noor di Penajam, Kamis.
Penurunan angka kemiskinan tersebut karena sejumlah program yang dijalankan pemerintah kabupaten, termasuk bantuan pemerintah pusat.
Program yang dijalankan, antara lain bantuan uang tunai dan bantuan modal bagi warga kurang mampu, serta pendekatan program lain yang dijalankan berhasil menurunkan angka kemiskinan sekitar 1,11 persen yang tercatat hingga akhir 2025.
Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara memberikan perhatian serius terhadap pengentasan kemiskinan terintegrasi yang bermuara kepada kesejahteraan masyarakat.
Pengentasan kemiskinan terintegrasi juga dapat meningkatkan perekonomian warga yang berdampak pada perkembangan perekonomian di kabupaten. Pengentasan kemiskinan terintegrasi diprioritaskan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029.
Terdata angka kemiskinan sebanyak 10.780 jiwa atau 6,69 persen pada 2024, dan tercatat mengalami penurunan menjadi 9.340 jiwa atau 5,58 persen, pada 2025. Artinya, hingga akhir 2025, angka kemiskinan mengalami penurunan 1.440 jiwa.
Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara terus berupaya menanggulangi kemiskinan, termasuk pengangguran dengan program jangka pendek melalui kegiatan pemberian bantuan kepada masyarakat tidak mampu sebagai bentuk penanganan kemiskinan.
"Program jangka panjang melalui kegiatan pelatihan sebagai bekal masyarakat agar dapat mandiri untuk membangun ekonomi keluarga," ujarnya.
